SAMUEL

SAMUEL
BAB 179



“Yes its me Sam,”ujar wanita itu menjawab Samuel dengan lantang.


Tatapan Lenka seketika yang mendengar perkataan itu seketika membuat nya ingin menguping, wanita itu tampak sangat riang ingin menghamburkan pelukan nya ke suami nya tapi Sam tampak menjaga batasan nya itu.


“Bagaimana kau bisa di sini? Jangan bermain dengan ku caroline ini pasti bukan sebuah kebetulan,”ujar sam dengan nada dingin nya.


Ayolah caroline juga tahu mendekati Sam bukan lah perkara mudah insting pria itu seperti hewan buas yang sangat tinggi dan menakut kan caroline tampak berusaha mengalih kan pembicaraan.


“Fine kau tidak menyambut ku no problem, tapi apa kau tidak mau bertanggung jawab. Supir mu sudah melukai ku,”ujar caroline mengatakan itu.


“Aku bukan supir dan tolong nona kau menjatuh kan diri mu sendiri, apa kau tidak tahu malu mengatakan kesalahan mu seolah kebohongan seperti ini,”ucap Jastin dengan wajah tajam nya.


Suasana tampak rumit karena adegan itu. Lenka yang mulai penasaran pun keluar dari mobil sambil mengusap wajah nya yang terasa kesal di tambah penasaran.


“Sayang apa semua nya baik baik saja?”tanya Lenka kepada sang suami.


Samuel yang mendengar suara sang istri memutar wajah nya, tatapan pria tadi yang tadi nyaa dingin dan kasar seketika berubah lembut dan penuh kasih sayang memberikan senyum kepada istri nya.


Caroline yang melihat itu seketika mendencak kesal karena tatapan penuh cinta itu apakah bisa membuat diri nya memisah kan mereka.


‘Sial seperti nya sam sangat menyayangi istri nya bisa bisa nya dia melontar kan tatapan tidak suka kepada ku tapi kepada istri nya langsung berubah,’ batin caroline merasa kesal.


Perubahan tatapan wajah tiga puluh enam derajat itu tentu membuat caroline merasa langsung tidak sanggup. Lenka tampak mendekati Sam dan merangkul lengan suami nya itu.


“Astaga kaki mu berdarah kak, ayo bawa dia ke rs sayang.”ucap Lenka mengatakan itu melihat caroline yang terluka.


“Siapa?”tanya caroline menaikan satu alis nya seolah bertanya kepada Sam.


Belum selesai Samuel menjawab suara Jastin dengan lantang menjawab pertanyaan yang di lontar kan oleh caroline kepada pasangan itu seolah memojokkan Lenka dan merendah kan gadis itu.


“Perkenalkan nona dia atasan saya istri dari Samuel Morgan yaitu nyonya Lenka ananda Morgan tolong jaga tatapan dan sopan santun anda menatap majikan saya,”ucap Jastin mengatakan itu.


“Ah benarkah kau sudah menikah? Maaf kan aku perkenal kan nama ku caroline zackwan, you cam call me caroline or line,”ucap caroline mengulurkan tangan nya.


Lenka tampak bingung menatap uluran tangan itu, Lenka yang memang dasar nya gadis ramah itu ya tapi ada batasan juga kepad siapa dan dimana dia akan bersiap ramah, Lenka menerima uluran tangan itu sambil tersenyum.


“Salam kenal juga line? What your name line? Line yang warna hijau itu bukan,”ucap Lenka mengatakan itu.


“Pftttt,”


Suara tawa yang di tahan itu muncul dari Jastin gadis itu seolah terpojok mendengar perkataan Lenka berani sekali Lenka mengatakan itu, toh dia menang karena dia hanya istri dari Samuel.


“Ah maaf ayo Jastin kita ke rs William dulu untuk mengobati nya,”ucap Lenka masuk ke dalam mobil.


“Untuk apa sayang suruh saja dia pergi sendiri,”ucap Samuel mengatakan itu dengan kesal.


“Jangan begitu sam kita harus bertanggung jawab masalah dia yang mencari masalah atau bukan itu belakangan okey, bagaimana pun aku sudah di ajarkan menghargai semua orang dari kecil,”ucap Lenka berusaha menenangkan suami nya.


Gadis itu tampak mengusap lengan Samuel seolah menangkan sang suami hanya Lenka yang dapat meredakan emosi atau kekesalan pria itu. Sam yang tampak tadi nya kesal mulai tenang.


Caroline yang tampak mendapat kedekatan itu mulai ikut masuk ke mobil mengekori Lenka dan Samuel, tapi Sam yang melihat itu dengan kasar menutup pintu mobil nya.


“Eh kok di tutup,”ucap caroline tanpa tahu malu nya bertanya kepada itu kepada Samuel.


“Hei duduk mu di depan nona, di sana buat atasan kau hanya menumpang,”ucap Jastin meneriaki wanita itu dari luar.


“Aku bisa membeli mobil ini 10 jika aku mau,”kesal caroline menghentakan kaki nya dan berputar menuju kursi di samping kemudi.


Brak…


Pintu seolah di tutup kuat, caroline tampak melipat kedua tangan nya di dada merasa kesal. Di tambah kaki nya yang terasa perih itu.


“Benarkah kau bisa membeli nya 10 jika iya beli dan hamburkan uang mu jika kau mau jangan menumpang di sini,”ucap Jastin.


“Jastin sudah jangan begitu ayo,”ucap Lenka mengatakan itu.


Jika nyonya Lenka Morgan yang sudah bertitah dan menyuruh nya diam mau tidak mau Jastin akhirnya diam, mobil melaju dengan cepat menuju rs internasional of William itu. Rs yang sudah lama berdiri semenjak masa kejayaan orang tua varo itu sampi sekarang masih ramai di kunjungi dan menjadi rumah sakit elit dan memiliki perlengkapan rumah sakit yang banyak serta dokter yang berkualitas tanpa abal abal.


Tidak lama perjalanan mobil mewah itu berhenti di depan rs langsung saja di bantu oleh perawat caroline tampak di periksa menuju sebuah ruangan.


‘Aku datang bukan untuk menerima luka,’ kesal caroline yang merasa susah mendekati Samuel itu.


Sedangkan Samuel, Lenka dan Jastin tampak menunggu di luar saat caroline di periksa tidak lama juga setelah selesai di obati tampak caroline keluar dengan luka yang sudah di tutup dan di obati.


“Apa ada luka dalam?”tanya Lenka.


Dokter yang menangani caroline mendengar suara Lenka seketika tersenyum ramah dan hormat kepada gadis itu, dokter wanita itu yang di ketahui teman Lenka tampak menjelaskan.


“Dia tidak ada luka dalam, nanti luka nya bisa cepat sembuh di berikan salep ini dan dokter lenka apa kabar mu,”ucap wanita itu kepada lenka.


“Terimakasih sudah menangani nya, kau bisa pulang,”usir lenka dengan ramah kepada caroline.


“Kau mengusir ku?”tanya caroline dengan kesal.


“Sadar diri lebih baik,”ucap lenka mengatakan itu.


Percakapan itu sedikit terasa aneh seolah sebuah suasana panas dan mencekam terasa di bulu kuduk dokter yang tadi memeriksa teman lenka itu, dokter tanpa izin pergi dari sana pamit.


“Sudah lah Jastin kau antar dia dengan mobil satu lagi. Aku akan pergi ke kantor dengan lenka duluan,”ucap Samuel.


“Sam jangan tinggalkan aku,”ucap caroline.


Wanita itu tampak melihat Samuel yang menjauh dengan lenka pergi sedangkan Jastin menahan nya agar tidak menganggu pasangan itu.


“Aku ingat kan jangan ada niat jahat mu itu, atau kau terima akibat nya,”