
Eta? Aku ada di mana, Ta?" tanya Manda
"Kamu di rumah sakit, Sayang. Tadi kamu
mengalami kecelakaan," jawab Eta jujur.
"Anakku?" Refleks Manda memegang perutnya.
"Kamu hebat, Sayang. Kamu ibu yang baik dan
keponakanku juga kuat-kuat. Mereka baik baik-baik saja," balas Eta
"Syukurlah!" seru Manda. Manda pun melihat
sekeliling.
"Apa kamu mencari Antonio? Dia sedang
berbicara dengan dokter. Dia yang membawamu ke sini,"
ucap Eta. "Aku akan pangil"
"Jangan," potong Manda. "Aku minta tolong, Ta Bisakah kali ini saja, aku memohon padamu?"
Eta jelas bingung maksud dari perkataan Manda "Minta tolong apa?" tanya Eta.
2471 CLO Bucin- Missecha
"Aku ... aku ... idak ingin bertemu Antonio. Aku
... aku benar-benar tidak ingin bertemu dengannya Tolong aku, Ta. Aku hanya.."
Eta memegang tangan iparnya itu. "Baiklah. Aku
akan bilang Antonio untuk tidak menemuimu. Kamu tenang saja. Yang penting kamu sehat dulu sekarang, yah," jawab Eta.
Ini yang aku khawatirkan, Antonio. Kamu sudah terlalu dalam melukainya. Bagaimana jika dia tidak ingin bertemu iagi denganmu selamanyo? batin Eta.
"Kamu, istirahatah. Aku akan ke depan sebentar," ucap Eta lembut.
"lyah, Ta. Kepalaku masih sakit sekali."
"Obatnya sedang bekerja. Jadi, tidurlah." Kembal
perintah Eta.
Saat Manda menutup matanya, saat itulah Eta memilih keluar dan menemui Antonio.
"Kamu udah keluar? Aku baru mau masuk ke dalam," ucap Antonio.
248 CEO Bucin Missecha
"o, aku rasa untuk saat ini kamu jangan menemui
Manda dulu," pukas Eta.
"Kenapa? Apa dia tidak ingin bertemu
denganku?"
"Dia masih marah padamu. Kondisinya juga masih
belum stabil. Jadi, aku mohon. Tolong aku. Aku udah janj
sama Manda. Kamu bisa melihatnya dari jauh saat dia sudah tidur nanti," tutur Eta.
Ini hukuman kamu, 1o. Setidaknya sompai Mando tenang dulu,pir Eta.
"Aku mengerti. Aku akan menghubungi mama dan papa sekarang," seru Antonio
Kamu benar-benar tidak ingin menemuiku?
Maafkan aku, Manda. Aku akan tetap menjagamu dari jauh, ucap hati Antonio.
feel it
2491 CEO Buein - Missecha
Bab 29
Celine, Dave, Rendy, Andini serta Grandpa Dikta
dan Grandma Deandra juga sudah berdatangan ke rumah sakit untuk melihat kondisi Amanda
"Antonio! Apa yang terjadi dengan Manda?"
cecar Celine begitu menemukan sosok Antonio dan Eta di depan kamar rawat Manda
"Ehmm, tadi Manda ... Manda.."
Melihat Antonio juga merasa terpukul, Eta pun mengambil alih untuk menjawab pertanyaan ibu dan keluarganya.
"Mama dan yang lainnya tenang saja. Manda tidak ada kenapa-napa, kok. Tadi ada insiden kecil, tapi
2501 CEO Bucin - Missecha
lukanya tidak parah dan sudah ditangani dokter," terang Eta lugas dan menjelaskan semuanya.
"Syukurlah kalau begitu," ucap sang nenek Deandra yang juga membuat lega yang lain.
"Mah, tapi ada satu kabar penting yang harus kalian ketahui, Iho," potong Eta membuat mereka semus penasaran.
"Kabar apa, Nak?" tanya Dikta.
"Jangan buat mama penasaran, Sayang. Cepat, katakan," balas Celine.
"Antonio! Cepat beritahu mereka. Kamu yang
berhak memberitahu mereka," ucap Eta
"Ah, a-aku .. aku harus bilang apa?" tanyanya.
Oh, astaga! CEO kita ini ternyata bisa nggak berguna jugo, umpat Eta dalam hatinya.
"Hey, kalian berdua . jangan bikin orang tua penasaran. Dosal" goda Rendy, uncle mereka.
251 CEO Bucin- Missecha
"Oke. Biar Eta yang bilang, yah, Jadi
di, bapak-bapak
dan ibu-ibu sekalian, sebentar lagi." Eta terus memperlambat bicaranya. "Sebentar lagi..."
"Etal" Peringatan pertama keluar dari Dikta, sang
kakek.
"Hehe .. aku cuma bercanda. Oke, oke," kekeh
Eta. "Sebentar lagi keluarga Wiradijaya akan bertambah anggota keluarga barul Yeaayy!" seru Eta riang.
Namun, keluarganya hanya diam karena masih coba mencerna perkataan Eta.
"Lho! Kok .. pada diam, sih? Papa! Mama!
Sebentar lagi kalian akan jadi kakek nenek," seru Eta.
"Ya, ampun! Jadi, Manda hamil sekarang?" sahut Andini, Pernyataan Andini barulah menyadarkan mereka semua.
"Hamil? Cucu?" gumam Celine. "Sayang, selamat yah. Sebentar lagi kamu akan menjadi seorang nenek bisik Dave
2521 CO Bucin- Missecha