
"Egh? Kamu kenapa?"
"Mungkin masuk angin, Ta," jawab Manda.
Masuk angin? Apa benar, dia masuk angin? pikir
Eta.
2031 CEO Bucin - Missecha
ВАВ 24
Oke. Baringkan saja di tempat tidur," seru Ramon. "Terima kasih."
"Sama-sama, Pak Ramon. Kami mohon maaf atas keiadian ini, Pak," seru salah satu karyawan hotel.
"Tidak apa-apa. Kalian sudah bekeria dengan baik. Sekali lagi terima kasih," ucap Ramon dengan ramah
"Permisi, Pak. Kami tinggal dulu.
Di saat yang bersamaan Eta datang bersa
ma
dengan Manda.
"Astaga. Apa yang terjadi dengan Antonio?"
tanya Manda dengan rasa khawatirnya. Dia pun
menghampiri Antonio.
204| CEO Bucin - Missecha
"Sepertinya Nadine mencampurkan obat tidur, entah di makanan atau minuman kalian," jawab Ramon.
"Perempuan itu benar-benar sakit jiwa," maki Eta kesal. "Aku nggak tahu apa yang terjadi kalau Manda tidak menghubungiku tadi."
Ketiganya pun merasa cukup lega setelah melihat kondisi Antonio sudah aman sekarang.
"Eungh!"
Lenguhan itu membuat Manda, Eta, dan Ramon menatap ke arah Antonio.
"Akh, kepalaku sakit sekali," rintih Antonio memegang kepalanya.
Manda segera menghampiri sang suami. "Apa
kamu baik-baik aia?" tanvar
anyanya cemas
Antonio pun menatap Manda tajam. Tatapan Antonio itu berhasil di tangkap Ramon. Melihat gerak gerik Antonio yang tidak wajar, matanya merah seakan sedang menahan sesuatu.
Oh, tidak! Tidak mungkin kan wanita ular itu memasukkan obat peranasang, batinnya
205I CEO B.cin- Missecha
okay?"
Dia pun segera mendekati Antonio. "Bro? Are you
"Oh ..ehmm ... iyah," jawab Antonio
"Apa yang kamu rasakan sekarang?"
Ramon curiga
t
canya
"Tidak. Tidak ada," jawab Antonio, tetapi Ramon bisa melihat perubahan wajah itu "Astaga. Antonio, sepertinya kamu sedang dalam
t
pengaruh obat," celetuk Ramon lagi.taga. A
"Apa?" seru Eta dan Manda bersamaan.
"Obat apa?" tanya Manda
"Mand, kamu temani Antonio di sini. Biar aku
sama Eta cari pertolongan di bawah," ucap Ramon cepat Dia menarik tangan Eta untuk segera keluar dari kamar.
"Egh! Ada apa? Mau kemana?" protes Eta.
"Lho, ini ada apa? Ka Ramon, Eta! Heyl!" panggi
Manda
"Antonio kamu merasakan apa?" tanya Manda setelah ditinggal berdua saja
2061 CLO Bucin- Missecha
Antonio begitu gelisah dan panik, tetapi berusaha nik,i be
bersikap normal. "Pergilah! Kamu ikutlah Ramon dan Eta ke bawah."
"Apa? Tidak. Aku tidak akan meninggalkanmu di sini sendirian. Ada apa sebenarnya? Katakan padaku," ucap Manda.
Manda benar-benar polos untuk gadis normal
seusianya
"Aku tidak apa-apa. Aku hanya ingin istirahat," jawab Antonio.
Tidak. Antonio, sadar. Kamu nggak boleh melakukannya lagi, batinnya.
"Istirahatlah. Aku akan tetap di sini," ucap Manda
tetap bersikukuh di dalam kaman
Hal itu memancing emosi Antonio. Di satu sisi dia butuh pelampiasan, tetapi disisi lain dia tidak bisa melakukannya dengan Manda lagi.
"Keluar, Amanda! Aku bilang keluar dan tinggalkan aku sendiri," pekik Antonio mengusir Manda.
"Antonio, aku hanya...."
2071 CEO Bucin - Missecha
"Maaf. Cepat, keluarlah! Aku tidak mau melakukan kesalahan lagi," ucap Antonio tanpa melihat wajah Manda.
Melakukan kesalahan apa maksudnya? batin
Manda
"Baiklah. Istirahatlah. Aku permisi dulu," seru Antonio hanya menatap punggung sang istri tanpa berani menahannyaManda
"Argh! Sial!" pekiknya. Antonio pun segera masuk
ke dalam kamar mandi
Sementara Manda terus berialan untuk menemui Eta dan Ramon.
Semoga aja mereka berdua bisa menjadi pasangan suami istri yang benar-benar nyata, pikir Ramon
"Ada apaan, sih? Kok, kita malah tunggu di bawah?" tanya Eta yang ikut penasaran.
"Anak kecil nggak boleh tahu," ledek Ramon.
""h.. rese banget, sih." balas Eta
2081 CEO Bucin - Missecha