Mentari

Mentari
1



★★★★★★★★Mentari★★★★★★★★


Masih belajar gan jadi kalau ada kesalahan kata atau tanda baca harap maklum saya masih baru


Jangan lupa vote!


Dukung ya Guys


@Mimin


~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~


Disebuah rumah yang besar terdapat sebuah keluarga yang sangat harmonis sedang berbincang bincang dan sangat menantikan kehadiran sang buah hati/ adik baru mereka


"Ayahh adik kita perempuankan?Cantikkan kaya saya?"Ujar sang kk pertama Annisa Putri Setiawan


"Tidak tidak cantik kaya saya" Sang kembaran pun menyahut Ariana Putri Setiawan


Mereka berduapun berdebat tentang adik dia cantikkan siapa


Akhirnya tidak tahan akan perdebatan mereka berdua


"Sudah sudah adik kalian cantik mirip kaliann semua "Sang Nenek pun menengahi


"Kaka sekarang keponakanku nambah 1 jadi 3 tidak mau menambah anak laki laki" Goda sang paman


"Ya bener tuh Ayahh kalo adik laki laki kita mengajarkan biar menjadi laki laki jantan"Alvin pun Menyahuti


Anggota keluarga yang berada diruang keluargapun ketawa akibat perkataan anak laki laki mereka


Merekapun melanjutkan berbincang bincang tentang perusahaan yang sedang berjalan maupun Rencana Sekolah anak anak mereka Sikembar 2 Tuhan kasih mereka bayi kembar perempuan dan kembar laki laki


Sungguh siapapun yang melihat pasti akan iri tetapi mereka tidak mengetahui bahwa diantara anggota keluarga itu ada yang Bermuka dua


9 bulan pun berakhir Akhirnya keluarga itu pun menanti-nantikan kelahirannya sang buah hati


Sang kaka menantikan Adik nya lahir


Sang paman dan bibi pun menantikan keponakan nya


Dan Kakek dan Nenek menantikan cucu nya


Disuatu Rumah sakit kamar VIP


Oeek Oeek Oeek


Terdengar suara bayi


Sang Ayah pun langsung masuk kekamar VIP


"Anak kuuu" ucap pria paruh baya


Sang dokter yang sedang melamun mendengar suara segera berucap "Selamat tuan anak Perempuan Anda telah lahir selamat sentosa"Ucap sang dokter


"Dok Bagaimana keadaan istri saya dok"


"Alhamdulillah Istri tuan tidak apa apa, Tapi tuan"Ucap Sang dokter


Pria paruh merasa ada yang disembunyikan oleh dokter tersebut, Dia bertanya "Tapi apa dok?"


Sang dokterpun ragu ragu ingin memberitahu atau tidak akhirnya diapun memberi tau "Tapi Aneh tuan Anak tuan tidak menangis malahan dia tersenyum"


Sang Ayahpun tertegun "Hah? Yang tepenting anak saya tidak apa apa kan ya dok itu yang terpenting ya Sudah makasih ya dok"


"Iya anak anda tidak kenapa kenapa, Hehehe sama sama itu udah tugas hamba membantu orang melahirkan"


Dokter pun pulang kerumah Dan Pria paruh baya itupun menghampiri istrinya yang sedang tertidur disamping bayi yang baru lahir itu


Sang Ayahpun menggendong anak perempuannya dan memperhatikan bentuk muka Mata Biru langit Pandangan tajam setajam pisau dan rambut merah kebiru biruan Kulis putih susu Alisnya tebal


Keluarga yang lainnya pun masuk keKamar itu dan melihat Anggota keluarga baru mereka yang sedang digendong oleh sang Ayah


Dan Sang Ayah pun menamainya "Mentari Setiawan" ucap kepada anggota keluarganya


"Fortuna" Lanjut sang kakek


"Baiklah saya menamakan Anak perempuan saya Mentari Setiawan Fortuna" Ucap sang Ayah kepada Anggota keluarga yang lainnya


Keesokan harinya


Keluarga itupun sangat Bahagia kelahiran anggota keluarga baru mereka


Alvin, Alvaro, Annisa Dan Ariana pun Bermain bersama Saudara-Saudara mereka semua


Ditengah keasik kan mereka Tiba-tiba datang seorang penampilan peramal Tua


Seseorang yang berpenampilan peramal tua pun berucap "Entah nasib apa keluarga mereka akan Tertimpa Bencana secara terus-menerus"


Keluarga itu pun langsung menghentikan kegiatan yang mereka lakukan


Mereka semua bingung bencana apa yang akan datang itu


Disaat mereka akan menanyakan maksud perkataan itu seseorang yang berpenampilan peramal tua pun menghilang