
Di sisi lain
Terlihat kedua pria William dan Morgan tampak mengasah otak mereka dengan bermain catur, Samuel tersenyum miring melihat varo yang kesusahan mengerakan catur nya ke depan.
“Ayolah dad sekarang kau bingung bukan?”tanya Samuel mengatakan itu.
“Emm aku tidak pernah meragukan mu soal strategi karena itu keahlian mu sampai sampai strategi mu melukai istri tercinta ku,”jawab varo dengan nada datar nya.
Jleb..
Ayolah perkataan varo sangat mengena di hati Samuel ya dulu dia pernah menaruh kan seorang regita ananda untuk melakukan rencana mereka melibat kan istri kecil seorang varo William bukan lah meminta persetujuan yang gampang tapi karena rencana yang membuat rere tertampar itu juga awal mula kisah kelam rere satu persatu jelas dan terbongkar.
“Ayolah tuan, maksud ku dad kau ini masih saja membicarakan nya itu sudah beberapa tahun yang lalu dad,”jawab Samuel mengatakan itu dengan keluhan yang sedikit cemberut.
“Hei tentu aku mengingat nya aku mengingat wanita tua Bangka jelek dan buruk rupa itu melayang kan tangan keriput dan kotor nya ke wajah istri ku, kau tahu istri ku di sana sampai ketakutan,”geleng varo mengatakan itu dengan tidak percaya nya.
“Ya aku salah tapi strategi tidak pernah kalah,”jawab Samuel dengan senyum miring nya.
Varo melirik mata Samuel yang menatap nya dengan tatapan terkekeh seolah dia menang sedang kan varo hanya memasang wajah dingin nya, seolah kedua orang itu membuat suasana yang sangat dingin dan mengancam dengan hanya keberadaan dan tatapan mereka itu.
“Kau benar rencana mu tidak pernah kalah,”jawab varo mengatakan itu sambil mengeleng kembali melanjutkan permainan mereka.
Saat varo ingin menjalan kan pion catur nya seketika alarm berbunyi menunjukkan jika para wanita mereka sudah pergi satu jam yang lalu, Samuel melirik ponsel varo yang memang dia tahu itu jika ketika meminta izin tadi varo memasang alarm. Jika mereka lewat dari satu jam tidak balik mereka akan kesana.
“Seperti nya sudah lewat ayo jemput si kecil ku,”jawab Samuel mengatakan itu.
“Dia sekecil ku bukan si kecil mu,”ketus varo mengatakan itu kepada menantu nya.
“Tapi dia sekarang sudah istri ku jadi dia milik ku juga dad,”jawab Samuel dengan enteng nya.
“Terserah,”jawab varo mengatakan itu dengan kesal.
Haha ayolah kedua pria itu selalu adu mekanik siapa yang paling ketus dan dingin apa lagi ketika Samuel selalu menggoda varo tentang Lenka jika Lenka milik nya seutuh membuat seorang varo merasakan putri kecil nya jauh dari dekapan nya.
“Bawa mobil,”jawab varo melempar kunci.
“Siap bos,”jawab Samuel.
Akhirnya mereka memasuki mobil dan memilih melajukan mobil itu ke suatu tempat yang pernah varo kunjungi juga, mobil itu melaju dalam kecepatan rata rata karena jalan yang ramai dan kecil bukan seperti di kota membuat samuel harus bersabar untuk tidak mengebut.
Sedangkan Lukas yang terbangun dari tidur nya seketika menuju keluar ruangan dan memanggil sang mommy serta Lenka atau pun daddy dan samuel dia tidak menerima jawaban sama sekali.
“Pada kemana sih?”tanya Lukas dengan kesal nya.
Lukas terlihat mondar mandir keluar masuk ruangan mencari keberadaan keempat orang yang akan mengatakan menemani nya di kampung beberapa hari itu tapi tidak ada sama sekali sosok mereka hingga akhirnya Lukas mulai berpikir aneh.
“Tunggu apa aku di tinggal sendiri? Secepat itu? Hah lalu siapa yang akan memasak? Tidak aku tidak mau arghhhh,”teriak Lukas dengan keras mengacak rambut nya merasa frustrasi.
Ketika pria itu merasa kacau di tinggal oleh keempat orang itu di sisi lain Lenka serta rere sudah menyelesaikan makanan mereka, Lenka terlihat mengusap perut nya sambil tersenyum.
“Pftt sayang ayolah jangan lemot kau lebih pintar bukan kau itu dokter,”bisik rere mengatakan itu dengan pelan.
“Tapi bukan dokter pencernaan mom,”jawab lenk dengan cepat.
“Iya kah? Apa ada dokter pencernaan yah? Mommy baru dengar,”ucap rere yang ikut bingung.
Ayolah kedua gadis itu terlihat bingung dengan apa yang mereka katakan sendiri itu, ya nama nya ibu dan anak pasti ada aja kelakuan mereka yang sama ya kayak gini sama sama lemot, tapi konsep nya di sini rere memang tidak mengetahui itu karena dia hanya tamat sma dan keburu di nikah kan oleh varo William.
Udin yang mendengar percakapan ibu dan anak itu yang sedang duduk menunggu pelanggan lain terkekeh ayolah entah kenapa dia sangat penasaran dengan sosok kedua orang itu.
“Ya kali atuh neng bakso bulat nya nyempil dengan debay nya ga mungkin atuh, aya aya wae sih eneng,”jawab udin mengatakan itu.
“Ya udin mana tahu kan mana tauan bakso nya nyempil terus dia ngalangin tempat Bobo nya anak aku,”jawab Lenka dengan lucu.
“Tidak atuh neng,”jawab udin sekali lagi.
“Iyah Lenka kamu nih bikin mommy puyeng aja,”jawab rere mengatakan itu.
Saat mereka tengah asik mengobrol itu di luar toko terlihat kedua pria tampan varo dan samuel mertua dan menantu itu turun dari mobil dengan kacamata hitam mereka yang elegan hanya memakai kaos oblong dan celana pendek saja tidak merubah citra mereka konsep nya orang tampan ya tampan aja mau di gimana in kan.
“Kayak di dalam deh ada suatu ketawa Lenka,”jawab samuel melirik sang mertua.
“Hmm ayo,”jawab varo mengatakan itu.
Mereka berdua akhirnya masuk ke dalam toko itu para karyawan toko wanita atau pun pembeli wanita seketika melirik mereka dengan kagum dan heboh bisik bisik tetangga mulai terdengar.
Ya gimana yah nama nya konsep nya wanita kalau lihat yang ganteng dikit pasti terkagum kagum wah banget gitu, varo dan samuel mengedarkan pandangan mereka mencari sosok istri mereka yang tidak dapat di raih mata.
“Wah ganteng banget gila,”
“Kok bule main nya ke toko bakso pinggir jalan yah,”
“Kirain liat yang bening cuman di mall mall doang,”
“Ih iya tak kira juga begitu ini sih nama nya rezeki cuci mata,”
Begitu lah para pengangguk rahasia membiaskan mereka Lenka yang merasa heran dengan para pembeli seketika mulai tahu ada apa gerangan ke berisikan ini.
“Sayanggggg,”teriak samuel dengan keras nya tanpa malu di lihat orang.
Plak..
Lenka menepuk jidat nya mendengar manja suami nya yang di pertonton kan itu.
“Aduh Sam malu wajah garang tapi manja di depan orang lain lagi,”