
Masih belajar Thor jadi kalau ada kesalahan kata atau tanda baca harap kritik karena saya membutuhkan kritik kan kalian supaya mengetahui kesalahan yang ada
Mimin Minta Saran nya juga ya
Jangan lupa vote!
Dukung ya Guys ^ω^
Bila ada yang ingin mempromosikan karya silahkan harap rekomendasikan yang game kalo tidak fantasy ya mimin suka soalnya😂
__________________________________
Mentari melihat sebuah boneka beruang berdua sedang bergandengan tangan
"Paman liat boneka nya lucu"
Sang paman yang melihat itu dia mengetahui bahwa mentari menginginkan boneka tersebut lalu dia menanyakan nya
'Kamu mau?'
"Tidak paman" Mentari hanya menolak bantuan dari paman
'Beneran?'Tanya paman menyelidik
"Hmm"Mentari hanya mengagguk
Paman menghampiri orang yang berjualan boneka itu lalu paman menanyakan harga
Mentari yang melihat itu menjadi bingung mengapa paman kesana
lalu dia menghampiri paman thomas yang sedang berbincang dengan orang berjualan boneka itu
Terlihat lah paman Tani(Nama orang jualan bonekanya)Mengambil bomeka itu lalu dikasihkan kepada paman Thomas
"Emm paman itu boneka nya buat anak paman ya?"Tanya mentari ragu ragu
'Ini? Bukan buat anak paman' Jawab paman serius
"Lalu untuk siapa?"Mentari bingung kalau bukan untuk anak nya lalu untuk siapa lagi
'Kamu mau? Nih Untuk adik manis saja'Ucap Paman enteng
Mentari yang melihat paman Thomas mengasihkan boneka beruang kepada nya pun berseri seri dan bertanya sungguh sungguh
"Beneran nih paman? Bukan Untuk anak paman?"
'Beneran serius ini untuk adik manis saja'Jawab Paman sambil tersenyum
Mentari menerima boneka beruang itu dan mengucapkan terima kasih
Lalu mereka berdua pulang dari pasar menuju Gedung Paman Wisnu
Mentari dan paman Thomas sampai ditempat kerja Paman Wisnu mereka melihat paman Wisnu sedang menghitung Jumlah koran
Mereka berdua pun menghampiri paman wisnu
"Paman wisnu" Ucap mereka berdua
'Eh kalian udah selesai jualan koran nya?'
"Udah pa" "Udah paman" Kompak mereka
'Nih pa hasilnya' Paman Thomas pun memberi uang dagangan korannya
"Paman Wisnu ini uangnya" Mentari pun memberikan uang kepada paman Wisnu
'Emm 210.000 banyak juga mentari'Paman wisnu kaget
"Hehehe hasil nya segitu paman"
'Ya sudah ini untuk kamu disimpan ya katanya mau beli handphone'
"Tari udah punya handohone paman tinggal diganti uang nya saja yang belum hehe"
'Ya udah sama saja toh ditabung oke uangnya'Ucap Paman wisnu serius
Paman Wisnu pun tidak sengaja melihat sebuah boneka ditangan mentari
Mentari yang melihat itu pun langsung mendekap bonekanya (Takut diambil)
'Hah? tenang saja mentari paman tidak bakalan mengamnil boneka kamu lagian buat apa paman ngambil boneka kamu'Ucap Paman wisnu sambil ketawa
Yang lainnya juga ikut ketawa atas sikap mentari
"Hmp barang kali sjaa mau mengambil"
'Tidak tidak paman tidak bakal mengambil boneka mentari nah mentari boneka itu dapat dari mana?Nlalu siapa yang memberikannnya'
"Dapat beli, Mentari dikasih sama paman Thomas"Ucap mentari Polos
'Hmp Kamu kalo mau beli minta ke paman saja jangan ke paman Thomas Nah kamu mau dibelikan apa?'
"Beneran nih paman, Paman bakal belikan Tari"
'Iya paman bakal belikan kamu amau apa? Ucap Paman Wisnu serius
"Tari ingin beli Rumah, Motor, Sepedaa Motor motoran" Jawab mentari sambil ketawa
Paman wisnu yang mendengar itu pun langsung menjatuhkan Rahang begitu pun dengan yang lain langsung tertawa
'Aduhh Adik manis minta yang lain saja oke paman tidak punya uang nya'Ucap Paman Wisnu Tersenyum Kecut
"Hehehe Tari bercanda paman"
Mentari pun tertawa terbahak bahak melihat muka pa Wisnu
'Beneran Tari ingin apa?Tanya sekali lagi
"Paman ingin sepeda saja paman sepeda yang tinggi tuh gunung ya namanya"
'Itu aja? Oke oke nanti paman belikan'
"Hmp ya sudah Paman wisnu Ayo anterin saya pulang udah mau gelap"Mentari meminta paman wisnu untuk kengantarkan dia pulang hari mulai senja
'Hehe ayo ayo kota naik motor lagi'
★★Mentari★★
'Ayo naik kenapa diam saja
Mentari naik motor paman wisnu
Ditengah jalan
"Paman Paman wisnu punya anak berapa?"
'Paman? Paman punya anak 2'
"Sungguh Paman?"
'Sungguh'
"Perempuan atau laki laki? Namanya siapa?"
' perempuan 1 kembar perempuan laki laki 1'
"Namanya siapa paman?"
'Yang kembar Nana Sama Nino, Nana perempuan Nino laki laki Terus kalo kaka perempuan pertama Wulan'
Disaat mereka berbincang bincang mentari melihat kedepan Lalu tiba tiba mentari berteriak
"Paman wisnu berhenti dulu"Teriak mentari
Paman Wisnu yang mendengar itu otomatis berhenti lalu bertanya
'Kenapa Tari ko teriak teriak'
"Paman liat itu"
Mentari menunjuk kan jari telunjuk kedepan
Paman wisnu pun langsung melihat arah yang ditunjuk kan oleh mentari
Alangkah terkejut nya saat paman wisnu melihat kedepan dan dia langsung turun dari motor
Paman wisnu pun membantu orang yang di kepung oleh orang lain itu
Mentari yang melihat itupun tercegang
'Wow sungguh menakjubkan tidak disangka paman wisnu pintar beladiri'
Pertarungan pun berakhir
Mereka bertiga pun melihat kearah anak kecil yang sedang melamun duduk dibelakang jok motor
Mentari tidak menyadari bahwa pertarungan sudah selesai dan dia tidak menyadarinya bahwa dirinya menjadi bahan tontonan
'Tari kenapa ya apa jangan jangan dia takut melihat ini semua' Batin paman Wisnu
Mereka bertiga menghampiri Mentari
'Hey melamun aja kenapa adik manis?'Tanya paman wisnu
mentari yang mendengar itu pun terkejut lalu dia melihat bahwa semua orang memperhatikan dia dan dia secara otomatis merasa malu
'Kau kenapa?'
"Paman paman jangan liatin mentari terus dong"
'Hehehe kau kenapa?Kau takut melihat tadi'
"Tidak paman tadi itu sangat keren paman ajarkan mentari beladiri ya ya"
Paman wisnu dan dua orang itu tertegun lagi tidak disangka permintaan anak kecil kayak gitu
'Kau yakin tidak apa apa?'Yanya paman wisnu menyakinkan
"Hmp Tari tidak kenapa kenapa ayolah paman ajarkan tari beladiri"Tari pun merengek dan menunjukkan mata memohon
'Hmmm iya nanti paman ajarkan'
"Yess yuhuuuu makasih pamann"Mentari pun berseri seri
'Hem hem terima kasih udah menolong kami'Ucap dua orang itu
"Tidak apa apa kok oh ya nama kalian siapa? dan kenapa bisa kaya gitu?"
'Saya ilva'Ucap salah satu orang itu yang berambut hitam lebat mata hitam berbadan tinggi dan berkulit sawo matang
'Kalau saya Hendra Nama paman dan adik manis ini siapa?'Ucap salah satunya lagi berambut coklat mata coklat berbadan agak gendut dan kulit kuning langsat
Paman wisnu pun mengenalkan diri sebelum dia mengenalkan diri ada seSeornag yanh memotong pembicaraannya
"Hay paman nama saya Mentari panggil saja Tari dan nama paman ini Pa wisnu"
'Hey juga tari'Ucap mereka berdua kompak
"Oh ya tadi kalian belum menjawab kenapa kalian kaya gitu?"
'Tadi tiba tiba seseorang datang paman mereka Minta uang dan motor biasalah pencopet kami lawan tadi yang datang cuman 4 orang eh salah satu orang manggil temen temaennya jadi nya begitu deh'Jawab ilva
"Ohhh ya sudah ayoo paman pulang sudah mau malammmm nanti Tari dicariin sama Bi Astri"Mentari memotong pembicaraan
'Oke oke ayo pulang paman antarkan maaf ya anak muda paman mau mengantarkan dia pulang dulu kalian selalu berjaga jaga'Ucap pawis (Paman wisnu)
"Paman paman hati hati dijalann dadahhh"Teriak mentari
Skip rumah
"Paman disini saja"
'Oke oke paman lupa nah kamu jaga bonekanya itu kan dapat dikasih'Ucap serius pawis
"Siap paman hati hati dijalann dahhh"
Mentari masuk kedalam rumah dan dia tidak menyadari ada seseorang yang memperhatikannya
'*Mentari pulang sama siapa ya dia juga kayanya bahagia gitu boneka nya juga dari siapa, Hmp orang tua gk bener udah tau masih punya anak 1 lagi dia malah percaya saja atas ucapan kakek kakek tua itu kena karma baru tau rasa Hmp'Batin orang itu
______________**Mentari____________
Penasaran?
Dukung mimin Terus yaa*
Terima kasih sudah mau baca
Terima kasih juga yang nge vote mimin
Dukung mimin terus yaa!
See you**!