CEO BUCIN

CEO BUCIN
episode 39



"Egh? Kamu kenapa?"


"Mungkin masuk angin, Ta," jawab Manda.


Masuk angin? Apa benar, dia masuk angin? pikir


Eta.


2031 CEO Bucin - Missecha


ВАВ 24


Oke. Baringkan saja di tempat tidur," seru Ramon. "Terima kasih."


"Sama-sama, Pak Ramon. Kami mohon maaf atas keiadian ini, Pak," seru salah satu karyawan hotel.


"Tidak apa-apa. Kalian sudah bekeria dengan baik. Sekali lagi terima kasih," ucap Ramon dengan ramah


"Permisi, Pak. Kami tinggal dulu.


Di saat yang bersamaan Eta datang bersa


ma


dengan Manda.


"Astaga. Apa yang terjadi dengan Antonio?"


tanya Manda dengan rasa khawatirnya. Dia pun


menghampiri Antonio.


204| CEO Bucin - Missecha


"Sepertinya Nadine mencampurkan obat tidur, entah di makanan atau minuman kalian," jawab Ramon.


"Perempuan itu benar-benar sakit jiwa," maki Eta kesal. "Aku nggak tahu apa yang terjadi kalau Manda tidak menghubungiku tadi."


Ketiganya pun merasa cukup lega setelah melihat kondisi Antonio sudah aman sekarang.


"Eungh!"


Lenguhan itu membuat Manda, Eta, dan Ramon menatap ke arah Antonio.


"Akh, kepalaku sakit sekali," rintih Antonio memegang kepalanya.


Manda segera menghampiri sang suami. "Apa


kamu baik-baik aia?" tanvar


anyanya cemas


Antonio pun menatap Manda tajam. Tatapan Antonio itu berhasil di tangkap Ramon. Melihat gerak gerik Antonio yang tidak wajar, matanya merah seakan sedang menahan sesuatu.


Oh, tidak! Tidak mungkin kan wanita ular itu memasukkan obat peranasang, batinnya


205I CEO B.cin- Missecha


okay?"


Dia pun segera mendekati Antonio. "Bro? Are you


"Oh ..ehmm ... iyah," jawab Antonio


"Apa yang kamu rasakan sekarang?"


Ramon curiga


t


canya


"Tidak. Tidak ada," jawab Antonio, tetapi Ramon bisa melihat perubahan wajah itu "Astaga. Antonio, sepertinya kamu sedang dalam


t


pengaruh obat," celetuk Ramon lagi.taga. A


"Apa?" seru Eta dan Manda bersamaan.


"Obat apa?" tanya Manda


"Mand, kamu temani Antonio di sini. Biar aku


sama Eta cari pertolongan di bawah," ucap Ramon cepat Dia menarik tangan Eta untuk segera keluar dari kamar.


"Egh! Ada apa? Mau kemana?" protes Eta.


"Lho, ini ada apa? Ka Ramon, Eta! Heyl!" panggi


Manda


"Antonio kamu merasakan apa?" tanya Manda setelah ditinggal berdua saja


2061 CLO Bucin- Missecha


Antonio begitu gelisah dan panik, tetapi berusaha nik,i be


bersikap normal. "Pergilah! Kamu ikutlah Ramon dan Eta ke bawah."


"Apa? Tidak. Aku tidak akan meninggalkanmu di sini sendirian. Ada apa sebenarnya? Katakan padaku," ucap Manda.


Manda benar-benar polos untuk gadis normal


seusianya


"Aku tidak apa-apa. Aku hanya ingin istirahat," jawab Antonio.


Tidak. Antonio, sadar. Kamu nggak boleh melakukannya lagi, batinnya.


"Istirahatlah. Aku akan tetap di sini," ucap Manda


tetap bersikukuh di dalam kaman


Hal itu memancing emosi Antonio. Di satu sisi dia butuh pelampiasan, tetapi disisi lain dia tidak bisa melakukannya dengan Manda lagi.


"Keluar, Amanda! Aku bilang keluar dan tinggalkan aku sendiri," pekik Antonio mengusir Manda.


"Antonio, aku hanya...."


2071 CEO Bucin - Missecha


"Maaf. Cepat, keluarlah! Aku tidak mau melakukan kesalahan lagi," ucap Antonio tanpa melihat wajah Manda.


Melakukan kesalahan apa maksudnya? batin


Manda


"Baiklah. Istirahatlah. Aku permisi dulu," seru Antonio hanya menatap punggung sang istri tanpa berani menahannyaManda


"Argh! Sial!" pekiknya. Antonio pun segera masuk


ke dalam kamar mandi


Sementara Manda terus berialan untuk menemui Eta dan Ramon.


Semoga aja mereka berdua bisa menjadi pasangan suami istri yang benar-benar nyata, pikir Ramon


"Ada apaan, sih? Kok, kita malah tunggu di bawah?" tanya Eta yang ikut penasaran.


"Anak kecil nggak boleh tahu," ledek Ramon.


""h.. rese banget, sih." balas Eta


2081 CEO Bucin - Missecha