
Wei Jiang Zheng Zhu segera mengerahkan sihir, membekukan
seluruh mutiara air mata Ren Yu dan menambah lapisan jiejue salju Xue Ling Shen
Zun. Disaat terasa hawa panas, makhluk api berusaha memberontak lebih kuat,
ingin keluar dari jiejue Wei Jiang Zheng Zhu. Dalam keputusasaan, makhluk api
mengeluarkan Permata Nila dan berusaha memanfaatkan aura murni Permata Nila
untuk menerobos jiejue Wei Jiang Zheng Zhu.
Kuatnya penolakan dari Permata Nila, membuat retakan pada
jiejue Wei Jiang Zheng Zhu. Melihat Wei Jiang Zheng Zhu dan Bei Hai Ren Yu yang
fokus memperbaiki segel salju, jiejue Xue Ling Shen Zun, Cheng Mei turun
tangan, memberikan jiejue di luar Wei Jiang Zheng Zhu pada makhluk api. Ledakan
aura murni Permata Nila, membuat Cheng Mei kewalahan, sementara jiejue Wei
Jiang Zheng Zhu sudah hancur.
Shui Ling mengerahkan spiritualnya, membantu Cheng Mei
mempertahankan jiejue mengurung makhluk api. Berulang kali mereka membuat
lapisan jiejue diluar jiejue yang akan hancur. Makhluk api juga terus
memberontak, tidak mempedulikan luka dirinya, terus menghantam jiejue dengan
sihirnya. Makhluk api semakin menggila saat melihat Wei Jiang Zheng Zhu hampir
berhasil menutup celah pada retakan segel salju Xue Ling Shen Zun.
Dalam jiejue Cheng Mei Yue Shen dan Shui Ling Xian Zun,
terlihat ledakan-ledakan berwarna ungu, merah, dan hitam. Makhluk api yang
berada di dalam jiejue, tidak memiliki jalan lari, terluka oleh ledakan-ledakan
yang ditimbulkan penolakan akan hawa atau aura luar dari aura murni Permata
Nila. Permata Nila terus menolak dan memurnikan diri sendiri, hingga
menghancurkan segala sesuatu yang mencoba mempengaruhinya.
Getaran pada Pusat Lava, mengundang perhatian Li Ming dan
Lin Da Han – Bei Hai Shui Jing yang segera menuju asal getaran. Li Ming yang
melihat makhluk api di dalam jiejue dan Cheng Mei – Shui Ling yang berusaha
menahannya, mengerahkan sihir menyerang Cheng Mei dan Shui Ling. Tepat disaat
itu, Chang Yi Tai Zi muncul, menghadang Li Ming dan menghancurkan serangannya.
Chang Yi berdiri di hadapan Li Ming Shen Jun “Lin Da Han
Shui Jun, Li Ming Shen Jun menyerang ketenangan Bei Hai, apa yang anda lakukan
?” Chang Yi berbicara dengan dingin, menatap Li Ming dan Lin Da Han. Lin Da Han
Shui Jun, mendengar nada dingin Chang Yi – Bei Hai Ren Yu Tai Zi, hatinya getar
getir. Li Ming Shen Jun yang melihat keraguan pada Lin Da Han Shui Jun,
menunjuk makhluk api “ye fu, dia adalah kesempatan kita untuk mewujudkan segala
impian kita… jangan melupakan cucu anda…”
Mendengar kata-kata Li Ming Shen Jun, Lin Da Han Shui Jun
mengangkat tangannya “Tai Zi, maafkan yang mulia…” sihir terbentuk pada telapak
tangan Lin Da Han Shui Jun. Chang Yi menatapnya dengan tatapan sengit “anda
memang tidak becus menjadi Bei Hai Shui Jun…” menghardik Lin Da Han Shui Jun.
Lin Yang Shui Jun muncul menahan sihir Lin Da Han Shui Jun “Shui Jun, hentikan,
anda sudah melakukan kesalahan !”
Melihat begitu banyak yang datang, Li Ming mengerahkan
sihir diam-diam, menyerang Cheng Mei dan jiejue yang mengurung makhluk api.
Dengan gerakan cepat, segera menyelamatkan makhluk api disaat terjadi retakan
pada jiejue Cheng Mei. Chang Yi Tai Zi menyerang Li Ming dan makhluk api,
berhasil melukai keduanya tapi tidak dapat menangkap mereka. Li Ming Shen Jun
berhasil membawa makhluk api melarikan diri dari Bei Hai.
“Chang Yi, urus Bei Hai…” Wei Jiang Zheng Zhu memerintah,
sementara terus mengalirkan energi menyetabilkan segel salju. Cheng Mei Yue
Shen dan Shui Ling Xian Zun fokus menahan dan memurnikan Permata Nila. Chang Yi
Tai Zi, segera menarik Lin Da Han Shui Jun kembali ke Bei Hai Gong, diikuti Lin
Wei Jiang Zheng Zhu yang sudah menyelesaikan segel salju,
beralih membantu Cheng Mei Yue Shen dan Shui Ling Xian Zun. Mereka tidak bisa
menghilangkan jiejue, khawatir ledakan akan mempengaruhi segel salju. Hanya
bisa perlahan menarik keluar semua hawa jahat yang di tolak Permata Nila. Shui
Ling Xian Zun terus memerangkap hawa jahat ke dalam bola air dan menariknya
keluar, kemudian memusnahkannya. Sementara Cheng Mei Yue Shen terus
mempertahankan jiejue, agar tidak memberi dampak pada Pusat Lava.
Wei Jiang Zheng Zhu membantu Shui Ling Xian Zun menarik
hawa jahat dan memurnikan Permata Nila. Wei Jiang Zheng Zhu berusaha menjauhkan
Permata Nila dari hawa jahat, untuk mengurangi efek ledakan, hingga lebih
memudahkan Shui Ling Xian Zun mengumpulkan hawa jahat. Dengan kuatnya
perlawanan dari Permata Nila, membuat mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk
memusnahkan semua hawa jahat.
Sementara Chang Yi Tai Zi menampakkan ketegasannya di Bei
Hai Gong. Chang Yi Tai Zi memberi hukuman pada Lin Da Han Shui Jun, terutama
setelah mengetahui ssebagian kekuatan Bei Hai sudah dikirim pergi mengikuti Li
Ming Shen Jun. Chang Yi Tai Zi masih mempertahankan Lin Da Han Shui Jun,
disebabkan adanya pembicaraan lanjutan antara Li Ming dan Lin Da Han, setelah
kepergian Le Le.
Ternyata ketiganya menyadari kepergian Le Le dari sisi Li
Ming. Setelah melihat Le Le yang menjauh, Li Ming menarik Lin Da Han berbicara
berdua. Li Ming memberitahu Lin Da Han yang sebenarnya, bahwa yang di
prioritaskan Li Ming saat ini adalah keselamatan calon anaknya dalam kandungan
Ang Ngo. Ang Ngo Gong Zhu bahkan tidak tahu pembicaraan Li Ming dan ayahnya.
Li Ming ingin memastikan keselamatan calon anaknya dalam
kandungan Ang Ngo, hingga berkolaborasi dengan Lin Da Han. Lin Da Han akan
memberikan setengah kekuatan Bei Hai untuk mendukung perjuangan Li Ming dan
perang melawan Huo Ling Tian Zun. Selain itu, hal ini juga untuk diperlihatkan
pada Le Le, bahwa kerjasama diantara mereka belum putus.
Setengah dari kekuatan Bei Hai akan tetap di Bei Hai
untuk melindungi Bei Hai dan Ang Ngo Gong Zhu beserta calon anak mereka. Lin Da
Han yang mendengarnya dan merasa tidak dirugikan, segera menyetujuinya. Lin Da
Han masih menyimpan ketakutan akan kekuatan Bei Hai Ren Yu. Lagipula sebelumnya
Wei Jiang Zheng Zhu sudah dengan jelas memperingatinya untuk tidak membantu Li
Ming dan mengingat tradisi mereka sendiri.
Lin Da Han Shui Jun memang memiliki obsesi, tapi sebelum
menjalankan obsesinya, lebih memilih mempertahankan dirinya sendiri. Jika
pemberontakan Li Ming berhasil, Lin Da Han hanya akan memperoleh manfaat tidak
ada dampaknya. Jika pemberontakan Li Ming tidak berhasil, setidaknya Lin Da Han
masih memiliki statusnya sebagai Bei Hai Shui Jun. melihat aksi Xue Ling Shen
Zun dan Wei Jiang Zheng Zhu sebelumnya, Lin Da Han tidak berani gegabah,
menyadari kekuatannya yang bukan tandingan kedua Zun Shen itu.
Setelah berusaha beberapa jam, akhirnya Wei Jiang Zheng
Zhu, Shui Ling Xian Zun, dan Cheng Mei Yue Shen, berhasil memurnikan Permata
Nila. Permata Nila yang sudah tidak merasakan adanya bahaya, tidak menunjukkan
penolakan lagi, melayang dalam cahayanya sendiri. Shui Ling memasukkan Permata
Nila dalam jiejue. Melihat Permata Nila yang tidak melakukan perlawanan dalam
jiejue, karena tidak merasakan adanya bahaya atau hal yang bertentangan dengan
aura murninya. Shui Ling tersenyum melihat Permata Nila yang dengan tenang
masuk ke tangannya.