
Ray dan Virgo pergi menepi di mana tak banyak orang ada di sana. Mereka saat ini berada di taman bagian utara, di mana tidak ada hal menarik untuk dilihat.
Keduanya menjaga jarak lebih dari dua meter untuk berwaspada kalau hal yang tak diinginkan terjadi. Bahkan jika Virgo menyampaikan motifnya hanya untuk bicara. Ray akan dengan tegas menolak untuk percaya.
Musuh tetaplah musuh. Di dunia ini tidak ada musuh yang bisa dipercaya.
“Ini tempat yang indah, ya? Terlepas dari pertempuran kita yang akan datang nantinya.”
Mulai dari mall, taman bahkan situs hiburan seperti bioskop. Secret benar-benar memanjakan mereka hanya untuk data maksimal yang akan terjadi di tugas berikutnya.
Banyak yang menikmatinya semaksimal mungkin tanpa memikirkan hal-hal yang mungkin terjadi di masa depan. Mereka mungkin berpikir bahwa ini bisa jadi terakhir kalinya mereka merasakan kenikmatan macam ini.
Hanya sedikit orang yang menyadari beberapa hal ganjil dari waktu rehat ini. Ray dan Virgo adalah salah satu dari sedikitnya orang yang mengerti kecurigaan ini.
“Aku yakin kamu tak datang untuk menyampaikan hal-hal seperti itu.” Setidaknya itu yang Ray yakini. Sangat tidak masuk akal mengekspos diri di mana banyak musuhnya berkeliaran mencarinya.
Virgo pasti memiliki hal yang ingin ia sampaikan kepada Ray. Jika Ray adalah Virgo, ia takkan mau menunjukkan diri tanpa alasan yang penting.
“Aku akan membunuhmu di tugas selanjutnya.” Virgo menyampaikannya tanpa maksud lain. Perkataannya sesuai dengan apa yang akan ia lakukan di masa depan.
Virgo kembali berbicara sebelum Ray sempat memberikan tanggapan apapun.
“Tidak hanya kamu, tetapi semua orang yang telah menghalangiku. Takkan ada yang akan tersisa dari kalian.”
Ray akan menganggapnya sebagai angin lalu jika itu orang lain yang menyampaikannya, tetapi Virgo jelas sebuah kasus yang berbeda. Orang ini adalah dalang di balik penentuan sepuluh orang dengan Degree berbahaya diantara generasi kedua.
Selain itu Virgo telah lama berkolusi dengan Sebastian sehingga berhasil menanamkan pengamat yang tak akan dicurigai dan sebagai hasilnya, kematian Ordo serta hancurnya Blueeast diraih.
“Aku tak tahu apa-apa dan tiba-tiba seseorang menyatakan ingin membunuhku. Jika ini lelucon, maka leluconmu buruk.” Ray menanggapinya dengan datar.
“Kamu adalah dalang dibalik kemunculan orang-orang tidak terduga itu. Aku tidak mengharapkan bahwa wanita itu akan keluar dari jalannya untuk membantumu.”
Dari perkataannya, Virgo sudah tahu keberadaan Indri serta kelompoknya namun memilih tak mengusiknya dalam hal apapun karena kelompok kecil itu, berisi orang-orang yang ia nilai memiliki Degree berbahaya.
Meski begitu Ray agak ragu bahwa Indri sungguh memiliki Degree berbahaya. Tentunya Ray telah memastikan kebenaran Degree anggotanya, tetapi hanya Indri yang belum diketahui.
“Dalang? Itu tuduhan tak bermakna. Mungkin saja mereka datang membantu secara kebetulan karena kami memiliki musuh yang sama. Bahkan barangkali mereka hanya kebetulan melakukannya. Tidak ada yang tahu jalan pikiran kelompok kecil itu.”
“Kamu masih saja menolak mengakui,” Virgo seakan menghela napas lelah. “Ray Morgan, aku tidak tahu apa Degree-mu. Bahkan tak ada cara untuk menentukan apakah kamu berbahaya atau tidak.”
Tampaknya hak istimewa Virgo untuk mengidentifikasi Degree yang berbahaya atau tidaknya memiliki batas sehingga ia tak bisa melakukannya sesuka hati.
“Begitu. Kamu ingin melenyapkan variabel yang bahkan tidak bisa diketahui apakah yang ada di kantungnya adalah tipuan atau permen.”
“Kamu mengerti dengan baik,” Virgo tidak membantah perkataan Ray. “Selain itu kamu adalah sosok yang berada di tengah semua kekacauan sebelumnya.”
Kekacauan yang dimaksud adalah kemunculan Indri dan yang lainnya. Jika Virgo berhasil melacak mereka namun mengabaikannya, itu berarti Virgo meyakini bahwa Indri tidak akan muncul untuk membantu pihak manapun.
Namun nyatanya keberadaan Ray menjadi pengubah besar situasi meskipun itu bukan rencana awal.
Awalnya Ray berencana melemahkan semua serikat beserta orang-orang lain yang tinggal di Open World. Untuk hal itu Ray menyiapkan bom secara diam-diam di sekitar Redwest dan bahkan membuat pengaturan untuk meracuni sumber air.
Jika semuanya berjalan mulus, setidaknya akan ada beberapa ratus, mungkin ribu orang tewas keracunan. Tentunya hal tersebut akan berlangsung singkat sampai Erina menyadarinya namun tujuan Ray tercapai saat wanita itu mengetahuinya.
Jika Erina mengetahuinya maka ia akan menurunkan larangan mengkonsumsi air sungai. Air akan dibeli dengan DP yang mana menjadi suatu pemborosan.
Jika pasokan air dan makanan sepenuhnya dibeli oleh DP, maka hanya tinggal menunggu waktu sampai orang menjadi tidak sabaran untuk mengakhiri tugas kelima dan saat itu kekacauan akan pecah.
Harusnya segalanya berjalan seperti itu, tetapi serangan Virgo adalah sesuatu yang tak terpikirkan. Bahkan pengkhianatan Sebastian juga berperan besar dalam menghancurkan tujuan utama Ray.
‘Andaikan semua rencanaku berhasil, sudah dipastikan aku mendapatkan hadiah dari tugas bonus.’
Ray mungkin kecewa namun ia coba tidak menyesalinya. Apa yang sudah berlalu akan tetap berlalu, tetapi dendam adalah hal yang berbeda.
“Jadi, ini adalah deklarasi perang darimu?” tanya Ray dengan nada tajam.
“Tentu saja tidak,” anehnya Virgo menolak mengakuinya. “Menjadi musuhmu sekarang tidak akan memberikan keuntungan dalam waktu dekat. Seperti yang aku katakan, tugas selanjutnya, kamu akan mati.”
Ray menyimpulkan bahwa Virgo tidak akan bergerak untuk melakukan apapun kepadanya sampai tugas selanjutnya. Kalimatnya mungkin menyenangkan di telinga, tetapi seperti sebelumnya. Tidak ada musuh yang bisa dipercaya.
“Itu aneh. Aku akan percaya jika orang lain yang mengatakan takkan memusuhiku sekarang. Namun ini adalah kamu. Orang yang sama, yang ingin membunuhku.”
Sedikit banyaknya Ray mampu menebak ke arah mana pembicaraan ini akan berlanjut. Hanya ada dua jalan yang sangat memungkinkan. Untuk berjaga-jaga Ray telah meletakkan tangannya di gagang pistolnya yang tersembunyi.
Virgo telah berasumsi bahwa ini akan terjadi. Ia juga sekalian melakukan tes kepada Ray untuk mengetahui setajam apa cara berpikir orang ini. Dan, seperti yang ia harapkan bahwa Ray mengerti tujuan dari pembicaraan ini.
Pada tahap di mana semua orang yang menjadi musuhnya ada di satu tempat, memancing keributan dan coba membuat ulah di kandang musuh adalah tindakan bodoh.
Virgo bukan orang yang sebodoh itu. Ia sadar bahwa dengan banyaknya orang-orang hebat di sini, hanya dengan satu langkah kecil kelompoknya akan benar-benar lenyap.
‘Untuk alasan itulah wanita ini mengambil jalan lain,’ pikir Ray.
Ketimbang membuat banyak musuh yang mampu melenyapkannya. Virgo memilih jalan berisiko dengan mengurangi musuh tanpa membuat keributan.
“Ray Morgan,” panggil Virgo. “Aku ingin bekerjasama denganmu.”
Seperti yang sudah diduga, Virgo datang untuk memberikan pilihan masa depan kepada Ray.
‘Nah, ini baru tidak membosankan.’
...****************...
Yo! Lama tak bersua.
Saya ingin memberikan penjelasan tentang rencana rahasia Ray, yang ia jalankan selama di Open World diam-diam namun gagal.
Selama ini saya hanya menyampaikan secara eksplisit bahwa Ray telah memiliki rencana. Namun tidak pernah ada penjelasan mendetil tentangnya.
Yah, langsung saja.
Seminggu pertama di mana Ray mengamuk karena terpengaruh Degree Erina, di sana ada time skip yang saya siapkan. Selama waktu time skip tersebut Ray memasang bom di berbagai tempat.
Tujuan awalnya sederhana. Jika pada kondisi yang tepat, Ray akan meledakkan bomnya untuk memunculkan kemungkinan dari Erina bahwa ada sabotase dan serangan dari Blueeast. Ada dua kemungkinan dari hal ini.
Yang pertama, adalah Ray menginginkan konfrontasi langsung dari Blueeast dan Redwest demi menyiapkan kekacauan hebat. Jika ini benar-benar menjadi perang skala besar, Ray akan memahami bahwa kebencian ke-duanya mendalam. Dan, suatu saat akan tiba kesempatan di mana kedua pihak melemah. Kala itu terjadi Ray akan muncul untuk menyajikan pertunjukan, eksekusi dua pemimpin serikat besar.
Setelahnya ia akan membangun serikatnya sendiri. Tak masalah jika sedikit anggotanya. Saat itu terjadi hanya ada satu serikat yakni serikat yang ia buat.
Yang kedua, jika perang tak terjadi karena Erina tidak segera melemparkan kekacauan kepada Blueeast dengan beberapa alasan tak jelas. Maka Ray akan mengkonfirmasi bahwa pemimpin dari dua serikat besar ini sesungguhnya tidak saling memiliki rasa permusuhan.
Tentunya jika itu terjadi, rencana B akan berjalan sebagaimana mestinya. Racun yang ditemukan Indri dkk, adalah rencana B yang dimiliki Ray.
Rencana B dimulai sejak pertemuannya dengan Leo dan Rin. Bahkan tanpa bertanya dengan jelas, Ray tahu bahwa aliran air sungai yang dimulai dari air terjun juga mengalir sampai ke wilayah Blueeast.
Dengan asumsi bahwa sungai tersebut buatan dan membentuk lingkaran setan mengelilingi Open World, Ray memasukkan zat-zat berbahaya yang sangat mampu membunuh manusia.
Bahkan jika zat tersebut memiliki dampak yang kecil karena dilarutkan ke air sungai, setidaknya sangat mungkin untuk orang teracuni, bahkan jika tidak terbunuh.
Selain itu, fokus utama Ray adalah air yang telah disimpan oleh Redwest di tempat tertentu. Jika air tersebut diyakini beracun, dan bahkan sungai juga mengandung racun.
Secara sukarela, baik Erina dan serikatnya, atau Ordo dan serikatnya. Keduanya tidak akan mengambil risiko besar untuk tetap mengkonsumsi sungai.
Maka dari itu, pembelian air akan terjadi, di mana akan ada banyak DP yang terbuang. Tugas kecil yang disiapkan Secret tidak akan mampu mengimbanginya. Akan tiba cepat atau lambat waktu di mana semua pihak kehabisan DP dan ketidakpuasan muncul.
Dari ketidakpuasan orang-orang maka kudeta bukannya mustahil untuk terjadi. Ray akan menggunakan boneka bernama Terumi dan Leo untuk memercikkan api pemberontakan di Blueeast. Sementara Ray akan bermain di Redwest.
Ada banyak kemungkinan dari rencana B. Bahkan jika pemberontakan gagal, Ray takkan khawatir. Ia memiliki taruhan besar bahwa Secret semestinya akan membuka tugas kelima dengan benar atau tidak semua kelinci percobaannya akan mati kelaparan.
And, ya!
Awalnya saya berniat bermain dengan ide itu. Namun pada suatu ketika, ide yang saya pikir hebat ini tak terpakai karena beberapa alasan. Untuk itu saya menambahkan tokoh-tokoh di luar rencana seperti Virgo, Indri dan yang lainnya.
Dan, ini menyebalkan. Menyebalkan karena di Arc terakhir nanti, mungkin akan memiliki kisah yang sangat panjang.
Namun, meski begitu, ini layak untuk dinantikan.
Oh dan untuk catatan, saya takkan pernah merubah Degree yang dimiliki Ray dan Arthur, dan tokoh lain yang Degree-nya sudah terungkap.
Mengapa Arthur?
Kalian tahu film berjudul Death Note?
Jika kalian telah melihat konfrontasi kejar-kejaran L dengan Kira. Maka kisah ini akan menyajikan hal sama namun juga berbeda. Singkatnya, dua tokoh penting harua bermain.
Arthur akan memegang peranan yang sama pentingnya dengan tokoh utama!