
Saat kota wilayah barat tengah sibuk oleh kekacauan yang diakibatkan seseorang. Ordo Maguire sedang mengumpulkan pasukannya untuk suatu hal.
“Kira-kira mengapa bos memanggil kita?”
“Entahlah, tampaknya ada sesuatu yang amat penting. Lihat, para petinggi dikumpulkan juga.”
“Apa mungkin akhirnya peperangan akan dimulai? Entah bagaimana aku merasa itu akan terjadi.”
“Entahlah namun aku ragu kita akan berperang. Situasi ini sudah bertahan lebih dari dua tahun. Mustahil perang akan pecah tanpa sebab yang benar-benar jelas.”
“Lalu apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa ketua mengumpulkan semua anggota Blueeast?”
“Entahlah ... kuyakin kita akan lekas mengetahuinya segera.”
Semua orang menunggu di aula luas yang sengaja dikosongkan sewaktu-waktu untuk pemberian pengumuman yang tak bisa dilalui lewat sistem serikat.
Aula tersebut akan ramai ketika panggilan dari ketua serikat datang untuk membuat mereka berkumpul.
Selama beberapa waktu menunggu kehadiran dari pemimpin mereka, tak lama, akhirnya sosok itu muncul.
Kemunculannya tidak luar biasa namun fakta bahwa dia mau menampakkan diri adalah hal yang langka.
“Apa kamu yakin ingin mengatakannya, Tuan?”
“Tentu saja. Mereka setidaknya perlu mengetahui hal ini. Serikat Redwest telah hancur dan saingan lama kita telah lenyap.”
Meninggalkan kalimat itu Ordo mengerahkan perhatiannya kepada anggota serikatnya.
“Mohon diam!”
Dengan satu perintah tersebut semua orang menutup mulut. Aula yang sebelumnya ramai bak pasar jadi sepi layaknya daerah pemakaman.
Ordo mengangguk puas. Dia tak suka membuang tenaga untuk hal tak perlu. Setiap kali ada yang tak mengidahkan kata-katanya maka orang itu akan jadi musuhnya.
“Aku mengumpulkan kalian di sini untuk satu tujuan. Ada sebuah kabar yang menggembirakan namun juga menyedihkan untuk didengar. Setidaknya kalian perlu mengetahui satu hal ini.”
Semua orang saling menatap dan berbisik diantara mereka.
Tentunya perkataan Ordo akan menyebabkan ketidaktahuan dan rasa keingintahuan yang besar.
Berita yang menggembirakan namun juga menyedihkan. Berita seperti apa yang mampu menciptakan dua hal berlawanan dalam waktu bersamaan?
Satu hal yang pasti. Berita itu bukanlah kabar baik untuk didengar.
“Ini ada hubungannya dengan mengapa aku membentuk serikat Blueeast. Kalian mungkin tahu bahwa ada tugas bonus yang muncul untuk membuat serikat terkuat. Aku bukan orang berambisi, tetapi hanya tugas itu yang membuatku tak bisa melepaskannya.”
Hadiah utama yang ditawarkan oleh Secret atas tugas itu bukan sesuatu yang mampu diabaikan.
Ordo sangatlah yakin bahwa siapapun yang berhasil mendapatkan hadiah itu akan jadi orang nomor satu di uji coba ini.
Hal itu tak bisa ditentang karena bahkan orang awam akan tahu betapa berharganya hadiah yang ditawarkan.
“Aku membangun Blueeast untuk itu. Berharap jadi yang pertama dalam waktu singkat namun beberapa perselisihan terjadi. Wanita itu, Erina mulai membangun serikat lantaran menginginkan hal yang sama denganku.”
Saat itu adalah awal perselisihan diantara keduanya terjadi. Ketika Erina mendapatkan tugas yang sama, dia mulai menentang Ordo dan memilih membentuk rekannya sendiri.
Pada awalnya Ordo mengabaikannya lantaran serikatnya sudah jauh lebih berkembang saat itu.
“Aku tak pernah membayangkan bahwa Degree-nya bisa digunakan untuk hal itu. Dia berkembang dengan pesat sampai suatu waktu mampu menyamai serikat kita dalam waktu kurang dari satu tahun.”
Ordo tidak menyesal karena telah mengabaikan Erina sampai kini. Dia bahkan tidak coba menghancurkannya terkecuali Erina sendiri yang membuat langkah pertama untuk itu.
Namun sekarang situasinya telah berbeda. Satu hal yang berada di luar ekspektasi telah menghancurkan segala skema yang telah dipikirkan Ordo.
Sedikit sorakan mampu terdengar. Sorakan tersebut datang dari orang-orang yang tidak memahami situasinya.
Bagi mereka yang mengerti, setidaknya tahu bahwa itu adalah bagian dari yang menggembirakan. Sementara yang menyedihkannya belum diungkapkan.
“Itu artinya, ketua serikat telah mendapatkan hadiah dari tugas bonus itu?! Ini kabar gembira!”
“Ya! Tampaknya kita harus merayakan hal ini!”
“Sayangnya kita tak bisa melakukannya.” Ordo menyela percakapan anggota serikatnya.
Hal itu tak mampu dilakukan karena satu hal yang telah terjadi di luar harapan.
Itu juga menjadi alasan bagi Ordo mengumpulkan semua orang dan meminta mereka membawa perlengkapan penuh.
“Satu hal terjadi. Sebuah kelompok misterius muncul dan merangkul serikat kecil bersama mereka. Jumlah mereka ada delapan langkah di bawah kita.”
Meski begitu fakta bahwa sekarang Blueeast adalah serikat terbesar tak bisa dibantah. Namun Ordo tahu betul bahwa hal itu takkan berlangsung lama.
Selain itu secara statistik serikat baru yang merangkul banyak serikat kecil memiliki statistik tempur yang lebih tinggi.
“Jika serikat Redwest telah benar-benar hancur maka anggotanya akan terlantar. Di waktu itu tidak menutup kemungkinan bahwa mereka akan menarik mantan anggota Redwest ke kelompok mereka.”
Jika itu terjadi kelompok tersebut akan melesat ke posisi pertama di Open World.
Semua orang segera memahaminya dengan baik. Mau bagaimanapun ini adalah berita menyedihkannya.
“Kita tak bisa melakukan perayaan apapun. Situasinya semakin sulit karena kehadiran kelompok baru yang memikirkan hal ini memiliki kekuatan setara atau lebih tinggi dari kita. Untuk hal itulah kita berkumpul. Aku mengumpulkan kalian dengan tujuan ini.”
Tanpa patah kata lainnya mereka segera memahami tujuan Ordo.
Alasan senjata telah disiapkan, semua Degree yang dipegang serikat Blueeast telah dikerahkan untuk persenjataan dan persediaan.
Dengan sumberdaya sebanyak itu maka hanya satu hal yang akan mereka lakukan.
Ordo menatap langit dalam diam. Tersirat perasaan sedih dan enggan dalam melakukannya. Meski begitu ini kewajibannya untuk melakukannya, sudah keharusan baginya bila ingin bertahan.
Menarik napas dalam-dalam, Ordo memantapkan tekad.
“Pasukan! Sekarang kita akan bergerak menuju barat. Untuk menjadi serikat terkuat dan menyelesaikan ujian neraka ini, aku nyatakan kita akan memulai perang! Tak hanya untuk membantu Redwest namun untuk menghancurkan serikat baru ini. Serikat bernama, Rebellion!”
“YA!”
Tak ada orang yang menolak untuk berperang. Sejak dua tahun lalu, keinginan terbesar serikat Blueeast adalah ambisi yang dimiliki Ordo.
Untuk menjadi serikat terkuat di Open World dan menghajar penciptanya, Secret.
“Ini berita menyedihkan bahwa dalam perang kita akan kehilangan rekan. Namun aku berjanji pada mereka yang kelak akan gugur. Aku akan menyelesaikan semua uji coba ini dan menghancurkan Secret dengan tanganku!”
“YA!”
“Langkah awal yang perlu kita lakukan adalah menghancurkan Rebellion serta tugas terkutuk, tugas ke lima ini!”
Ordo segera melompat turun. Meski dia berada di tempat tinggi di mana orang akan terluka jika melompat, faktanya dia baik-baik saja.
“Semua pasukan menuju barat. Ini adalah pernyataan perang habis-habisan!”
“Ya!”
Bersama orang-orangnya, Ordo menuju barat dengan tujuan perang.
Situasi di Open World semakin menuju akhirnya. Tampaknya, jalan untuk mengungkapkan tugas ke lima hanya tersisa satu langkah lagi.