CEO BUCIN

CEO BUCIN
episode 100



Sore hari Haris bersiap menuju rumah sakit untuk mengecek kondisi kandungan Risa seperti yang disarankan Sandra.


"Siap Honey?" tanya Haris menghampiri sang istri yang sudah cantik.


"Hm aku siap Honey," jawab Risa yang masih melihat dirinya berada di deoan cermin, Haris memeluknya dari belakang.


"Apa dia membuatmu mual lagi?" tanya Haris kembali mengusap perut Risa yang masih datar.


"Tidak, dia sangat pintar setelah di beri obat dia menjadi anteng tak membuatku mual Honey," jawab Risa tersenyum lebar.


"Bisa kita berangkat sekarang, setelah dari tempat Sandra kita akan ke rumah utama untuk memberikan kabar bahagia ini pada Kakek dan Nenek," ajak Haris merancang rencananya.


"Oke ayu kita berangkat sekarang," jawab Risa dan Haris pun melepas pelukannya.


"Kamu cantik sekali," puji Haris dan Risa pun langsung tersenyum lebar.


Mereka keluar dari apartemennya menuju parkiran mobil. Setelah berada di dalam mobil dan memastikan Risa memasang sabuk pengamannya Haris melajukan mobilnya menuju rumah sakit milik Agam. Tak butuh waktu lama mobil pun sudah berhenti di parkiran rumah sakit.


"Lihat lah Ris, dia masih sebesar kacang, dia masih memerlukan nutrisi dan vitamin dari Ibunya," jelas Sandra sambìl menunjuk ke arah layar yang ada di hadapannya.


Risa dan Haris tersenyum bahagia melihat sang calon anak yang masih sebesar kacang di layar.


"Dia kecil sekali Honey," ucap Risa terharu.


"Ini vitamin yang harus di konsumsi oleh Risa setiap hari, diawal trisemester pertama kamu bakal ngalamin yang namanya morning sickness dimana sang calon ibu akan mengalami mual dan bahkan ada yang sampai muntah setelah makan, ini berlangsung selama tiga bulan awal kehamilan yah Ris, tapi kamu juga harus paksa untuk makan karena diawal kehamilan dia membutuhkan asupan makanan yang mengandung banyak vitamin dan protein, jangan lupa minum air mineralnya yang cukup," jelas Sandra pada Risa dan Haris.


"Satu hal lagi yang harus diingat oleh kalian, ditiga bulan kedepan kalian tidak dianjurkan untuk berhubungan badan terlalu sering, kalau bisa sibeo ditahan dulu buat bangu selama tiga bulan yah Ris," tambah Sandra.


"Waduh, karatan dong San," protes Haris dan Sandra hanya terkekeh.


"Hehe gak juga kali Ris, kalian bisa melakukannya seminggu sekali tapi jangan yang over, cukup dengan santai dan perlahan karena usia kandungan satu sampai tiga bulan rentan sekali keguguran," jelas Sandra kembali.


"Baiklah San akan ku usahakan," jawab Haris lemas dan Risa hanya terkekeh, sebenarnya dia juga merasa berat mengingat dia juga seorang yang hyper.


Haris dan Risa keluar dari ruangan Sandra menuju apotek untuk mengambil vitamin yab diresepkan oleh Sandra untuk Risa.


Tak lama Nama Risa di panggil Haris pun menghampirinya dan mengambil vitamin tersebut.


Mereka langsung menuju parkiran rumah sakit setelah mendapatkan vitaminnya, mereka berencana mampir keswalayan terlebih dahulu untuk membeli susu ibu hamil baru setelah itu menuju rumah utama.


"Mau rasa apa Honey?" tanya Haris yang sedang melihat lihat berbagai merk susu.


"Aku suka coklat Honey, kita beli coklat saja oke," jawab Risa yang sudah memilib merk susu yang ia inginkan.


"Oke lah." Haris mengambil beberapa kardus susu berukuran besar dan memasukkannya ke dalam troly.


Setelah mendapatkan susu untuk Risa mereka lanjut membeli beberapa camilan dan buah kesukaan Risa.


Tak terasa ternyata troly yang di dorong Haris sudah pergi mereka pun manuju kasir untuk membayar belanjaannya.


Setelah selesai membayar semua belanjaannya dan memasukkanya ke dalam bagasi mobil mereka langsung menuju ke rumah utama.


"Aku mau martabak manis Honey," pinta Risa tiba tiba.


"Oke," jawab Haris dan ia langsung menuju tempat penjual martabak manis berada.


"Mau yang rasa apa Honey?" tanya Haris saat sudah berada di depan penjual martabak.


"Aku mau martabak manis rasa ketan hitam plus keju, sama martabak telornya satu yah Honey yang spesial pake telur bebek tapi kasih keju mozarela," pinta Risa pada Haris dan Haris pun mendadak bingung.


"Emang bisa martabak telor pake keju mozarella yah Honey?" Haris malah berbalik nanya pada sang istri.


"Udah minta ajah seperti itu nanti juga di buatin," rengek Risa.


"Bang minta martabak manis ketan hitam plus keju dan martabak telor spesial kasih keju mozarela yah bang," pesan Haris pada penjual martabak tersebut dan seketika penjual martabak pun langsung herman.


"Baik mas di tunggu yah," jawab sang penjual martabak tersebut yang kehermanan tapi tak bertanya.


(wkwk ini menu ngidamnya othor gaes😂)


Tak lama akhirnya martabak tersebut jadi dan sang penjual memberikan martabak tersebut pada Haris.


"Berapa bang?" tanya Haris menerima martabak tersebut.


"Jadi tujuh puluh ribu mas," jawab penjual martabak.


"Ini duitnya lebihnya ambil saja buat anaknya kalau udah punya anak," ucap Haris seraya memberikan tiga lembar uang berwarna biru.


"Makasih mas, semoga rejekinya selalu lancar," penjual martabak tersebut mengambil uang tersebut dan berterimakasih pada Haris.


Haris dan Risa melanjutkan perjalanan mereka menuju rumah utama untuk memberikan kabar bahagia tersebut pada Fatma dan Harun.


Mereka sampai pada saat jam makan malam, Haris dan Risa langsung masuk ke dalam rumah utama untuk menemui sang nenek.


"Waaaah kalian juga ada di sini rupanya, pas sekali jadi aku gak perlu menghubungi kalian," ucap Risa saat masuk ke dalam rumah.


"Ada apa Ris ko kayanya kamu bahagia sekali?" tanya Fatma penasaran, maklum Fatma kan kang kepo😂


"Kita makan malam dulu Nek nanti Haria kasih tahu ada apa," jawab Harìs yang sengaja ingin membuat sang nenek penasaran.


"Baiklah kita makan malam sekarang," ucap Fatma mengalah.


Dan akhirnya mereka makan malam bersama dengan romantis, beruntung saat makan malam Risa tak mual jadi ia bisa makan dengan lahap karena dari pagi ia belum masuk nasi.


"Ini martabak kamu Honey, Berl takut ngiler cobain martabak aneh keinginan sang Permaisuri Haris hehe," tawar Haris pada Aberlie.


"Apa sih coba aku mau satu martabak manisnya kayanya enak." Bram mengambilkan sepotong martabak manis dan martabak telur di piring kecil untuk Aberlie.


"Banyak banget Dear sampe dua segala," ucap Aberlie yang menerima piring dari Bram.


Aberlie memakan martabak ketan tersebut tersebut dan menikmatinya, saat ia akan memakan martabak telornya Aberlie terkejut.


"Risa, kamu lagi ngidam yah!" celetuk Aberlie membuat yang ada disitu seketika menoleh pada Aberlie bergantian pada Risa.


Risa hanya menyengir kuda saja, Haris gagal mau mengatakannya karena sudah keduluan sama Aberlie.


"Ko kamu bisa tau Berl?" tanya Haris herman.


"Gak ada orang normal minta martabak telur pake keju mozarela begini, cuma orang ngidam ajah yang minta makanan aneh," jelas Aberlie.


"Bener Men nih kaleng rombeng bunting?" tanya Bram juga penasaran dengan pernyataan sang istri.


"Iya, rencana aku mau kasih kejutan tapi udah ada yang nebak hehe." Haris menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Kata siapa buka kejutan, ini tuh kabar bahagia sekali buat Nenek dan Kakek," ucap Fatma memeluk Risa.


*****


Selamat membaca yah kakak semua jangan lupa likenya🙏😊


gak terasa sebentar lagi CEO BUCIN tamat yah🤭


Salam hangat dariku untuk kalian semua🙏😊🤗🥰