CEO BUCIN

CEO BUCIN
episode 38



"Diam, kamu!"


Plak... (Satu tamparan Eta berikan pada Nadine


"Pergilah, kamu ke neraka dan jangan coba-coba


mengganggu Antonio dan Manda lagil Pergi, kamu!" usir


Eta.


"petugas, bawa gadis gila ini keluar dari sini," perintah Ramon tegas


"Eh, lepaskan! Lepaskan aku! Eta, awas kamu!


Lihat saja! Antonio itu punyaku, bukan anak panti asuhan itu!" teriak Nadine sambil terus ditarik keluar oleh beberapa karyawan hotel.ask


"Wah, hebat sepupuku inil Gila! Keren banget


kamu!" puji Ramon. "Pantesan nggak ada laki-laki yang berani mendekatimu, yah," godanya lagi.at sepu


"Kamu memujiku atau menghinaku?" Tatapan tajam Eta berhasil membungkam Ramon.


Kalau begini benar-benar mirip Antonio, kamu


batin Ramon.


Sang waitress pun kembali datang dengan mengantarkan satu botol wine mahal yang ternyata sudah disiapkan oleh Nadine. Ada 2 botol red wine dan


white wine. Di botol red wine lah Nadine sudah


197) CO B.cin - Missecha


mencampur obat perangsang dan obat tidur yang ditujukan untuk AntonieNadinee tahu bebetul bahwa


Antonio lebih menyukai red wine. Tetapi dia membawa


white wine agar terlihat natural dan tidak begitu mencurigakan


"Permisi, Tuan dan Nyonya. Sebagai hadial malam ini, kami memberikan wine terbaik," ucap sang waitress


"Oh, tidak. Tidak usah. Air putih saja cukup," balas


Manda cepat.


Antonio pun menatapnya tajam


"Baiklah," jawab Manda mengalah akhirnya.


"Terima kasih," ucap Antonio.


Setelah melihat kepergian sang waitress, Antonio pun menegur Manda. "Jaga sikapmu!"


"lyah. Maafkan aku."


"Kamu mau coba?" tanya Antonio menawarkan.


"Apa? Oh, tidak. Aku tidak suka minum alkohol."


seru Manda menolaknya


Aku kan anak baik-baik, ucap batin Manda polos.


198) CEO B.cin Misseca


"Cobalah, sedikit saja. Tidak akan membuatmu mabuk," seru Antonio. Antonio pun menuangkan sedikit ke gelas Manda dan memberikan red wine itu ke Manda.


Namun, saat Manda mencium aromanya seketika itu juga gemuruh dalam perut Manda seolah berontak ingin keluar, Manda tiba-tiba merasakan mual yang sangat hebat


"Kenapa?"


Manda tidak bisa menjawabnya dan berlari ke kamar Mandi sambil merutup mulutnya. Sementara itu saat Antonio ingin mengejarnya, sang waitress suruhan


Nadine menahan.


"Tuan, tenanglah. Staf perempuan kami akan


melihat kondisi Nyonya di kamar mandi," sergahnya cepat menghentikan langkah Antonio


"Benarkah? Baiklah, kalau begitu tolong lihat


istriku," balas Antonio


"Baik, Tuan! Silakan kembali menikmati makanan," ucap sang waitress licik.


Antonio pun kembali duduk dan menikmati red wine kesukaannya. Dia bahkan meminum sampai beberapa gelas


199 CEO Bucin - Missecha


"Astaga! Apa yang terjadi padaku? Kenapa mual sekali perutku dan kepalaku pusing?" seru Manda di dalam kamar mandi


Saat Manda akan kembali ke mejanya, tiba-tiba pintu kamar mandi terkunci dari luar.


Kepanikan mulai terlihat di wajah Manda.


"Tolong! Buka


pintunya, Antonio! Antonio, tolong aku!" teriak Manda terus berteriak meminta bantuan.


Sementara waitress suruhan Nadine sudah


bergerak mendekati meja Antonio


"Aku sepertinya terlalu banyak minum. Akhh!


Pusing sekali kepalaku," ucap Antonio


Bruk...


Tidak lama setelah itu Antonio pun tertidur.


"Bagus! Sekarang saatnya aku akan membawanya ke kamar Nona Nadine. Tapi kenapa orang-orangdi sana tidak bisa dihubungi?" gumam sang waitress.


200 CO Bucin- Missecha


"Hey! Kalian bantu aku membawanya ke atas.


Aku akan membayar kalian," seru sang waitress kepada teman-teman lainnya.


saat mereka akan membawa tubuh Antonio, saat


itulah Ramon datang bersama Eta dan beberapa pegawai


hotel lain serta petusas se


ecurity hotel.


"Berhentil Singkirkan tangan kalian dari sepupuku," ancam Ramon.


"Pak, tangkap dia," perintah Eta.


Sang waitress suruhan Nadine pun berusaha lari,


tetapi berhasil dikejar.


"Ramon, bawa Antonio ke atas. Aku akan mencar


Manda," ucap Eta. "Astaga. Aku pikir hal semacam in hanya ada di sinetron. Benar-benar banyak orang jahat erkeliaran ternyata," umam Eta.


Eta terus mencari Manda sampai ke kaman mandi, sedangkan Ramon dibantu yang lainn membawa Antonio ke kamar hotel yang mereka booking.


"Tolong! Siapa pundi sana. Tolong aku!" teriak


Manda


"Astaga. Itu Manda!" Eta segera menghampiri asal suara Manda dan membuka kunci dari luar.


201 CEO Bcin - Missecha


Ceklek...


"Manda!"


“Etal


Keduanya pun berpelukan. "Kamu nggak apa-apa,


Mand?" tanya Eta.


"lyah. Oiya, Antonio? Antonio mana?" tanya


Manda


"Antonio aman. Ramon sudah membawanya ke


atas."


"Oh, syukurlah..."


"Untung kamu menghubungiku, Mand, karena


kamu tahu? lika tidak, maka Nadine akan


menghancurkan kalian berdua." ucap Eta.


"Apa? Nadine?"


"Ya. Dia sudah merencanakan ini. Nanti aku ceritakan. Lebih baik kita ke atas sekarang," seru Eta (Oeekk.oeekkk ...) Tba-tiba perut Manda


kembali terasa mual


202) CEO Bucin - Missecha