Mentari

Mentari
7



**Masih belajar gan jadi kalau ada kesalahan kata atau tanda baca harap kritik karena saya membutuhkan kritik kan kalian supaya mengetahui kesalahan yang ada


Jangan lupa vote!


Dukung ya Guys^ω^


Kasih Rate dong kaka kaka sekalian!


Bila ada yang ingin mempromosikan karya silahkan harap rekomendasikan yang game kalo tidak fantasy ya mimin suka soalnya😂**


__________________________________


DILAIN SISI


"Huwah handphone Iphone pro hmm sudah ada handphone dan sekarang tinggal download game nya"Gumam mentari


ya setelah pergi dari perpustakaan lalu ke kamar tidur bibi, dia langsung kembali kekamar tidur nya sendiri


"Aplikasi sudah di instal lalu tinggal kita mainkan"


✩✩


Dia pun memainkan game yang sudah diinstal


Mentari menamai nama di game itu "Kekeng" Kenapa? Sebab mentari suka buah Kelengkeng


'Nama sudah tinggal masuk'


'Hmm ada tutorial nya'


'Oke Kita main'


*Welcome to mobile legends


'Maju terus bunuh minion ada hero lain hancurkan turet hancurkan semua lawan dan base nya, Hmm Menarik*'


Skip Mentari pun sudah menyeselesaikan tutorial nya


"Naik Level"


Mentari pun bermain game tersebut dan sekarang level 4


Dan tiba-tiba ada pemberitahuan pesan dari sistem


Silahkan kaitkan ke sebuah akun supaya game anda tidak menghilang


'*Hmm kait akun?'


'Buat akun facebook baru*'


Berhasil mengaitkan sebuah akun anda mendapatkan uang


Berjam jam lama nya Mentari bermain game sekarang waktu nya dia berjualan koran lagi


✩✩


Mentari sampai di tempat biasa dia mengambil koran untuk dijual


"Hallo paman paman Rindu sama Tari tidak"KeBiasaan baru jya mentari pun keluar yaitu teriak teriak


'Hallo juga Tari Tidak tuh' Balas teriak paman sambil ketawa


"Hmp"Tari pun hanya mendengus


Dia pun melihat paman Wisnu dan dia langsung menyapa Paman Wisnu


"Hallo Paman wisnu"


'Hallo adik manis'


"Paman Wisnu koran nya mana?"


'Ini, Oh ya Tari langsung berangkat sekarang?'


"Iya paman, Oh ya Paman koran sama majalah nya dibanyakin biar banyak yang beli Terus juga nanti Tari di pasar sampai sore mau sekalian liat liat orang jualan hehe" Sambil Memperlihatkan gigi susu


Semua orang yang ada disana pun cekikikan


'Ada ada saja kamu' Sang paman Thomas pun menyahuti


"Paman Thomas berangkat nya kapan?"


'Hehehe kenapa?'


"Berangkat nya bersama sama tari ya"Memasang muka memohon


'Haits iyalah jelas dong'Muka paman tiba tiba bersemangat


"Yes ayo kita pergi paman"Teriak Mentari


Mentari dan paman pun keluar dari gedung perusahaan itu


Setibanya Mentari diluar tiba tiba dia teriak untuk semua orang yang ada didalam


"Paman Wisnu dan paman paman yang lainnya kita beeangkat duluu dadahh"


✩✩


Ditengah jalan pun mentari dan paman berbincang bincang


"Hmm paman jualannya masih di jalan raya?"


'Paman ikut kamu saja jualan nya dipasar tetapi beda Jalan hehehe'


"Haits ya sudah biar Tari ada teman nya dipasar paman"


'Makannya paman temenin kamu paman tau kamu kesepian bukan'


✩✩


Di perempatan jalan Mentari dan Paman Thomas pun berpisah


Paman Thomas ke sebelah kanan dan Mentari kesebelah kiri


Mentari menampakan kaki nya didepan pintu masuk pasar telinga dia langsung mendengar teriak kan teriak kan bermacam macam orang yang mempromosikan barang dagangan nya


"*Baju baju baju ayo ibu ibu baju daster nya dipilih dipilih"Teriak Yang mempunyai toko besar


"Bapa bapa ayoo peci peci nya dan baju koko saya soalnya lebaran mau datang ayo dibeli lagi harga promo"


"Sayang anak Sayang anak ayo ibu ibu untuk yang sayang anak nya mari kemari"


"Obat mendapat kan pacar langsung tanpa efek samping ayoo kesini"Teriak pedangan C pun tak kalah kencang nya*


Bermacam macam teriak kan orang yang menggema gendang telinga mentari


'Dek Jualan koran?' Tanya seseorang pembeli


"Eh iya pa mau beli koran nya?" Tanya mentari


'Iya dek berapa harga korannya?'Tanya bapa bapa itu lagi


"1 lembar nya 2000 aja pa, Mau beli?"


'Iya dek beli 5 lembar aja, kalau harga majalah berapa?'Tanya pembeli lagi


"Kalau majalah 5000 aja pa harga satuan nya"


'Ya sudah 2 majalah'


"5 koran 10.000 ditambah majalah nya 2 jadi totalnya 20.000 pa ini barangnya"


'Nih dek uang nya'


"Wah kelebihan ini pa kembalinya 30.000"


'Kembali nya untuk kamu saja'


"Bener pa Terima kasih banyak"


Jualan nya Mentari pun sudah habis tidak ada yang tersisa pendapatan hari ini Mentari Rp. 210.000


Mentari pun pergi ke tempat jualan nya Pamana Thomas


★★


Mentari mencari dimana Paman Thomas berada dia celingak celingu tetapi tidak menunjuk kan batang hidung paman thomas itu


'Heyy Tari sini!'


Mentari Terkejut mendengar namanya diteriak kan oleh seseorang


Dia melihat siapa yang meneriaki namanya itu ternyata yang meneriaki namanya Paman Thomas dia pun Menghampiri paman Thomas


"Paman sudah selesai bukan? Hayu pulang paman udah sore" Toa mentari pun keluar


Mentari menghampiri Paman Thomas yang sedang minum Kopi


Paman yang melihat Mentari di depan nya pun langsung bertanya


'Kamu katanya mau melihat lihat sekitar jadi tidak?'


Mentari tertegun sebentar lalu menjawab


"Oh ya saya lupa paman hehe"


'Sama paman saja melihat lihat nya sekalian melihat lihat pasar kita langsung ke Bapa Wisnu'


★★


"Paman liat itu boneka nya lucu"


Mentari melihat sebuah boneka beruang berdua sedang bergandengan tangan


Sang paman yang melihat itu dia mengetahui bahwa mentari menginginka boneka lalu dia menanyakan nya


'Kamu mau?'


"Tidak paman" Mentari hanya menolak bantuan dari paman


'Beneran?'


_____________ Mentari _____________


**Hallo guys


Gimana ceritanya?Maaf ya kalo Gak jelas Ini hanya awal permulaan saja nanti kalau kesana sananya bakalan seru menurutku


Kedepannya Mentari bakal menghadapi banyak masalah yang ada terus dia kabur deh dari rumah


Ternyata identitas asli keluarga kakek nya membuat dia terkejut lalu dia pun?


(Hehehe segitu dulu ya saya kasih tau nya)


Terima kasih untuk yang mau membaca!


Terima kasih juga yang mau vote author ya!


Jangan lupa kasih Rate! ^ω^


Mimin Minta saran dari kalian semuaa^.^


Dukung Mimin Terus yaaa**