
"Diam, kamu!"
Plak... (Satu tamparan Eta berikan pada Nadine
"Pergilah, kamu ke neraka dan jangan coba-coba
mengganggu Antonio dan Manda lagil Pergi, kamu!" usir
Eta.
"petugas, bawa gadis gila ini keluar dari sini," perintah Ramon tegas
"Eh, lepaskan! Lepaskan aku! Eta, awas kamu!
Lihat saja! Antonio itu punyaku, bukan anak panti asuhan itu!" teriak Nadine sambil terus ditarik keluar oleh beberapa karyawan hotel.ask
"Wah, hebat sepupuku inil Gila! Keren banget
kamu!" puji Ramon. "Pantesan nggak ada laki-laki yang berani mendekatimu, yah," godanya lagi.at sepu
"Kamu memujiku atau menghinaku?" Tatapan tajam Eta berhasil membungkam Ramon.
Kalau begini benar-benar mirip Antonio, kamu
batin Ramon.
Sang waitress pun kembali datang dengan mengantarkan satu botol wine mahal yang ternyata sudah disiapkan oleh Nadine. Ada 2 botol red wine dan
white wine. Di botol red wine lah Nadine sudah
197) CO B.cin - Missecha
mencampur obat perangsang dan obat tidur yang ditujukan untuk AntonieNadinee tahu bebetul bahwa
Antonio lebih menyukai red wine. Tetapi dia membawa
white wine agar terlihat natural dan tidak begitu mencurigakan
"Permisi, Tuan dan Nyonya. Sebagai hadial malam ini, kami memberikan wine terbaik," ucap sang waitress
"Oh, tidak. Tidak usah. Air putih saja cukup," balas
Manda cepat.
Antonio pun menatapnya tajam
"Baiklah," jawab Manda mengalah akhirnya.
"Terima kasih," ucap Antonio.
Setelah melihat kepergian sang waitress, Antonio pun menegur Manda. "Jaga sikapmu!"
"lyah. Maafkan aku."
"Kamu mau coba?" tanya Antonio menawarkan.
"Apa? Oh, tidak. Aku tidak suka minum alkohol."
seru Manda menolaknya
Aku kan anak baik-baik, ucap batin Manda polos.
198) CEO B.cin Misseca
"Cobalah, sedikit saja. Tidak akan membuatmu mabuk," seru Antonio. Antonio pun menuangkan sedikit ke gelas Manda dan memberikan red wine itu ke Manda.
Namun, saat Manda mencium aromanya seketika itu juga gemuruh dalam perut Manda seolah berontak ingin keluar, Manda tiba-tiba merasakan mual yang sangat hebat
"Kenapa?"
Manda tidak bisa menjawabnya dan berlari ke kamar Mandi sambil merutup mulutnya. Sementara itu saat Antonio ingin mengejarnya, sang waitress suruhan
Nadine menahan.
"Tuan, tenanglah. Staf perempuan kami akan
melihat kondisi Nyonya di kamar mandi," sergahnya cepat menghentikan langkah Antonio
"Benarkah? Baiklah, kalau begitu tolong lihat
istriku," balas Antonio
"Baik, Tuan! Silakan kembali menikmati makanan," ucap sang waitress licik.
Antonio pun kembali duduk dan menikmati red wine kesukaannya. Dia bahkan meminum sampai beberapa gelas
199 CEO Bucin - Missecha
"Astaga! Apa yang terjadi padaku? Kenapa mual sekali perutku dan kepalaku pusing?" seru Manda di dalam kamar mandi
Saat Manda akan kembali ke mejanya, tiba-tiba pintu kamar mandi terkunci dari luar.
Kepanikan mulai terlihat di wajah Manda.
"Tolong! Buka
pintunya, Antonio! Antonio, tolong aku!" teriak Manda terus berteriak meminta bantuan.
Sementara waitress suruhan Nadine sudah
bergerak mendekati meja Antonio
"Aku sepertinya terlalu banyak minum. Akhh!
Pusing sekali kepalaku," ucap Antonio
Bruk...
Tidak lama setelah itu Antonio pun tertidur.
"Bagus! Sekarang saatnya aku akan membawanya ke kamar Nona Nadine. Tapi kenapa orang-orangdi sana tidak bisa dihubungi?" gumam sang waitress.
200 CO Bucin- Missecha
"Hey! Kalian bantu aku membawanya ke atas.
Aku akan membayar kalian," seru sang waitress kepada teman-teman lainnya.
saat mereka akan membawa tubuh Antonio, saat
itulah Ramon datang bersama Eta dan beberapa pegawai
hotel lain serta petusas se
ecurity hotel.
"Berhentil Singkirkan tangan kalian dari sepupuku," ancam Ramon.
"Pak, tangkap dia," perintah Eta.
Sang waitress suruhan Nadine pun berusaha lari,
tetapi berhasil dikejar.
"Ramon, bawa Antonio ke atas. Aku akan mencar
Manda," ucap Eta. "Astaga. Aku pikir hal semacam in hanya ada di sinetron. Benar-benar banyak orang jahat erkeliaran ternyata," umam Eta.
Eta terus mencari Manda sampai ke kaman mandi, sedangkan Ramon dibantu yang lainn membawa Antonio ke kamar hotel yang mereka booking.
"Tolong! Siapa pundi sana. Tolong aku!" teriak
Manda
"Astaga. Itu Manda!" Eta segera menghampiri asal suara Manda dan membuka kunci dari luar.
201 CEO Bcin - Missecha
Ceklek...
"Manda!"
“Etal
Keduanya pun berpelukan. "Kamu nggak apa-apa,
Mand?" tanya Eta.
"lyah. Oiya, Antonio? Antonio mana?" tanya
Manda
"Antonio aman. Ramon sudah membawanya ke
atas."
"Oh, syukurlah..."
"Untung kamu menghubungiku, Mand, karena
kamu tahu? lika tidak, maka Nadine akan
menghancurkan kalian berdua." ucap Eta.
"Apa? Nadine?"
"Ya. Dia sudah merencanakan ini. Nanti aku ceritakan. Lebih baik kita ke atas sekarang," seru Eta (Oeekk.oeekkk ...) Tba-tiba perut Manda
kembali terasa mual
202) CEO Bucin - Missecha