CEO BUCIN

CEO BUCIN
episode 50



likenya dulu dong kakak biar aku semangat, lagi gak semangat banget nih efek badan cape karena abis ada acara🥺


Aliva yang ingin masuk kamar rias Aberlie dihadang oleh anak buah Bram yang menjaga didepan pintu kamar.


"Minggir kalian, aku ingin menemui kakakku" ucap Aliva yang dihadang oleh dua orang penjaga.


"Maaf, selain miss Monic dan tuan muda Bram orang lain tak boleh masuk" ucap salah satu penjaga tersebut.


"Tapi aku adik dari istri kak Bram, jadi biarkan aku masuk oke" ucap Aliva masih berusaha.


"Mau anda ayahnya atau ibunya tetap kami tidak bisa mengijinkan anda masuk, lebih baik anda segera pergi dari sini nona"


Tiba tiba pintu terbuka Aberlie dan Monic keluar dari dalam kamar.


"Ada apa ini kenapa ye ye pada ribut ribut didepan kamar bikin eik pusing saja" Monic yang baru keluar langsung mengoceh karena mendengar ribut ribut didepan kamar rias yang mereka gunakan.


"Miss Monic, anda miss Monic sang desainer terkenal itu kan" ucap Aliva terkejut kala melihat Monic keluar.


"Maaf ye siapa? tolong jangan menghalangi jalan kami oke, come on darling kita cuss kepelaminan" ucap Monic seraya mengajak Aberlie berjalan.


Sial, siburuk rupa itu kenapa bisa beruntung seperti ini sih, sampe miss Monic ajah mau jadi penata riasnya, gumam Aliva kesal.


Sampainya diatas pelaminan Bram sangat terpesona dengan penampilan Aberlie yang sangat cantik dan anggun dengan gaun yang Monic rancang dan kalung yang ia desain sendiri.


Bram menghampiri Aberlie yang sedang berjalan menuju kearahnya dan menggandeng tangannya membantunya berjalan.


Semakin malam tamu undangan semakin ramai, disaat dokter Agam datang pandangan para gadis tertuju padanya.


Veronica yang sedang duduk dimeja bersama dengan para karyawan STAY WITH ME CAFE lainnya merasa pernah melihat dokter Agam yang menjadi pusat perhatian tersebut.


Serasa tak asing, namun dimana aku melihatnya yah, gumam Veronica yang memang suka pelupa.



untuk visual dokter Agam Arsenio


(author mau pakai visual aktor dan aktris korea untuk para karyawan Stay With Me Cafe sama dokter Agam yah kakak kerna rencananya author mau bikin novel tersendiri buat para karyawannya Aberlie)



visualnya Veronica Leanna


Dokter Agam naik kepelaminan untuk memberi selamat pada Bram sahabatnya dan juga Aberlie.


"Selamat yah bro udah resmi sekarang" ucap dokter Agam memeluk Bram.


"Sama sama bro, lu cepet nyusul yah, si Haris ajah udah gandeng Risa noh masa lu kalah haha" Bram membalas pelukkan sahabatnya.


"Wah keduluan dong gua haha, nanti gua cari calonnya dulu bro baru merid"


Begitu dokter Agam turun dari pelaminan mata dokter Agam tertuju pada Aliva.


Ternyata dia juga disini, namun mengapa dia sendirian, kemana adiknya Bram, bukankah dia sedang menjalin hubungan dengan Aron, gumam dokter Agam namun ia tak berniat mendekati Aliva.


Dokter Agam sudah menyelidiki tentang siapa Aliva, dia tahu kalau saat ini Aliva sedang menjalin hubungan dengan Aron maka dari itu dokter Agam tak ingin mendekatinya walaupun ia pernah mengambil mahkota miliknya.


Sesuai dengan janjinya dulu sewaktu ia meninggalkan Aliva dihotel, jika Aliva masih sendiri ia akan bertanggu jawab padanya namun jika ia sudah bersama dengan pria lain dokter Agam tak akan mengganggunya dan menyimpan rahasia masa itu sebagai kenangan indah masalalu.


Dokter Agam takut jika Aliva sudah berhubungan dengan Aron, mengingan Aron yang terkenal dengan kehidupan malamnya yang suka bergonta ganti wanita tidak akan mungkin jika Aliva belum dicicipinya.


Dokter Agam berjalan menuju meja yang kosong, dia menoleh kearah meja sampingnya dan mendapati seseorang yang pernah ia lihat dirumah sakit.


Bukankah wanita itu adalah anak dari pasiennya dokter Ridwan, mengapa dia disini, sedang apa dia, apakah dia mengenal salah satu mempelai dari pengantin tersebut, gumam dokter Agam.


Malam semakin larut akhirnya acara pernikahan Aberlie dan Bram pun selesai.


Walaupun Bram lama tidak pulang namun Mansion Bram selalu rapih karena ada asisten rumah tangga dan tukang kebut yang bersih bersih walaupun mereka pulang setelah pekerjaan mereka selesai.


"Pulang ke mansion gak lu men?" tanya Bram pada Haris.


"Ngapain gua pulang ke mansion, gua suruh dengerin lu bersenandung ria, mending gua balik kerumah nenek atau ke apartemen, ya gak honey" ucap Haris seraya mengedipkan sebelah matanya pada Risa.


Bram dan Aberlie berpamitan pada keluarga besar Hanoraga dan keluarga Wijaya.


Aliva sangat kesal melihat mereka begitu mesra, lebih kesal lagi dengan Aron karena begitu sampai dihotel ia malah ditinggalkan olehnya.


***


Ditempat lain disebuat club malam didalam ruangan vip Aron tengah menikmati minumannya seraya ditemani oleh beberapa gadis seksi dan mont*k.


Sesekali ia mengecup bibir salah satu gadis tersebut atau memainkan gunung kembarnya dengan lidahnya.


Sudah biasa bagi Aron dan para gadis itu melakukan hal seperti itu berama dengan Aron, mereka sudah tak malu melakukannya bersama.


"Sayang, katakan padaku, apakah aku kurang ganteng?"


Para gadis tersebut menggelengkan kepalanya.


"Apakah aku kurang hebat?"


Lagi mereka menggelengkan kepalanya.


"Tapi kenapa ada gadis yang menolakku, apa kurangnya dari ku hm" Aron mencium bibir salah satuh gadis itu dengan bergairah dengan tangannya merem*s gunung milik gadis lain.


"Kita menuju tempat biasa hm?" ucap Aron yang disetujui para gadis yang berjumblah tiga orang gadis tersebut.


Sesampainya dihotel yang biasa Aron gunakan untuk menikmati malam panasnya, ia langsung mencium panas bibir si A dengan rakusnya dan seraya berjalan kearah tempat tidur.


Aron membuka baju si A dengan ganas dan memainkan lidahnya disalah satu gunung milik si A seraya tangan Aron bermain di gunung milik si B, sedangkan si C membuka celana yang dikenakan oleh Aron.


Setelah berhasil dibuka, si C kemudian langsung bermain pada si beo menggunakan mulutnya dengan liar.


Bibir Aron menger*ng kencang sambil tangan dan lidahnya bergerilya pasa si A dan si B.


Tak kalah dengan ketiga gadis tersebut mereka pun mengeluarkan suara indah mereka memenuhi seluruh kamar hotel tersebut.


Setelah puas dengan pemanasan yang begitu panjang Aron pun mulai memasukkan si beo pada milik si A terlebih dahulu.


Aron mem*mpa dengan begitu liarnya tanpa ampun, kemudian Aron merubah posisinya dia tiduran di atas kasur dan si B langsung menyambar naik keatas tubuh Aron seraya meraih dan memasukkan si beo pada miliknya.


B menari dengan liar diatas tubuh aron seraya Aron memainkan lidahnya dipucuk biji kelengkeng milik B.


Setelah B tumbang Aron kemudian meraih C dan membalik tubuhnya hingga membelakangi Aron dan Aron mulai bermain kuda kudaan dengan si C.


Terasa ada yang ingin keluar dari sibeo Aron kemudian menarik sibeo dan memuntahkannya kearah tiga gadis tersebut dan mereka pun berebut.


*****


Entahlah ada apa dengan ku yang dari kemarin updatenya yang panas mulu🥴


Mungkin efek disini sedang dalam cuacah dinging😁


Selamat membaca semuanya jangan lupa jejak kalian untuk menyemangati author berhalu ria ya.


tinggal rilis charging energinya Bram nih kakak semoga setelah charging energinya Bram author pikirannya kembali normal yah kak gak kasih yang panas panas terus🤭


salam hangat dari aku buat kalian semua yang setia menunggu update tan dari karya receh author ini🙏😊🤗❤