CEO BUCIN

CEO BUCIN
episode 14



"Lari, Kak Mandal Ayo, lari, Kak!" sorak-sorai anak panti menyemangati Manda yang terus berlar menghindari Dean.


"Aku akan menangkapmu dan memakanmu," ancam Dean dengan membuat mimik muka yang menveramkan


"Coba aja kalau bisa!" ucap Manda meledek.


Manda terus berlari sampai tidak melihat ada batu di hadapannya, kaki Manda pun tersandung dan membuatnya hampir terjatuh, tetapi Dean menyergapnya dari belakang dan menariknya. Posisi Manda yang tidak sempurna menahan bobot tubuhnya.


membuat keduanya pun teriatuh bersamaan


Antonio kembali diperlihatkan pemandangan yang membuatnya emosi. "Dalam satu hari saja kalian sudah dua kali berpelukan seperti itu. Luar biasa sekali kalian berdua. Amanda, aku akan membalasmu," gumam Antonio.


"Argh! Sial!" pekiknya sambil memukul-muku setir mobil, membuat luka di tangannya semakin terasa nyeri. "Sepertinya aku sudah terlalu baik padamu Baiklah. Kita lihat siapa yang akan bertahan," geram Antonio. Dengan menginjak pedal gasnya, dia melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh.


66) CEO Bcin Missecha


"Astaga. Kamu nggak apa-apa?" tanya Dean


Meskipun dari kecil terbiasa dengan Dean, tetapi Manda cukup tahu diri akan status dia sekarang sebagai seorang istri. Manda menepis dengan lembut tangan Dean dan menjauhkan tubuhnya. "Aku aku nggak apaapa, Kak,"jawabnya kikuk.


"Astaga. Kalian baik-baik saja?" tanya Bu Angel.


Dean pun membantu Manda berdiri. "Nggak apa apa, Bu," balas keduanya kompak.


"Kita sudahi saja, ya, mainnya." Bu Angel pun membawa anak-anak kembali ke dalam bersama dengan


mereka berdua


Antonio memilih kembali pulang ke rumah orang


tuanya. Sampai malam Antonio berada di sana, membiarkan Manda yang sudah pulang ke rumah harus melewati waktu makan malam sendirian.on


"Antonio ke mana, ya? Telepon dan pesanku


ntonio


nggak dibalas," ucap Manda.


Jam makan malam pun sudah lewat. Kalau biasanya Manda akan langsung ke kamarnya, tetapi carena melihat sang suami belum juga menampakkar diri, Manda pun memilih tetap berada di bawah sampai


Antonio kembali


671 CEO Bucin- Missecha


"Akhirnya pulang juga dia," ucap Manda.


Meskipun sering ribut dengan Antonio, tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa hati kecil Manda sudah tertanam nama


Antonio.


Ceklek... (Pintu erbuka)


Antonio sesaat terkejut mendapati sang istri tnd


sedang menunggunya, tetapi Antonio memilih tidak menghiraukan Manda. Dia terus berjalan tanpa menatap sang istri.


"Dari mana kamu? Aku coba telepon dan kirim pesan, tapi kamu nggak balas sama sekali," ujar Manda melayangkan protesnya. Namun, Antonio terus berjalan tanpa menghiraukannya.


"Antoniol" Manda menarik tangan sang suami.


Namun, begitu kaget dirinya karena Antonio dengan kasar menepis tangannya. Bahkan, menatapnya layaknya orang asing. Antonio terus berjalan menghindari Manda tanpa kata menuju ke atas.


"Ada apa lagi? Apa aku membuat kesalahan lagi?"


tutur Manda pelan.


68| CEO Bucin - Missecha


ВАВ 9


Cahaya matahari pagi mulai memasuki kama Antonio, melalui celah-celah jendela yang dibiarkan terbuka olehnya. Tubuh Antonio pun mulai menggeliat di atas ranjang seakan berperang dengan diri sendiri, tetap tidur atau bangun.


Sementara Amanda, sudah lebih dulu bangun pagi itu. Manda membantu bibi mengerjakan sebagian pekerjaan rumah tangganya dan tentunya juga menyiapkan sarapan untuk Antonio.


"Bi, Manda udah selesai masak. Nanti tolong taruh di meja makan, ya. Manda ke atas dulu mau mandi.


Paling sebentar lagi Antonio akan turun," ucap Manda


ramah.


"Baik, Non. Nanti bibi sajikan di meja makan. Non mandi aja dulu," balas sang bibi.


691 CEO Bucin - Missecha