
"Habisnya mama heran. Mama udah muter
muter ajak Manda belanja, dia malah pilih ke swalayan dan beli itu semua." Tunjuk Celine ke arah keranjang dorong belanjaan. "Kamu tahu? Itu buat anak-anak panti
asuhan. Katanya untuk perlengkapan kebutuhan mereka di panti," ucap Celine terus berbicara tentang fakta Manda
Kamu harus tahu tentang siapa istri kamu yang sebenarnya, Antonio, batin Celine.
Tatapan Antonio semakin menjadijadi kepada
Manda. Tatapan yang tidak bisa diartikan oleh siapa pun juga selain Antonio.
"Mah, kita makan sekarang, ya," ucap Manda. Dia berharap Celine segera berhenti berbicara.
"Oh, Sayang ... maafkan mama. Baiklah. Mari
makan!" seru Celine tersenyum penuh kemenangan
Sementara Manda dan Antonio tetap diam seribu
bahasa
Aku percaya. Mereka berdua saling mencintai, tapi mereka bertahan dengan ego mereka masingmasing, batin Celine.
901 CEO Bucin - Missecha
"Tunggu sebentar. Mama akan menelepon teman," ucap Celine. Dia memilih untuk memberikan waktu bagi Manda dan Antonio.
"Mah .. tapi, Mah," protes Manda. Dia tidak ingin ditinggal berdua saja dengan Antonio.
Mama ini bener-bener tega ninggalin aku, batin
Manda.
Suasana canggung dan kikuk di antara Antonio dan Manda benar-benar sangat terasa. Keduanya memilih tetap diam. Bahkan, mereka tetap diam sampai
Celine datang.
Mereka berdua sepertinya harus aku kurung di hutan, pikir Celine gemas sendiri.
"Kenapa pada diam? Ayo, makan!" ajak Celine Barulah mereka makan.
Celine memperhatikan cara makan sang menantu. "Sepertinya enak juga begitu. Coba kamu buatkan untuk mama," pintany
Manda benar-benar pencinta drama Korea Bahkan, sampai cara makan orang Korea pun Manda hafal sekali. Manda mengambil daun selada dan menaruh potongan daging asap yang sudah diberi
bumbu. Ditambah dengan bawang putih bakar, lalu acar
911 CEO Bucin- Missecha
kimchi dan nasi merah sedikit. Dia membungkusnya
kembali dengan daun selada. Manda pun menyuapi sang mertua.
"Gimana. Mah?"
"Hmmm, enak sekali, Sayang," jawab Celine.
"Sekarang buatkan untuk suami kamu juga dan suapi dia
"Apa, Mah?!" balas Manda.
"Kenapa, Sayang? Kok. kamu terkeiut?" tanya
Celine penuh selidik.
Astaga. Tidak, tidak. Mama tidak boleh tahu
kalou aku dan Antonio lagi ada masalah, pikir Manda.
Manda dengan cepat melakukan hal yang sama untuk menyuapi Antonio. Ini," ucapManda, memberikan bungkusan savur kepada Antonio.
"Lho, disuapi dong, Sayang," seru sang mertua.
"Tapi. Mah...."
Antonio pun mencondongkan kepalanya dan menarik tangan Manda untuk menyuapinya. Melihat
921 CLO B.cin-Missecha
balasan itu, Manda pun menjadi berani dan menyuapi Antonio
ВАВ 12
Ahtonio benar-benar mirip sekali dengan Dave.
Ego mereka berdua soma-sama besor. Untung sajc mereka punya istri yang sabar seperti aku dan Manda,
batin Celine
"Mah." panggil Manda lembut.
"Yah? Ada apa, Sayang?"
"Sudah malam, Mah. Sebaiknya kita pulang, yah."
ucap Manda memberitahu sang mertua.
"Beruntung sekali suami kamu punya istri seperti kamu, Manda. Sudah lembut, baik, dan tahu waktu lagi, seru Celine seraya mengeraskan suaranya. Dia benar
benar gemas dengan anak lelakinya itu
"Mah, ayo pulang!" ajak Manda lagi. Sejujurnya Manda merasa tidak nyaman karena di hadapannya sang suami selalu menatapnya
94] CEO B..cin- Missecha
"Ya, sudah. Kita berpisah di sini saja. Kalian berdua langsung pulang, yah. Papa akan menjemput mama di sini," ujar Celine.
Belum hilang rasa tidak nyamannya karena harus berhadapan langsung dengan Antonio, kini Manda dihadapkan lagi oleh pilihan untuk pulang bersama sang suami. Itu artinya mereka akan kembali satu mobil dengan kata lain berada di dalam mobil hanya berdua saja.
"Tapi, Mah. Kan ... Manda datang bareng Mama tadi. Jadi, kita pulang sama-sama, yah, Mah," pinta Manda dengan wajah memohon.
Antonio sadar jika Manda berusaha menghindarinya lagi. "Biar lo antar Mama sekalian, vah."
"Nggak usah. Kalian langsung pulang aja. Papa udah di jalan mau ke sini," ucap Celine.
Oh, sayang-sayangku. Sampai kapan kalian harus saling menghindar seperti ini? batin Celine sedih.
"Manda naik taksi aja, Mah, karena mau antar in ke panti asuhan. Biar Antonio langsung balik. Dia kan capek, Mah," seru Manda sebagai usaha terakhirnya.
95 CEO Butin-Missecha