Mentari

Mentari
6



Masih belajar gan jadi kalau ada kesalahan kata atau tanda baca harap kritik karena saya membutuhkan kritik kan kalian supaya mengetahui kesalahan yang ada


Jangan lupa vote!


Dukung ya Guys^ω^


Bila ada yang ingin mempromosikan karya silahkan harap rekomendasikan yang game kalo gak fantasy ya mimin suka soalnya😂


__________________________________


Mentari pun pergi dari halaman rumah dia kembali ke kamar tidurnya


'Huft sehari dapat 40.000 kalau 1 minggu penghasilan Nya tetap 40.000 totalnya 280.000'


Tujuh hari berlalu


Mentari melupakan kejadian di halaman rumah tersebut dan dia juga tidak peduli sama keluarga nya lagi


Terliatlah anak kecil sedang menuju ke perpustakaan dia membawa banyak sekali kue kue ringan dan kripik di tangan nya


Sampailah anak kecil itu di perpustakaan Dia pun pergi menuju tempat favorit nya


Dimeja pojok mentari membaca buku tentang pelajaran sambil makan kripik yang dia bawa


Tiba tiba datang tamu tak diundang


'Hey'Teriak sesorang


Mentari pun hanya terdiam


'Hey' Teriak seseorang lagi


"Hmm"Jawabku


Dia pun hanya melihat sekilas siapa orang yang datang


'Hmp Cuek amat jadi orang'


"Hmm"


'Ayolah adik kusayang tidak perlu cuek cuek begitu sama kaka'


Mentari hanya menaikkan sebelah alisnya


'Hmp ayolah kaka tau kamu itu kesepian makannya kaka temani'Sambil menaik turunkan alisnya


Mentari yang tidak tahan sama orang tersebut akhirnya menanyakan


"Ada apa?"Sambil menaikkan sebelah alisnya


Yap dia seseorang yang perna mengagetkan mentari di halaman rumah


'Hmp nemenin kamu aja barang kali kesepian boleh ya'


'Dari dulu aku udah kesepian kali jadi engga usah dibilangin juga'Batinku


'Hey kok diam'


'Hoy ada aqua'


'De melamun terus jangan melamun kerasukan setan loh nanti nya'


'Kacang kacang kacang'


Mentari yang mendengar ocehan kaka pun akhirnya kesal


"Apa sih kalau mau ganggu mending pergi"Kesal mentari


'Hmp ditemenin malah kaya begini'


'Ya sudah sini sebagai kaka yang baik kaka mau mengajarkan sesuatu kamu'


"Mau mengajarkan apa?


'Hehehe gitu dong hmm kaka ingin mengajarkan hitung menghitung'Sang kaka pun melompat lompat kegirangan


Mentari yang mendengar itutiba tiba terdiam


'Menghitung? sungguh menggelikan rasanya ingin memukul kepala nya itu'


Annisa yang melihat sang adik melamun pun merasa heran ada apa adik nya itu


'Hey kenapa? Engga menyangka bukan kamu mau diajarin hitung menghitung oh ya tentu kaka ajarkan'Kaka pun tidak tahan akhirnya menanyakan nya juga


"Hitung menghitung?"


'Ya kenapa bangga bukan sama kaka sebab kaka sudah pandai hitung menghitung'Membusungkan dada nya


"Jangan bercanda"


'Oh tidak kaka memang pandai nanti kamu bukan pandai oke kaya kaka'


'Dia pasti terharu bukan sama saya yang pandai menghitung hmp adik ku meskipun saya mengajarkan kamu tapi kaka pintar menghitung loh'


"Tidak usah hitung menghitung saya juga bisa"Cuek mentari


Kaka yang mendengar itu pun bagai disambar petir disiang bolong dia tidak yakin apa yang diucapkan sang adik


'Hah? Tadi bilang apa? Jangan bohong deh dosa"Teriak annisa


"Hmp engga percaya ya sudah tidak ada rugi nya bagi saya"


'Oke oke kaka percaya jangan gitu dong'


"Ada yang mau dibicarakan lagi?"


'Hah? Tidak kok'Ucap polos annisa


"Non Tari" ucap seseorang


Kita berdua yang mendengar itu pun langsung menoleh ke arah pintu dan yang datang bi Astri


Tiba tiba bibi datang kesebelah saya lalu membisikkan sesuatu


'Non lagi sibuk engga'


"Tidak bi kenapa?"


'Non handphone pesanan bibi udah datang'


"Sungguh bi?"


Annisa pun hanya melongo saja dan tiba tiba


"Kalian sedang apa sih berbisik bisik berduaan terus"Jengkel annisa


'Tidak'Kompak mentari dan bibi


Annisa hanya mendengus mendengar hal itu


"Tidak ada yang dibicakan lagi bukan? Ya sudah saya pergi ayo bi"


Mentari dan bibi pun pergi ke kamar tidur bibi dan meninggalkan seseorang yang sedang kesal


'Hmp mereka kenapa sih main rahasia rahasiaan segala'


'Padahal kan saya ingin tau apa yang dibicarakan mereka kayaknya tadi juga si adik ku senang'


'Hmm senang kenapa ya'


DILAIN SISI


"Huwah handphone Iphone pro hmm sudah ada handphone sekarang tinggal download game nya"Gumam mentari


ya setelah pergi dari perpustakaan lalu ke kamar tidur bibi dia langsung kembali kekamar tidur nya sendiri


"Aplikasi sudah di instal lalu tinggal kita mainkan"


___________________________________


**Terima kasih sudah yang mau baca


Terima kasih juga yang sudah mau vote!


Kasih Rate dong kalau boleh


Dukung author Terus ya


Author juga minta saran**