SAMUEL

SAMUEL
BAB 173



Dus tak dus tak dung…


Begitulah kira kira suara iringan musik khas acar penampilan topeng monyet yang biasa di adakan di jalanan, Topeng monyet adalah kesenian tradisional yang sejak dahulu sangat dikenal di Indonesia, terutama di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Dalam kebudayaan orang jawa biasa menyebut dengan Ledhek Kthek dan Tandhak bedhes yang berarti tontonan monyet, dalam bahasa Indonesia disebut dengan topeng monyet.


Ya tapi di sini kira kira di halaman mansion William bukan nya monyet yang beratraksi tapi tiga orang manusia yang tampak berjoget joget menghibur seorang gadis yang bertepuk tangan dengan senyum manis nya.


Prok.. prok…


“Wah kalian keren, Lenka sukaaa,”teriak wanita itu dengan bahagia nya melihat penampilan tiga pria yang di dadanin dengan blash on tebal full power itu membuat siapa pun yang melihat pasti akan tertawa terbahak bahak.


Sedangkan di sana luis dengan wajah cool nya berjoget keras dengan keringat bercucuran demi sang adik tercinta.


‘Jika bukan karena permintaan mommy dan Lenka aku tidak akan melakukan hal memalukan seperti ini, pasti aku akan di tertawa kan siall,’ batin luis dengan perasaan yang menahan malu.


Di sisi lain Lukas tampak terus mengeluh dengan hal gila yang di minta sang adik.


“Arghhh sudah aku tidak tahan Lenka!”teriak Lukas tidak terima.


“Tidak boleh pakai lagi rok warna warna itu Lukas!”teriak Lenka kesal.


Ayolah kenapa semua ini bisa terjadi? Ayo coba kita lihat bagaimana sebelum nya Lenka meminta semua hal ini terjadi.


Flasback on


“Mmmm mom,”lirih Lenka.


“Ya sayang ada apa?”tanya rere memutar wajah nya yang tadi melihat ke lapangan seketika menatap Lenka yang seperti nya menginginkan sesuatu.


“Ingin lihat topeng monyet,”ucap gadis itu memberikan senyum manis yang menampilkan deretan gigi putih dan rapi itu.


Rere yang mendengar itu seketika menaikan satu alis nya, dia paham permintaan orang hamil terkadang ada saja hal aneh yang di pikirkan.


“Boleh coba mommy minta daddy mu menyuruh orang yang bermain topeng monyet ke mansion okey,”ucap rere ingin berdiri memanggil sang suami.


Gadis itu seketika menahan tangan mommy nya dan mengeleng kuat seolah bukan itu yang dia maksud.


“Bukan monyet beneran mom Lenka takut di gigit walaupun dia di ikat, Lenka mau luis Leon dan Lukas yang jadi monyet nya!!”teriak Lenka dengan keras.


Ketiga pria itu yang sedang bermain di lapangan yang memang posisi berdiri nya dekat Lenka seketika berhenti bermain menatap ke arah sumber suara dengan wajah takut dan panik, dengan serempak mereka berkata.


“Apa?!”


“Apa nya yang apa Lenka mau lihat topeng monyet tapi kakak semua yang jadi monyet nya,”ucap Lenka tersenyum dengan manis.


Seketika ketiga pria itu saling pandang tidak percaya dengan permintaan sang adik bungsu, Lukas langsung melempar bola basket itu ke tanah dengan kuat dan bersiap pergi.


“Lukas jangan pergi! Atau aku akan mengadukan mu ke Sam!”teriak gadis itu dengan nada mengancam.


Langkah kaki Lukas yang mendengar ancaman itu seketika terasa sangat berat untuk melangkah pergi dari lapangan itu, dengan wajah datar Lukas memutar badan nya dan menatap ke arah Lenka.


“Tidak!”ucap Lenka menolak keras perkataan Lukas.


Varo yang tadi nya berkeringat habis bermain mendekati sang istri yang memberikan nya air minum, pria itu menaikan satu alis nya seolah bertanya sedangkan rere menjawab tidak tahu dengan menaikan bahu nya.


“Astaga Lenka sungguh aneh, untung dulu kau tidak separah itu sayang memanjat di pohon mangga dengan celana robek saja sudah membuat ku malu apalagi ini,”ucap varo terkekeh menatap keempat anak mereka yang sedang berdebat.


“Benarkah apakah aku harus meminta nya sekarang?”ucap rere terkekeh lucu.


“Hmm boleh tapi kau harus hamil dulu, kau masih bisa,”bisik varo ke telinga sang istri.


Suara bariton itu membuat rere merinding wanita berumur 40 an lebih itu seketika menepuk bahu sang suami dengan kuat merasa malu sendiri.


“Kau bodoh, apa kau akan membuat anak Lenka memanggil uncle atau aunty kepada yang lebih kecil itu memalukan,”kesal rere.


“Haha aku bercanda,”ucap varo tertawa keras melihat reaksi sang istri.


Ya semenjak keputusan mereka hanya cukup memiliki kembar empat tanpa menambah momongan itu sebenarnya adalah keputusan varo juga, dia tidak tega kepada rere yang harus berjuang kala itu di ujung tanduk kematian berjuang dengan penuh kerja keras melahirkan putra dan putri mereka.


Tampak di sisi lain entah apa bujuk dan rayuan Lenka tampak luis Lukas dan Leon sudah menyetujui ajakan sang adik, mau tidak mau dengan wajah datar ketiga pria itu menatap Lenka yang meminta sebuah dus kepada Jastin.


“Jastinnn kau sudah menerima pesanan ku tadi?”teriak Lenka yang melihat Jastin datang membaw peralatan aneh.


“Ay ay captain nyonya bos yang paling cantik istri big bos lapor siap sudah di bawa,”ucap Jastin memberikan hormat kepada gadis cantik itu.


“Pintar adik kecil, sekarang keluarkan dan berikan kakak kakak ku ini kostum, luis kau dulu ke sini aku dadanin yah,”ucap Lenka dengan semangat.


Pria itu hanya menurut mendekati Lenka tampak Lenka yang mengeluarkan alat make up dan mendadani nya dengan abstrak seperti seorang badut.


“Pfttt haha luis kau terlihat aneh siaalan, haha itu sangat lucu,”ucap Lukas tertawa keras mengejek luis yang menatap nya dengan tatapan kesal.


“Diam!”Ucap luis.


“Diam diam, kau seperti topeng monyet beneran haha,”ucap Lukas.


“Jangan tertawa puas Lukas, sekarang giliran mu setelah Leon sini kau juga,”ucap Lenka mendekat dan mendadani sang kakak dengan blush on.


“Argghhh jangan Lenka aku tidak mau,”teriak Lukas merasa tidak terima dengan Lenka.


Lenka tidak mendengar teriakan sang kakak dan menyuruh Leon dan luis untuk menahan tangan nya beberapa menit dengan perjuangan ekstra akhirnya Lenka bisa mendadani Lukas, tampak para karyawan dan pembantu mansion William sangat penasaran.


“Siall pelayan cantik sampai menertawai ku Lenka di mana wajah seorang Lukas William ini di simpan sekarang!”Ucap Lukas dengan malu.


“Di wajah mu lah itu seperti topeng monyet, jangan mengeluh dan menghapus nya aku akan putar kan musik dan Jastin main kan gendang nya kalian berjoget oiya ini main kan ini,”


Flasback off