Married With Single Parent

Married With Single Parent
S3~MWSP~13 (Jangan Pernah Menemui Saya Lagi!)



...Happy reading...


****


Tangan Leon mengepal dengan sangat erat ketika melihat seseorang pria sedang bercanda dengan Laura. Laura juga tampak bahagia bersama pria tersebut membuat hati Leon semakin panas saat lelaki itu memgusap kepalanya. Seharusnya ketika dirinya pulang kantor, Laura dan Dirga adalah tempat penghilang lelahnya. Namun, sekarang apa yang ia lihat membangkitkan amarahnya.


"Apa yang kalian lakukan?" Tanya Leon dengan tajam. Laura dan pria tersebut melihat ke arah Leon. Sikap Laura tampak biasa saja karena semua sudah ia rencanakan sebelumnya, membuat Leon jauh dari kehidupannya. Laura tahu Leon akan ke rumahnya, makanya Laura merencanakan sesuatu yang membuat Leon menjauh dari kehidupannya dan Dirga yaitu berpura-pura rujuk walau pria yang sedang bercanda dengannya adalah adik ipar Anne sendiri yang sudah ia anggap sebagai kakak dan begitu pun sebaliknya.


"Menurut anda, kami sedang melakukan apa Pak?" Tanya Laura dengan santai tetapi dia merasa takut dengan tatapan Leon yang begitu sangat tajam. "Anda sangat menganggu kesenangan kami," lanjut Laura dengan sengit.


"Dia siapa?" tanya Leon berusaha tenang namun dadanya sudah naik turun menahan amarah.


Lelaki tersebut mengulurkan tangannya ke arah Leon. "Perkenalkan saya Rico mantan suami Laura. Dan saya berencana rujuk dengan Laura karena saya sadar tidak bisa jauh dari Laura dan anak saya," ucap Rico dengan santai memerankan peran sesuai apa yang Laura minta.


Buk...


Ucapan Rico berhasil membangkitkan amarah Leon. Dengan membabi Buta Leon langsung memukul wajah Rico membuat Rico terhuyung kebelakang.


"Pak Leon hentikan!" teriak Laura saat Leon terus memukuli Rico. Leon melihat ke arah Laura, melihat wanita itu menangis Leon menghentikan pukulannya.


"Kamu ingin kembali dengan dia?" tanya Leon dengan dingin.


"Iya tentu Pak! Dan jangan pukuli mantan suami saya! Bapak gak berhak melakukan itu!" ucap Laura dengan datar.


"Kamu mencintai dia?" tanya Leon dengan menahan sakit di hatinya.


"Jika tidak mencintai mas Rico mana mungkin saya mau kembali kepadanya. Karena saya sadar saya masih sangat membutuhkan sosoknya dalam hidup saya dan Dirga," ucap Laura dengan tegas.


"Tapi kalian sudah bercerai dan saya mencintai kamu!" ucap Leon dengan dingin.


"Saya tidak mencintai anda Pak!" ucap Laura dengan nada tinggi. "Dan jangan pernah menemui saya lagi!" lanjut Laura dengan tajam.


Leon menatap Laura dengan tajam dan mata yang memerah. Ia mendekat ke arah Laura dan ia melepaskan pelukan Laura pada Rico dengan kasar dan mendorong Laura ke tembok membuat Laura meringis.


Buk...


Leon memukul tembok dengan keras, membuat Laura yang sudah gemetar karena ia pikir Leon akan memukulnya tetapi mendengar suara pukulan pada tembok membuat Laura membuka matanya dengan perlahan.


"Jangan kasar pada calon istri saya!" ucap Rico dengan tajam.


"Diam!" ucap Leon dengan sengit. Ia kembali menatap ke arah Laura dengan tajam, tidak peduli dengan darah yang mengalir dari tangannya. Hatinya lebih sakit dari luka yang ia dapatkan di tangannya.


"Jika dia menyakitimu katakan pada saya. Saya tidak akan tinggal diam! Jaga baik-baik Dirga! Saya tidak akan menggangumu lagi! " ucap Leon memejamkan matanya menahan sakit yang ada di hatinya.


Laura hanya bisa terdiam melihat kepergian Leon. Seharusnya Laura lega karena Leon tidak akan mengganggunya kembali tetapi entah mengapa hatinya sakit menatap punggung Leon yang sudah menjauh darinya.


"Kamu gak apa-apa, kan Laura?" tanya Rico dengan lirih saat melihat Laura terduduk di lantai.


"Ini yang kamu minta dari awal. Kakak sudah katakan buka hati kamu untuk orang yang mencintai kamu dengan tulus," ucap Rico dengan lembut.


"T-tapi aku takut..." ucap Laura lalu terisak mengingat semua perlakuan Zico kepadanya.


"Ssttt.. Udah jangan nangis seharusnya kamu bahagia dia tidak akan lagi mengganggu kamu," ujar Rico dengan lembut.


"Maaf Kak. Gara-gara aku Kakak babak belur, biar aku obati ya Kak," ucap Laura yang merasa bersalah.


"Tidak masalah. Kakak obati saja sendiri namti di rumah sakit. Maaf Kakak gak bisa lama-lama karena Kakak ada pasien yang sudah menunggu," ucap Rico dengan tersenyum.


"Maaf Kak dan terima kasih untuk bantuannya," ujar Laura dengan lirih.


"Iya Laura. Kamu sudah Kakak anggap sebagai adik sendiri. Senyum dong kasihan Dirga, bundanya menangis seperti ini," ucap Rico membuat Laura tersenyum tipis walau senyum itu senyum keterpaksaan karena dirinya telah menyakiti Leon. Apa sekarang lelaki itu membencinya? Mengapa rasanya sangat sesak sekali?


Setelah kepergian Rico, Laura kembali menghapus air matanya dengan kasar. "Ini yang kamu minta Laura seharusnya kamu lega sudah berhasil melakukannya," monolog Laura pada dirinya sendiri.


****


Flashback on


Rico datang ke rumah Laura karena wanita itu meneleponnya untuk meminta bantuan seperti yang dikatakan Anne waktu itu kepadanya. Sebenarnya Rico tidak setuju dengan permintaan Laura yang berpura-pura sebagai mantan suami wanita itu hanya agar membuat seseorang lelaki yang mencintai Laura tidak menganggu kehidupan Laura dan Dirga. Karena menurut Rico Laura harus bisa membuka hatinya untuk pria lain karena tidak semua pria itu jahat seperti Zico memperlakukan Laura.


"Kita hentikan saja rencana konyol ini Laura," ucap Rico dengan serius.


"Enggak bisa Kak! Kita harus tetap menjalankan rencana ini. Aku tidak mau dia mendekatiku semakin jauh karena aku tidak ingin menikah lagi," ucap Laura dengan memohon pada Rico.


"Tapi kamu harus bisa membuka hatimu untuk pria lain Laura. Tidak semua pria seperti Zico. Kamu paham, kan?" tanya Rico.


"Tapi aku terlanjur sakit Kak. Aku mohon bantu aku. Sebentar lagi pria itu datang, dia sudah memberitahu aku lewat pesan," ucap Laura dengan lirih.


"Baiklah. Tapi kamu harus menanggungnya sendiri," ucap Rico dengan tegas dan diangguki Laura dengan semangat. Sampai akhirnya Leon datang dan mereka memerankan peran sebagai mantan suami istri yang ingin rujuk.


Flashback off


*****


Gimana dengan part ini?


Greget atau mengandung bawang?


om Leon patah hati 😭😭😭


Jangan lupa beri dukungan buat om Leon biar gak sedih lagi. Like, vote, favorit dan komentar yang banyak bisa membahagiakan om Leon nih.