
Masih belajar Thor jadi kalau ada kesalahan kata atau tanda baca harap kritik karena saya membutuhkan kritik kan kalian supaya mengetahui kesalahan yang ada
Mimin Minta Saran nya juga ya
Dukung mimin ya
___________________________________
Orang itupun pergi meninggalkan anak kecil yang sedang melamun
Orang itupun pergi meninggalkan anak kecil yang sedang melamun
'Hmp gimana cara menjebak dalang dibalik kejadian ini, Ayah bodoh dia tidak mencari tau apa yang terjadi dan langsung percaya sama kakek kakek tua itu, Kakek nenek juga kenapa harus pergi ke amerika dan malah ninggalin cucu satu satunya disini yang keluarga sendiri tidak menyayanginya dan mempedulikan dia, Terus juga seharusnya seorang ibu harus mempercayai anak nya sendiri... Huh sunggu keluarga bodoh mudah ditipu hmp'Batin anak kecil tersebut
✩✩
Sang mentari Fajar bersinar terang menghangatkan tubuh anak kecil itu membuat anak kecil terbangun
'*Aduhh, Badan ku pada sakit semua dan kenapa juga saya tidur disini'Batin Tari
Hachi Hachi Hachi
'Nampak nya saya masuk angin akibat angin malam, Mending hari ini tidak perlu pergi ke tempat paman Wisnu dulu, saya dirumah saja'
' Hmm Telepon paman wisnu dan paman thomas biar tidak khawatir'
Hachi Hachi
'Huwahhh hidung ini sangat mengganggu sungguh'Gumam mentari kesal
Tok Tok Tok*
'Nona sudah bangun belum?'Teriak Bi Astri
"Sudah bi, Masuk saja pintu nya tidak terkunci"Balas teriak Tari
Bi Astri memasuki kamar Tari dan dia terkejut melihat nona nya berada di balkon sambil menggigil
'Nona, Nona Tidak kenapa kenapa kan?'Tanya bibi khawatir
'Aduhh astri kok kamu konslet gini sih segitu badan Tari menggigil make ditanya tidak kenapa kenapa udah pasti itu nona sakit'
"Bi Dingin"
'Ya sudah ayo masuk kedalam'
Mentari pun menjulurkan kedua tangan nya Bi Astri yang melihat itu pun bingung
'Kenapa non?'Tanya ragu ragu
"Bibi putar balik lalu jongkok dan jangan ngintip"
Bi Astri menuruti kemauan nona
Mentari yang melihat Bi Astri mejurutibnyabpun langsung naik ketubuh Bi Astri lalu
"Ayoo bi masuk kedalam"Teriak Mentari kegirangan
Bibi yang melihat itu pun hanya melongo'Pikiran dewasa tetapi tetap saja dia masih kecil'Bibi pun Menghela nafas
✩✩✩
'Nona tunggu disini bibi mau buatkan susu dan bubur'
Mentari hanya mengagguk
Mentari yang melihat bi astri sudah pergi dia langsung menelpon paman thomas supaya tidak usah menunggu ditaman lagi
'Hallo, kenapa adik manis?'
"Hallo Paman Thomas, Paman bilangin ke paman wisnu saya tidak bisa berjualan koran sekarang dan paman juga tidak usah menunggu saya di taman"
'Loh kenapa?'Paman thomas terkejut
"Hehehe saya masuk angin paman tadi ketiduran di balkon kamar'Mentari Cekikikkan
'Ada ada saja kamu ya sudah nanti paman bilangin kamu istirahat saja jangan kelayapan'Sindir paman thomas
"Hmp iya iya paman cerewet kaya ibu ibu"
Mentari selesai memberi tahu paman Thomas dan secara bersamaan Bi Astri pun masuk kekamar
'Nona ini sudah Bibi buatkan'
"Suapin bi"Pinta Mentari manja
'Ada ada saja kamu nona'Jawab bi astri ketawa
Bi Astri dan Mentari pun berbincang bincang lalu tiba tiba bi astri menyudahi pembicaraan
"Yahh... Yasudahlah bi semangat kerja nya"
'Nona istirahat saja dikamar jangan kemana mana'
"Siapa bos"mentari sambil menghormat tangan kanan dia
Skip
Sekarang pun tinggal mentari saja dikamar
Mentari dikamar tidak bisa tinggal diam berjalan kesana kemari bermain game di handphone, Berbicara dengan boneka, dan akhirnya tidur tiduran dikasur
'Huwahh sakit itu sungguh membosankan, Apa yang harus aku kerja kan hmm hmm menggambar saja tah ya'
Mentari mendowload aplikasi menggambar di handphone adroid miliknya
"Nah aplikasi sudah didowload sekarang tinggal saya gunakan deh Foto foto mana ya ahaa ini saja"
Mentari pun Selesai menggambar dia pun kaget ternyata dia menggambar memerlukan banyak waktu sekarang hari sudah siang
Mentari merasa canggung menggambar dihandphone sebab dia tidak terbiasa menggambar di handphone
(kurang lebih seperti itu dan itu buatam mimin asli ya hehehe)(Buat mastah editor dan yang lainnya tolong nilai dong😂)
'Nah sudah begini sajaa saya sungguh tidak berbakat menggambar di android'Ujar mentari
Mentari yang selesai menggambar dia langsung terdiam sebentar lalu kejendela dan melihat pemandangan sekitar
Dia merasa bosan dikamar terus menerus dan dia bingung mau pergi kemana kemana
'Mendingan sekarang ke perpustakaan saja tah ya menghapus rasa penat saya dikamar ini' Fikir tiba tiba mentari
Skip perpustakaan
Sesampainya mentari diperpustakaan dia melihat lihat buku yang ada dan tiba tiba mebtari melihat kesebuah rak yang berada paling pojok disana ada sebuah buku yang sudah usang menarik perhatiannya
"Harimau Emas"Gumam mentari
'Menarik sejak kapan buku ini disini perasaan sejak kemarin tidak ada, Masa bodo ah mending baca barangkali buku dongeng ini menarik' Gumam Mentari
'Buku apa apaan ini kenapa aneh sekali dimana cover nya sudah sangat usang lagi terus tulisannya sangat aneh, tetapi kenapa saya bisa membaca nya ya' Gumam Tari bingung
Mentari membaca buku itu dia terkejut dikira buku usang itu adalah buku dongeng ternyata mentari salah buku itu adalah buku seni beladiri
'Buku yang sangat aneh seni beladiri ada yang kaya gini? Cara cara nya cuman ada 5 tetapi digambar ini kayanya cara itu semua mengerikan dan saya tidak mengerti sama sekali'
"Langkah pertama kau harus membuat tenaga dalam dahulu lalu Tutup mata kamu dan rasakan energi alam menyatu denganmu lalu alirkan energi alam itu ke dantian bila kamu tidak mempunyai dantian kamu harus membentuk nya dahulu"
'Buku apa apaan ini energi alam? Emang alam punya energi ya? Dantian? kok kaya sihir gitu ya, yang perna saya baca dibuku cerita'
'Dan terus Kenapa juga saya bisa membaca buku ini, waktu pertama kali saya liat dan coba baca judul saya tidak mengerti sama sekali, Lalu secara tiba tiba saya mengerti judul buku usang ini'
Mentari pun tidak ambil pusing dia langsung menyimpan buku itu di kantung hodie nya
Dia pun melanjutkan mencari buku buku dirak pojok itu dia terus mencari buku yang lain barangkali mentari menemukan buku yang menarik perhatian dia lagi
Berlama lama mentari mencari buku dirak pojok itu akhirnya mentari mendapat jackpot yaitu dia menemukan buku dasar dasar seni beladiri dari tahap pemula hingga tahap master
Mentari tidak percaya bahwa dia menemukan buku bermacam macam seni beladiri dan tata cara berlatih
'Sungguh menakjubkan kenapa sekarang malahan saya banyak menemukan buku buku seni beladiri, Apa mungkin dewa dewi baik hati sebab sudah membuat saya sakit ya'Fikir Mentari sambil hanya cengegesan
'Hmm mending saya berlatih dikamar saja ya'
Disaat mentari ingin meninggalkan perpuatakaan itu dia melihat buku bercofer mewah dan tulisannya bagus tidak seperti buku tadi yang sangat usang
"Membuat tenaga dalam"
"Wow keberuntungan apa lagi ini"Ucap Mentari tertegun
'Sungguh Dewi Fortuna sedang berpihak kepadaku tapi namaku memang fortuna entah alasan apa kakek menamainya'
'Apa jangan jangan kakek jatuh cinta ya sama dewi fortuna tapi mana mungkin kakek sudah tua gitu, dewi juga mana mungkin mau hehehe' pikir mentari konyol
'Sudahlah mendingan saya kekamar lalu berlatih seni beladiri supaya bisa membantu orang yang lemah dan memberantas orang yang jahat' Ucap mentari sambil tersenyum miring
_____________MENTARI_____________
Pantau mimin terus ya!
Terima kasih untuk yang mau membaca novel mimin
Terima kasih juga yang sudah mau vote
Dukung mimin terus ya