The Degree

The Degree
Tugas Bonus



“Kita harus bertempur dengan mereka ...” Jane bergumam dengan nada yang putus asa.


Jika ingin tetap bertahan hidup di rintangan selanjutnya maka bayi sekalipun harus mengangkat senjata.


Dunia ini sudah begitu keras dan Secret dengan cermat menunjukkannya secara langsung.


“Akan aku berikan trik selamat untuk kalian semua.”


Jane dan yang lainnya mulai memperhatikan Ray yang berniat memberikan trik.


Mereka tak berharap banyak darinya namun mereka berharap akan ada jalan terbaik selain bertempur.


“Jika kalian ingin selamat maka jangan ragu untuk membunuh siapa dan apapun itu. Naif dan salah mengambil keputusan akan berdampak buruk. Ingatlah selalu ... membunuh atau dibunuh. Mereka yang siap membunuh harus siap dibunuh.”


Jika ingin hidup dilingkungan yang mewajibkan pembunuhan maka orang yang tak berani menikam adalah orang yang akan mati ditempat pertama.


Edward dan kelompoknya seakan kecewa karena telah dibuat berharap.


Bahkan tanpa perlu Ray menjelaskannya mereka pastinya telah memiliki pemikiran tersebut di ujung kepalanya.


Mereka berharap bahwa ada cara lain selain dari bertarung dan membunuh. Sayangnya cara seperti itu tidak ada. Jika ada sekalipun akan menjadi sesuatu yang sangat rumit dan merepotkan.


Ray mengabaikan tangan kirinya yang memar dan mengepal lalu melebarkan jari-jarinya.


Memang menyakitkan namun tak ada masalah selama aku tak memaksakannya. Pikirnya.


Sedikit mengecewakan karena yang terluka harus tangan dominannya namun tak ada yang patut disesali.


Itu bayaran yang cukup murah sebagai ganti keselamatan nyawanya.


Setelah beristirahat dan membiarkan Jane membuat posisi strategis yang disetujui oleh Ray, mereka memilih bergerak lambat tanpa tergesa-gesa selagi menyelinap melewati segala pertarungan yang ada.


Awalnya baik-baik saja namun ketika berada di tengah kekacauan tentu saja mereka takkan bisa lolos begitu saja.


“Jangan biarkan mereka mencapai Guardian dan mendapatkan kursi!”


“Bunuh semua yang ada di sini untuk memperbesar peluang kita!”


“Jika aku tak bisa mendapatkannya maka orang lain juga tak bisa!”


“Ini hukum rimba ... memakan atau dimakan!”


“Mustahil! Pertanyaannya sangat sulit!”


“Guardian akan membunuhmu jika salah dalam menjawab pertanyaan!”


Teriakan kemarahan, kesenangan dan putus asa menggema. Teriakan diserukan ke berbagai sisi tempat yang benar-benar jadi semakin kacau.


Dengan bantuan Degree mereka mulai mengamuk dan saling bertarung untuk merebut nyawa satu sama lainnya.


Ada yang bertarung karena keharusan dengan tujuan memperbesar peluangnya.


Ada sekelompok orang yang memang suka bertarung dan menjadi liar.


Tentunya orang yang bertarung karena terpaksa mendominasi.


Bahkan ada juga orang yang tak sengaja terjebak diantara pertarungan-pertarungan mengerikan itu.


Edward serta kelompoknya dan Ray berada di posisi terpaksa untuk bertarung.


Mereka membentuk posisi saling memunggungi seperti yang direncanakan. Anggota yang tak bisa bertarung hanya Jane seorang jadi dia berada di pusat semuanya.


Edward dan yang lainnya memunggungi Jane, Ray hanya mengikutinya selagi menjaga keamanan dirinya sendiri. Toh, Edward dan yang lainnya juga takkan repot-repot melindunginya.


Ray tak bisa mempercayai punggungnya kepada siapapun selain dirinya sendiri. Kepercayaan lebih berharga dari emas sehingga takkan Ray berikan secara sembarangan.


“Berhati-hatilah ... Kita tahu bahwa seseorang bisa menggunakan racun dan memiliki pistol. Ada kemungkinan orang-orang di sekitar kita mampu melakukan hal lain yang lebih berbahaya.”


Ray merasa bermasalah karena dirinya menjadi acuan namun dia tak bisa menyuarakan keluhannya.


“Matilah kamu!”


Seseorang dengan tongkat baseball datang tepat di depan Ray dan menerjang secara serampangan.


Pukulannya melebar sehingga mudah dihindari, Ray segera menahan pergerakannya dan mencuri DP pria itu.


“Bajingan, lepaskan aku!”


Pria itu jatuh berlutut dan mencekram tenggorokannya. Dia mencakar-cakar menyakitkan seakan tenggorokannya terbakar oleh api dari dalam.


Mulutnya mulai mengeluarkan busa sampai akhirnya menemui ajal setelah beberapa menit.


Kelompok Edward melihat Ray dengan takut. Tak hanya membunuh dengan keji namun dia juga sempat mencuri DP lawannya.


“Kita harus berhati-hati dan tidak memprovokasinya ... jika tidak Diana dan Steve akan bernasib malang seperti pria di sana.” Edward menjadi yakin bahwa Ray memiliki Degree berupa racun berbahaya.


Entah bagaimana racun Ray tampaknya bisa berbahaya tergantung bagaimana dia menggunakannya.


Jane, Jack, Steve dan Diana mengangguk dengan wajah kaku. Pemandangan di depan mereka lebih dari cukup menggambarkan kenyataan bahwa Diana dan Steve bisa saja mati.


Sepertinya itu berhasil kepada mereka. Untuk sekarang aku bisa bertarung dengan tenang dan tanpa rasa khawatir. Pikir Ray.


Dia beruntung menyimpan beberapa tetes racun kobra. Dengan mendemonstrasikan hal tersebut akan memberikan sugesti kepada kelompok Edward bahwa "Ray memiliki Degree racun" itu sebuah kenyataan.


—Ujian akan dimulai kembali ... Mereka yang salah menjawab akan gugur.—


Jam berdering kepada orang-orang yang berada di depan patung. Ray sedikit terkejut bahwa rintangannya berbeda dari yang sebelumnya.


Ray mengamati tugas yang diberikan kepadanya. Tampaknya untuk melalui rintangan kali ini adalah dengan mengisi sebuah jawaban dari pertanyaan yang akan diajukan.


“Masalahnya adalah tentang apa pertanyaannya dan konsekuen ketika salah menjawabnya?” Jane yang mampu berpikir kritis mengatakan hal yang sama dengan apa yang dipikirkan Ray.


“Aku harap bukan sesuatu yang membahayakan kita.” Diana mulai mengucapkan harapannya, disusul Jack dan steve.


“Ya. Aku sudah mulai lelah dengan semua ini. Tolonglah, jangan sesuatu yang buruk.”


“Aku rasa berharap dan berdoa takkan berguna ... namun untuk kali ini aku ingin percaya pada keduanya.”


Secara pribadi Ray tak berharap hal baik apapun yang datang dari Secret.


Memangnya ada orang baik yang melakukan percobaan terhadap manusia, membuat jebakan berbahaya yang merenggut nyawa, dan situasi di mana manusia saling membunuh.


Jika hal tersebut cocok dimaksudkan kategori baik maka untuk menjadi orang jahat sangatlah sulit.


Seakan menjawab rasa penasaran Diana, Jack dan Steve. Jam semua orang kembali berdering dan memunculkan soal yang harus mereka jawab.


“Mari lihat apa yang harus kulalui.”


—Datang dari timur membawa kebahagiaan. Namun saat datang dari barat akan menjadi akhir segalanya.—


—Mereka yang berhasil menjawab akan lolos ... mereka yang tak menjawab akan menunggu pertanyaan selanjutnya ... mereka yang salah akan dieksekusi Guardian. Waktu (300 detik) untuk menjawab.—


“Ini ... lebih seperti sebuah teka-teki untuk dipecahkan.” Edward mengatakannya dengan berbisik namun cukup keras di dengar oleh Ray.


“Semua orang tampaknya menerima pemberitahuan yang sama. Namun ...”


Ray menyadari bahwa dia menerima satu pemberitahuan lain yang terlihat berbeda dari pemberitahuan sejauh ini.


Baru kali ini Ray mendapatkannya dan merasakannya langsung.


“Ini mudah namun juga sulit dibeberapa tempat. Imbalannya cukup unik. Sangat disayangkan jika harus menolaknya.”


Pada akhirnya Ray memutuskan menerimanya. Sebuah tugas bonus dari Secret yang ditujukan untuknya.


—Tugas Bonus!—


—Bunuh atau lukai orang di sekitarmu dengan atau tanpa Degree. Hadiah utama 150DP. Hadiah bonus, berhak menanyakan sebuah pertanyaan kepada Secret.—


Tugas yang mudah namun sulit karena Ray tak tahu betapa banyak yang harus ditumbangkan untuk menyelesaikan tugas bonusnya.


...[***]...


Nama: Jane.


Asal: Amerika.


Umur: 21 tahun.


Degree: Cendekiawan.


Mampu menemukan sebuah gagasan atau jawaban dari suatu masalah yang ada di depannya. Kemampuannya mampu membuat pemilik memilah informasi di kepalanya secara cermat dan sesuai konteks yang sedang dihadapi. Kemampuan ini hanya bisa menyelesaikan masalah sesuai dengan kapasitas atau pengetahuan yang dimiliki pemiliknya. Mampu membuat pensil atau alat tulis lainnya secara artifisial.