Nurvati

Nurvati
Episode 68: Dalam Dimensi 4 Yang Dipotong.



Level legiun Pelangi bisa dikatakan acak, mereka memiliki formasi sendiri dalam hal ini, memang dalam legiun tersebut terdapat level-level rendah, bahkan jumlah pasukan mereka tak sama dengan lawannya, akan tetapi mereka juga saling menjaga dan memiliki formasi yang kuat, sehinga dilihat dari data-data yang ada, kemungkinan besarnya, legiun Pelangi akan menang.


Jadi bisa dikatakan pasukan Sayap Putih melakukan bunuh diri, dan bagi Pangeran Azer sendiri, apa yang dilakukannya adalah strategi perang beruntun. Sehingga dia yakin, pasukannya akan menang. Entah takdir apa yang memang menjadi ketetapan mereka, hanya waktu yang selalu mampu menunjukkan kepastian.


Meninggalkan perang yang membingungkan itu, jauh dari alam Maan, di alam ras Peri, bila diselami lebih dalam, perihal tentang ekonomi atau kehidupan bersosial selama masa perang ini, masyarakat kini tetap beraktivitas sebagaimana mestinya, tak seperti pertama kali perang pecah yang mengharuskan beberapa kalangan masyarakat tinggal di rumah, sejak pengumuman perang dunia ke-18 justru kalangan masyarakat beraktivitas seolah tak ada perang. Memang ada beberapa hal yang wajib diwaspadai namun tetap semua menikmati hidupnya.


Masalah ekonomi dalam negara juga tetap stabil, pembelian mantra, atau pembelian bahan makanan, atau bahkan pembelian kotak energi. Yang paling dipermasalahkan dalam alam jin biasanya ilmu, ego, kasta, dan organisasi, seolah mereka ingin selalu menunjukkan kalau organisasi atau pemahaman merekalah yang paling benar, dengan tegasnya, mereka ingin diakui kehebatan serta kemuliaannya. Untuk harta atau makanan sangat jarang bahkan tak pernah dipermasalahkan.


Berawal dari suku, berlanjut pada klan lalu berakhir pada bangsa-bangsa yang besar, begitulah siklus semua ini terbentuk, semua bertahan namun tergerus pula akan zaman, lalu tergantikan oleh generasi selanjutnya.


Memang usia dalam alam jin terbilang panjang, tetapi pertumbuhan penduduk beberapa ras tetap saja normal bahkan untuk saat ini terbilang lamban, bila dibandingkan dengan umur manusia sudah pasti makhluk-makhluk ini akan membuat sesak bumi.


Uniknya para wanita di ras Peri maupun ras Barqo yang mana telah mengandung seorang anak, bisa menghabiskan waktu hamil hingga 700 atau 900 tahun lamanya, usia kandungan yang begitu lama bila dibandingkan dengan ras Manusia.


Untuk ras Peri bangsa Barat, terbilang bangsa yang luas, dengan luas wilayah sekitar 4.915.000 kilometer persegi, sedangkan bangsa yang terkecil adalah bangsa Utara yang memiliki luas 1.049.000 kilometer persegi, dan beberapa wilayah adalah wilayah netral, siapa pun boleh mendiami tempat tersebut tetapi tak berhak membentuk bangsa baru.


Dalam bangsa Barat memang hanya terdiri dari 8 provinsi yang namanya sesuai dengan nama 8 arah mata angin, dan dalam provinsi itu terdapat ratusan kota.


Bangsa Barat tak mengenal yang namanya desa, sehingga di beberapa kota hanya terdapat perumahan, tetapi mengingat bangsa Barat memiliki wilayah yang luas, justru uniknya jumlah penduduk di sini sama saja dengan ras Peri bangsa Selatan.


Bangsa Barat memang lebih banyak memakan ruang, itu hanya karena kebanyakan dari mereka berpendapat, memiliki wilayah yang luas sama saja dengan memiliki kehormatan.


Bentuk pemerintahan mereka sendiri mirip seperti monarki absolut, tetapi dengan menggabungkan paham teokrasi, memang agak rumit. Namun yang jelas, kepemimpinan bangsa Barat selalu diturunkan lewat keturunan raja-raja, bisa dari sanak saudara, atau pun orang yang memiliki darah keturunan langsung para raja, hanya saja, tetap, mereka akan dipilih pula oleh rakyat, dan yang terpilih tentu akan dinobatkan sebagai sang pewaris takhta kerajaan, atau biasa disebut putra mahkota, tidak untuk putri.


Belum pernah bangsa Barat dipimpin oleh seorang ratu, kecuali dia tetap dalam pantauan raja atau karena sang raja tewas. Pangeran Azer, 1000 tahun dari sekarang akan diangkat sebagai Raja Awan Bangsa Barat. Sebagai raja yang ke-31. Dipilihnya karena banyaknya suara rakyat telah jatuh padanya. Banyak yang menggunjing, tak sedikit pula yang menyanjung.


Untuk saat ini, Pangeran Cadva hanya dapat ditemui di gua Siluman Huhua, dia sekarang membantu kekasihnya menjadi penjaga pintu alam Siluman.


Dalam perang dunia ini memang sangat gencar siluman menyelinap untuk menculik atau membunuh. Mereka membunuh bukan sebatas kesenangan, ras Siluman biasa membunuh karena dia berusaha mengambil jiwa korbannya, hanya untuk dibawa ke alam siluman dan disantap di sana, syukur-syukur kalau korban hanya dijadikan budak.


Dalam perang dunia kali ini bangsa Barat mengambil alih tampuk kepemimpinan, beberapa legiun dari ke tiga bangsa lainnya di tempatkan dalam pos perang yang sama, yang mana pos perang persatuan bangsa ini berada di wilayah netral, seluruh pasukan akan di tempatkan di sana, dan nantinya perintah akan dikirim langsung lewat markas militer di dalam negara. Yang artinya, dalam satu legiun bisa terdapat beberapa pasukan yang berbeda negara.


Waktu terbilang cepat di alam ini, sehingga satu tahun bisa dibilang rasanya seperti satu minggu. Namun perlu digaris bawahi, seluruh waktu di alam jin berputar sama, yang berbeda hanya usia mereka saja. Tetapi bila para umat jin ini datang ke bumi manusia, itu bisa memakan triliunan tahun dalam kecepatan cahaya, sehingga membutuhkan pintu teleportasi untuk sampai di bumi manusia. Bagi perspektif mereka waktu selama ini, waktu yang normal, sebagaimana perasaan manusia menikmati waktu di bumi.


Ralat, cara kerja pintu teleportasi seperti membuat satu titik A dan diujungnya dibuat lagi satu titik B, lalu ruang, materi dan waktu yang terangkum dalam 4 dimensi 'dipotong' menjadi 1 dimensi, sehingga titik A dan titik B dapat bertemu tanpa harus membuang waktu. Ini pula yang kadang digunakan oleh ras Malaikat turun dari langit menuju bumi, namun tanpa pintu tentunya, dan itu hanya dalam waktu satu malam; sekejap mata. Bonusnya mereka tak mengganggu gugat putaran relativitas waktu.


Dan satu hal yang penting, kelompok perdamaian, masih akan gencar untuk menyuarakan gagasan atau opini mereka, walau ditahun-tahun berikutnya mereka tak dapat lagi bergabung dalam muktamar wakil rakyat, dalam kerahasiaan mereka berjuang menggiring rakyat untuk turut serta menghentikan perang.


Setelah beberapa hari terlewati, pernikahan antara Pangeran Azer serta Arenda telah digelar, pernikahannya sangat mewah, bahkan bisa dikatakan satu negara merayakannya, dan itu bukan waktu yang sebentar, seratus tahun adalah waktu pesta pernikahan itu berlangsung. Ya, benar-benar seratus tahun. Umumnya pesta pernikahan dalam ras Peri bisa berlangsung hanya 1 tahun atau bahkan satu bulan, terlebih keturunan para raja biasanya melangsungkan pesta pernikahan hanya 10 tahun lamanya. Namun berkat membuang-buang waktu itulah Pangeran Azer semakin termasyhur di seluruh bangsa.


Dan hari ini, perang masih berlangsung, legiun satu Sayap Putih telah tersisa hanya satu kompi; 100 orang militer. Seperti dugaan diawal, legiun yang diketuai Jenderal Barajaya kalah.


Pihak lawan kini masih tersisa 3,968 orang, atau artinya, untuk saat ini legiun yang dipimpin Jenderal Perang Barajaya hanya mampu menghabisi 1,333 orang, dan kini mereka terdesak.


Dalam perang memang akan jauh lebih banyak memakan waktu ketimbang bertarung satu lawan satu, bukannya apa-apa, mereka banyak menggunakan formasi perang hingga sering memakan pil energi, membuat mereka mampu berperang selama 1000 tahun lamanya.


'DUAAAAR'.


Ledakan di permukaan air membentuk gelombang ombak yang besar, seluruhnya telah dikepung. Para penyihir dari pihak lawan telah mengepung.