The Degree

The Degree
Terungkapnya Degree Arthur!



“Ada beberapa nama yang aku tidak ketahui dengan jelas siapa mereka namun tampaknya ini informasi mengenai orang dengan Degree berbahaya.”


Ray hanya bisa mengambil kesimpulan demikian, ia sendiri tidak tahu mengapa namanya ditulis dengan tinta merah.


Alasan ia yakin kalau nama tersebut berisikan orang dengan Degree kuat karena nama Terumi ada di sana. Tentunya tidak mengejutkan jika wanita itu dimasukkan ke daftar dengan nama pena merah.


“Mari teliti nanti,” Ray mengantungi buku tersebut dan kembali mengamati situasi. “Hmm? Situasinya sungguh berbalik.”


Ray terkejut karena Arthur tampak serius menghadapi Virgo, orang itu bahkan perlahan menorehkan lukanya.


Awalnya Ray penasaran tentang apa yang membuat Arthur mengambil langkah berani seperti itu namun setelah melihat tempat lain ia menemukan kalau Leo dan Terumi turun tangan menyelamatkan Mona juga Chelsea.


Di sisi lain, seorang bocah remaja membantu Eric untuk menjauh dari pertarungan utama.


“Siapa bocah itu?” gumam Ray karena baru kali ini ia melihatnya.


“Untuk sekarang ...” Ray memandang sesuatu yang jauh, tempat rekannya sudah bersiap kalau sesuatu terjadi.


Tampaknya Virgo tak berhasil mengatasi Arthur sesuai rencana, situasi saat ini telah berbalik dan berpihak kepada pria itu. Ray menatap Virgo seakan-akan tertawa dan berteriak keras.


”Ku ha ha ha! Tak kusangka ada Degree yang mampu mengubah takdir kematian! Kamu orang berbahaya, Arthur!”


Ray berpikir mengubah takdir yang dimaksud Virgo hanya perumpamaan. Arthur telah berkali-kali mengubah situasi putus asa, hal tersebut tampaknya membuat Virgo mengetahui sesuatu.


‘Yah, sebaiknya aku memulai rencana B.’


Ray pergi ke tempat Erina menyiapkan dirinya di pojok taman, tempat yang tak banyak orang berada. Erina juga menyadari kalau Ray pergi ke arahnya dan menghampirinya.


“Ada apa?” tanya Erina dengan datar.


“Kita ubah rencana dari menyergap Virgo atau Arthur. Hal itu tak bisa lagi digunakan.”


Ray awalnya ingin melenyapkan Virgo atau Arthur dengan memanfaatkan situasi ini. Namun melihat pertarungan keduanya sekarang, rencananya tak bisa digunakan. Kemungkinan besar Arthur akan keluar sebagai pemenang.


Jika itu yang terjadi maka Ray tak bisa melakukan apa-apa kepadanya karena niatnya akan ketahuan.


“Lalu apa yang harus dilakukan?” tanya Erina.


Ray hanya tersenyum tipis, jawabannya sungguh mudah. Jika tak bisa menjatuhkan Arthur, maka buat ada banyak orang ingin menjatuhkannya.


“Kita hanya perlu mengganti target.”


“Mengganti target?”


Ray mengangguk, “Ya, ini hanya taruhanku saja. Namun tampaknya orang itu cukup berguna untuk dijadikan rekan.”


Keberadaan Erina akan sangat membantu ke depannya namun Ray tak percaya diri bisa mengatasi berbagai hal di masa depan hanya dengan dua orang saja.


Ia tak bisa membagikan beberapa hal kepada Terumi dan terutamanya Leo. Ray mulai merasakan ketidaknyamanan dari pria itu yang terlihat polos dan bodoh.


“Jadi begini rencananya ... .” Ray mulai menjelaskannya kepada Erina secara ringkas.


Tentunya wanita itu hanya bisa menurut karena pengaruh Degree si kembar masih berlaku dan tak terduga sangat kuat.


...****************...


“Ku ha ha ha! Lihat ini, kamu berhasil mengubah situasi putus asa!” Virgo tertawa dengan keras dan sangat riang.


“Kamu yang awalnya terpojok dan akan terbunuh namun dewi keberuntungan dan takdir sangat mencintaimu. Situasinya berubah, kini aku yang terpojok!”


Arthur menembakkan pistolnya dan dengan cepat ia juga mengisi ulang pelurunya. Dia cukup kesal karena Virgo adalah lawan yang sangat tangguh. Bahkan setelah beberapa kali Arthur menggunakan tipuan dalam gerakannya, Virgo dapat membacanya.


“Kamu terpojok namun sangat bahagia, dasar gila!”


‘Cih! Seberapa banyak bela diri yang ia kuasai?’ Arthur mengumpat di dalam pikirannya.


Bagaimana tidak? Mulai dari Kung Fu, karate, Muay Thai dan seni bela diri terkemuka lainnya di dunia. Virgo menguasainya, sangat menguasainya.


Arthur mungkin bukan orang yang benar-benar memahami seni bela diri namun dia dapat dengan yakin mengatakan kalau Virgo setidaknya berada pada tingkat master di semua bela diri.


‘Apa mungkin Degree-nya adalah master bela diri?' pikir Arthur.


Mencapai tingkat master membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Belum lagi Virgo menguasai sangat banyak seni bela diri, berapa lama waktu yang ia butuhkan untuk mencapai tingkat tersebut.


“Aku bahagia karena bisa menguak Degree-mu. Ini memang konyol namun akal sehatku yang nyatanya bodoh! Kehadiran Degree sendiri adalah hal yang tidak masuk akal!”


Arthur berlari ke arahnya selagi menembakkan beberapa peluru, setelahnya ia memberikan tendangan kuat ke arah kepalanya. Virgo menghindari dengan mudah namun Arthur mengharapkannya. Ia menjatuhkan kakinya dengan kuat namun Virgo juga sudah menduga.


“Trik murahan!” Virgo berputar cepat dan menendang tulang kering Arthur dengan sangat kuat.


Kakinya terasa mati rasa, tendangan Virgo tidak terduga sangat keras dan mematikan.


“Sial! Bagaimana bisa bajingan ini membaca seranganku terus-menerus?!” gumam Arthur, menggigit bibirnya.


“Mari kita lihat apakah kamu akan selamat dari ini!”


Virgo menembak, Arthur dengan cepat berguling-guling dan berhasil menghindari semua serangannya. Namun tak sampai di sana, saat Arthur berbalik ia sudah menemukan Virgo berada di depannya dengan pisau yang mengarah ke kepalanya.


‘Aku ... akan mati?’


Saat Arthur berpikir dirinya takkan bisa menghindarinya dan menerima kematiannya, seseorang datang mengganggu pertarungannya.


Clang!


Besi berbenturan, pisau Virgo terbang karena patah. Arthur menemukan seorang pria muda dengan pedang dan terlihat seperti samurai.


“Cih! Kalian lagi—”


“Fu fu, berakhir sudah!”


Seorang wanita melesat cepat dari punggung pria tersebut, ia mengincar tenggorokan Virgo namun berhasil di hindarinya.


Tusukan tersebut hanya mengenai masker yang digunakan Virgo. Masker yang menutupi wajahnya sobek saat Virgo melompat mundur ke belakang.


“Lagi dan lagi, aku tak tahu apa yang sebenarnya kalian dapat dari menggangguku,” ujar Virgo dengan geram. “Ah~, tak lagi berguna menyembunyikan wajah.”


Virgo akhirnya melepas masker yang menutupi wajahnya. Siapapun yang melihatnya sangat terkejut dengan apa yang mereka temukan. Wajah yang sudah akrab bagi Arthur, orang yang seharusnya sudah dinyatakan tiada.


“Kamu ... Mein?” gumam Arthur.


Arthur nyaris tak percaya karena terdapat suara yang sangat berbeda. Suara Mein lebih lembut namun Virgo memiliki suara yang lebih keras untuk seorang wanita.


“Jangan tertipu olehnya,” Wanita itu, Indri menyampaikan. “Wajah itu juga palsu.”


“Kami telah menyelidikinya belakangan ini. Orang ini memasang wajah palsu untuk menyembunyikan wajah aslinya,” ujar Hiroshi.


“Ha ha ha! Kalian memang keparat yang luar biasa menjengkelkan! Mau apalagi jika semuanya sudah terungkap!” Virgo sama sekali tidak menyangkal pernyataan tersebut.


Arthur mencoba bangkit meski kakinya masih terasa sakit. Tampaknya tulangnya mungkin sedikit retak sehingga ia akan sulit untuk berjalan.


“Yah, ini cukup memuaskan. Aku telah mengetahui Degree-mu, Arthur. Sepertinya semua sampai di sini saja.”


Virgo berniat melarikan diri namun ia sadar kalau hal tersebut tidak dimungkinkan. Mungkin saja inilah akhir dari dirinya. Namun sebelum itu terjadi, ia akan mengungkapkan sesuatu yang menarik.


“Tahukah kalian? Ternyata Degree juga ada yang tidak masuk akal seperti milik orang ini.”


“Tutup mulutmu!” Arthur tahu apa yang coba disampaikan Virgo, dan karena itu ia ingin menghentikannya.


“Orang ini, Retsuji Arthur memiliki Degree tak masuk akal. Degree-nya mampu menentang takdir dan mengubahnya. Degree-nya adalah ... Protagonis Utama!”


Terungkap dengan megah, bergema dengan luas sampai semua orang tak ada yang tidak mendengarnya.


...**********...


Nama: Retsuji Arthur.


Umur: 23 tahun.


Asal: Amerika.


Degree: Karakter Utama.


Kemampuan ini akan membuat pemiliknya tampak seperti tokoh utama. Situasi akan selalu berpihak kepadanya bahkan jika pengguna terpojok, situasi akan berubah dengan cara yang tidak masuk akal. Dukungan penuh ada padanya.


Keberuntungan besar akan selalu ada padanya, firasat dan instingnya kuat akan bahaya dan takkan pernah meleset dengan cara apapun setelah mencium kejanggalan tertentu.


Bisa dibilang dia akan memiliki plot armor yang sangat tebal tak peduli seberapa tak masuk akal situasinya. Keselamatan akan selalu berada bersamanya.


***


Yo, pembacaku yang sedikit. Saya tak mau membuat cerita ini menjadi sangat panjang dan yah, pemotongan arc akan terjadi.


Langsung saja, mari kita mulai arc terakhir.


Masih adakah yang penasaran tentang Degree Ray Morgan? Lalu hubungan macam apa yang Leo dan Ryouma miliki dengan Secret? Hal ini ... mungkin patut dinantikan.