Mentari

Mentari
Episode 70



Rionaldo mengemudi dengan sedikit ngebut dengan tujuan bisa mengejar mobil Arka. Sedangkan taksi dimana Santi tumpangi tepat berhenti di lampu merah dan saat itu Arka berhenti tepat disamping Santi.


Awalnya Santi tidak menyadari semua itu, tapi saat ia menoleh sekilas ia melihat seperti mobil Arka, ia mencoba memastikannya dengan menelepon Arka dan ternyata benar Arka dimobil itu bersama Mentari.


Santi mulai terngiang bahasa ibunya itu, "Akhh gak sanggup" batin Santi dengan sedikit menutup mata sambil menghela napas


📞 "Tolong awasi mobil dengan plat xxxxx"


📞 "Baik bos"


Lampu lalu lintas sudah menunjukkan lampu warna hijau tanda waktunya akan melanjutkan perjalanan.


"Pak supir bisa ngebut sedikit ikuti mobil yang didepan itu" tunjuk Santi.


"Baik mbak" pak supir setuju.


Arka membawa mobil dengan sedikit cepat dikarenakan Mentari protes kalau mobil dibawa dengan lambat. Arka fokus sehingga tidak sadar ada yang mengikutinya.


"Kak Arka" panggil Mentari.


"Hmmm" Jawab singkat Arka.


"Kak Arka" panggil Mentari dengan sedikit kesal karena merasa diabaikan.


"Ayah saja" Jawab Arka lagi.


"Haa, Ayah. Siapa ayah?" tanya mentari bingung.


"Kakak, istriku sayang" ucap Arka lagi yang selalu dibuat gemas dengan tingkah Mentari yang belum tau banyak hal.


"Sudah punya anak? aku istri kedua?, Bunda anakmu punya madu ternyata" Ucap Mentari dengan sedikit memasang muka sedih


"Hmmmm, mulai lagi" Arka mampu menebak


"Hahaha, belum punya anak sudah dipanggil ayah, iihhh gak gaul" ucap Mentari dengan pandangan kedepan


Arka mendengar itu langsung mengulangnya dengan sedikit gaya.


"Gak cocok kak" ucap Mentari lagi dengan cepat Arka mengulang ucapan istrinya itu.


"Kak Arka" Mentari sedikit kesal dan Arka lagi mengulangnya.


"Mentari marah nih" ancam Mentari lagi dan Arka pun masih mengulanginya meskipun sudah mendengar kalimat itu dari istrinya.


"Berhenti" Ucap Mentari lagi.


"Kak Arka berhenti, Mentari mau jalan kaki dari sini ke kantor" Ucapnya lagi yang tidak dihiraukan oleh suaminya .


Mentari diabaikan langsung memeluk badan dan memiringkan badannya kesamping membelakangi suaminya itu. Dengan rasa kesal yang semakin memuncak karena Arka tidak membujuknya tiba-tiba kepikiran sang bunda, ia mencari ponselnya dalam tas.


"Mana sih?" tanya Mentari dengan memasang wajah cemberut.


"Iihh bikin kesal, kantong tasnya banyak, susah biar cari ponsel" Gumamnya lagi dengan sedikit mengobrak abrik tasnya itu dan alhasil ponselnya dapat.


Mentari mulai mencari kontak ibunya dan menelfon tida lama panggilannya dijawab diseberang sana.


📞"Assalamualaikum bunda, apa kabar? kapan pulang?" tanya Mentari ditelepon, ia sangat merindukan ibunya yang sudah beberapa bulan tidak bertemu.


📞"Wa'alaikumussalam, Alhamdulillah baik. Kamu nak?" tanya balik Ibu Anita itu.


Seketika Mentari menekuk wajahnya, "kok bunda tidak jawab ya kapan balik, hhmmmm" batinnya.


📞"Baik bun, bunda kapan pulang?, rindu" Ucap Mentari lagi ditelepon dengan manja.


Arka yang mendengar itu hanya senyum mendengar pertanyaan manja istrinya kepada ibunya itu.


"Gimana kita susul bunda dan ibu?" tanya Arka tiba-tiba.


"Benar?" tanya balik Mentari dengan mata berbinar-binar


"Iya" Jawab Arka dengan singkat


"Yes" jawab Mentari lalu ia memberitahu ibunya.


📞 "Bunda, Mentari dan kak Arka nyusul bunda, senang gak?" tanya Mentari dan berharap ibunya menjawab sesuai harapannya.


📞"Kapan nak?" tanya ibu Anita lagi.


"Kak Arka kapan?" tanya Mentari kepada suaminya itu


"Besok" Jawab Arka santai


Seketika Mentari memberitahu ibunya itu.


📞"Besok bun, tunggu kedatangan Mentari dan kak Arka ya bun" ucap Mentari.


📞 "Tapi bunda besok balik ke Indonesia dan bunda sudah beli ole-ole juga, udah dulu ya nak, assalamualaikum" ucap ibu Anita lagi membuat ia sedih dan bahagia.


📞"Wa'alaikumussalam bunda" Jawab mentari lalu kembali memasukkan ponselnya dalam tas


"Hmmm bunda ngerjain aku, pas tau datang besok, eehh malah besok juga balik indo" gumam Mentari


"Kenapa?" tanya Arka


"Bunda besok balik, jadi gak mungkin kita kesana" jawab Mentari


"Iya juga, jadi gimana nih?" tanya Arka lagi, ia tidak mau membatalkan rencana besok kecuali Mentari langsung.


"Jadi kita pulang dari kantor beli bahan untuk dimasak besok" Jelas Mentari yang tidak tau maksud suaminya.


"Gak jadi perginya?" tanya Arka menjelaskan apa yang dia maksud pertanyaannya tadi.


"Good, nanti kita jalan-jalan kalau baby sudah besar" ujar Arka lagi.


"Oh iya, bertiga pasti seru" Mentari menayangkan itu dengan senang.


"Tidak, berdua saja kita bulan madu" Ucap Arka yang membuat Mentari seketika ketawa.


"Kenapa?" tanya Arka lagi.


"Lucu aja sih bahas bulan madu, setelah nikah aja gak ada tu bulan madu"


"Kan ini beda" kilah Arka


"Gak, lagian aku cukup punya satu anak. Gak mau banyak" ujar Mentari lagi yang membuat Arka menoleh seketika dan kembali fokus didepan.


"Serius dek, kakak gak mau punya anak satu" Arka tidak terima


"Kalau gitu kakak saja yang hamil" Jawab Mentari


"Oohh Tuhan gimana ceritanya, Ehh ada taksi yang ngikutin kita dari tadi" ucap Arka lagi setelah menyadari itu.


"Gak mungkin, coba kita singgah di Minimarket" Usul Mentari


"Oke" Arka mengemudi dengan pelan sambil mencari Minimarket terdekat, sedangkan Mentari kembali mengambil handphonenya dalam tas dan mengirim pesan kepada kakaknya.


✉️ "Kak ada yang ikutin Mentari, aku sekarang mencari Minimarket terdekat"


Pesan itu langsung direspon oleh Aldi yang masih siap-siap ke kantor pagi ini, ia hanya mengerutkan keningnya membaca pesan sang adik itu karena baru kali ini adiknya sadar kalau selama ini ada yang memantaunya.


✉️ "Siapa?" tanya Aldi lewat pesan itu


"Kak Aldi ini aneh, kalau tau mana mungkin minta tolong sama dia" batinnya sambil jarinya main didepan layar hp nya


✉️ "Gak kenal kak🥺" Balas Mentari


✉️ "Santi" Balas Aldi


✉️ "Kak Santi yang ikutin aku?" tanya Mentari lagi kepada kakaknya, ia tidak percaya kalau Santi orangnya sembari menoleh kebelakang.


"Kak depan ya mau beli sesuatu" Ucap Mentari sembari menunggu balasan kakaknya itu.


"Oke" jawab Arka santai


Setelah mobil berhenti Mentari langsung turun dari mobil dan masuk dalam Minimarket tersebut. Mentari cemilan yang ia sendiri bingung mau beli cemilan apa. Ia keliling sambil memegang keranjang kecil dengan ponsel ditangan kanannya.


Ponselnya bergetar, ternyata kakaknya video call "Kak Aldi" gumam Mentari


📞 "Iya kak, ada apa?" tanya Mentari ditelepon


📞 "Arahkan kamera mu dibelakang dek" Ucap Aldi diseberang telepon itu


📞 "Oke" Mentari langsung mengarahkan kameranya seperti arahan kakaknya yang dipantau langsung oleh kakaknya itu.


Mata Mentari seketika membulat setelah melihat laki-laki yang pakai Hoodie hitam pakai topi hitam dibelakangnya. Orang aneh itu menyadari kamera hp Mentari seketika pura-pura memilih-milih yang tersedia di etalase jualan minimarket tersebut.


Sedangkan Aldi yang melihat itu langsung mengarahkan Mentari untuk keluar dari minimarket tersebut secepatnya.


📞 "Kak apa dia tidak mengikuti ku lagi?" tanya Mentari yang sedikit takut


📞 "Tidak, cepat pergi dan perhatikan dipintu keluar ada laki-laki berjaz hitam" Ucap Aldi dan seketika Mentari memgangkat keranjangnya memperlihatkan kepada kakaknya.


Aldi menghela napas melihat adiknya itu, dalam waktu genting seperti ini masih memikirkan keranjang yang kosong itu.


📞 "Nanti kakak yang belanja, cepat pergi dari situ" Ucap Aldi lagi


Mentari langsung mengembalikan keranjang tersebut dengan wajah kesal dan ia tidak mau melihat kakaknya itu. Dan lagi-lagi Aldi memberitahu adiknya itu


📞"Dek berhenti, Arka mengarah kesitu" Ucap Aldi lagi


📞"Ribet amat kak, Minimarket minimalis tapi aku harus putar-putar disini. Mentari capek ni kak" Mentari mulai mengeluh dalam telepon itu


"Dek, ayo pulang" Ucap Arka tepat dibelakang istrinya itu


"Astaghfirullah kak, bikin kaget aja. Tau gak kak, aku disini bagaikan tawanan ditengah keramaian" Ucap Mentari yang membuat Arka dan Aldi ketawa


"Kita pulang" ajak Arka


📞 "Tunggu aku" ucap Aldi ditelepon lagi


📞 "Ganggu aja" Balas Mentari ditelepon itu


📞 "Berikan Arka ponselmu dek"


📞 "Hmmm" Ucap Mentari dan memberikan ponselnya kepada suaminya itu


📞"Tunggu aku, Santi dan Rionaldo mengikuti mu" ucap Aldi lalu ia matikan sambung telepon


Arka mendengar ucapan sahabat sekaligus iparnya itu langsung berpikir, kenapa Rionaldo dan Santi mengikuti mereka?, apa tujuannya?, pertanyaan demi pertanyaan muncul di otak Arka saat ini.


Arka meraih tangan Mentari dan menggandengnya, "Jangan dilepas" bisik Arka membuat Mentari menoleh seketika


"Kenapa?" tanya Mentari dan perasaannya mulai tidak enak dengan ekspresi suaminya yang mendadak serius


"Gak, Aldi kesini" Ucap Arka lagi dan Mentari hanya mengangguk


...SEMOGA SUKA ❤️...


...TERIMA KASIH 🙏...