All About You "L"

All About You "L"
Elycia dan Shin



Kamar yang tadinya penuh dengan barang-barang kini sudah terlihat rapi. L bekerja keras membereskan semua nya, bukan hal sulit untuk melakukan itu, sewaktu dirumah pamannya ia biasa melakukan tugas tugas berat seorang diri, sehingga tubuh kecilnya juga terlatih menjadi kuat.


Tadi siang Hari pamit pada L untuk mengambil mobil dan menitipkan mobil miliknya, ia akan menjemput Bora dan lainnya jadi memakai mobil L yang lebih besar. Sebelum itu, Hari akan ke Jogja menjemput Arya, karena satu mobil saja tidak cukup jadi ia meminta bantuan sahabat itu.


Keringat bercucuran tapi L merasa lega, karena satu pekerjaan telah selesai, ini sudah siang jadi ia mau istirahat dan mengecek email karena dari kemarin pasti editor nya mencari nya.


Banyak pesan yang belum dibuka, L segera mengecek dan membacanya satu persatu, kemudian ada panggilan video dari nomer yang tidak ia kenali, sempat ragu sejenak namun L tetap mengangkat nya, dengan duduk bersandar disofa kesayangannya, L menekan tombol hijau


Sesosok pria tampan ada dihadapan, L sedikit gugup " Hallo. " dengan wajah malu malu


Panggilan video itu dari Shin, " Oh hallo apa kabar, aku Lee Shin, kau masih ingat aku? " Berbicara pelan, Shin berusaha berbicara se normal mungkin, agar rasa gugupnya tidak kelihatan


Dengan mata bulat dan wajah kecilnya, L mendekati layar laptop dan memperhatikan orang yang ada didepannya " Kak Shin. "


Shin tersenyum karena L masih ingat dirinya " Iya ini aku, maaf aku tiba-tiba menghubungi mu, apa aku mengganggu mu? "


L langsung tersenyum manis " Tentu saja tidak kak, aku tak menyangka kita akan kembali bicara seperti ini, jujur aku gugup. " kata L malu malu sambil menunduk


" Kenapa kau gugup, apa karena wajah jelekku? "


" Kakak lucu sekali, jelek dari mana, justru karena wajah kakak terlalu tampan aku jadi malu, wajah kakak mirip sekali dengan aktor yang aku sukai."


Hati Shin langsung berbunga bunga tapi ekpresi wajahnya masih normal " Kau ini bisa saja, Oh iya liburan nanti aku juga ikutan loh ke rumahmu, semoga nanti aku dan lainnya tidak merepotkan mu ya. "


" Iya, Kak Bora sudah bilang padaku, tentu saja tidak merepotkan, aku justru sangat senang kalian mau datang kerumahku, sampai aku tidak sabar menunggu hari itu tiba "


" Kata kak Jisoo kau asli Indonesia kan? apa kau pernah tinggal di Korea? bahasa Korea mu sangat fasih dan terdengar seperti orang Korea. "


" Ah benarkah? kakak terlalu memuji, sebenarnya aku hanya sok sok an saja kok, karena terlalu sering menonton drama Korea, jadi aku terkadang berbicara mengikuti gaya mereka. "


" Benar kok, bahasa Korea mu sangat bagus, drama apa yang biasa kau tonton? "


" Aku sangat suka full house kak, ada juga descendant of the sun, dream High, trus juga drama yang dimainkan oleh suzy , pokoknya banyak dehh, "


" Kau seperti nya sangat suka drama Korea yaa? "


" Tidak cuma dramanya kak, aku juga suka k-pop, aku sangat mengidolakan idol grup seperti bts, EXO, super Junior, TVXQ, SNSD. " L sangat bersemangat menyebutkannya


Shin yang tadinya gugup sekarang malah tampak larut dalam obrolan bersama L " Apa kau pernah datang ke konser mereka. "


"Tidak kak, aku hanya bisa melihat mereka lewat sosial media saja, apa kakak pernah melihat mereka? "


" Tentu saja, sebenarnya wajah mereka biasa saja, lebih tampan diriku. " canda Shin


" Kalo begitu kenapa tidak datang ke Korea saja, sebentar lagi aku dan lainnya akan datang ke Indonesia, saat kami kembali ikutlah, aku berjanji akan mengantarkan mu menemui semua idola yang kau sebutkan tadi, itu bukan hal sulit untuk ku. "


" Bagaimana bisa? apa kakak orang penting? " tanya L penasaran


" Aku orang yang punya kekuasaan untuk mempertemukanmu dengan mereka. " Sejenak berpaling, Shin tentu bisa melakukan nya karena sebagian besar artis yang disebut L ada didalam perusahaan D.O


" Wahhh aku mau, nanti aku akan bicara dengan Kak Bora, kak Shin harus janji padaku untuk mempertemukan ku dengan mereka ya. " Memberikan jari kelingking


Shin tersenyum senang " Baik aku akan berjanji padamu. " memberikan jari kelingking nya ke depan layar


" Kakak, kita baru pertama kali berbicara tapi kenapa aku merasa kita sudah kenal dekat ya. " canda L yang dibalas senyuman oleh Shin


" Mungkin karena kau gadis kecil yang ramah dan imut. "


" Ah kaka bisa saja, setelah kita berbicara aku jadi ingat dengan Kak Jaehyun dan Kak D.O, dimana mereka? aku juga ingin bicara dengan mereka, kemarin kita tidak memiliki waktu kan. "


Shin lalu teringat dengan dua sahabat nya itu, lalu tersenyum simpul " Mereka sedang sibuk pacaran. " kata Shin berbohong


Obrolan terus berlanjut sampai hampir satu jam lamanya, lalu tiba-tiba kepala pelayan rumahnya berlari dengan tergesa-gesa menuju ke kamar Shin, ia membuka pintu kamar tanpa mengetuk membuat Shin kaget


" Tu-tuan, ada masalah diluar. " kata sang pelayan sambil mencoba mengatur nafasnya, Shin menoleh


" Ada masalah apa sampai kau berlarian dan masuk kamarku tanpa mengetuk pintu. " kata Shin kesal


" I-Itu tuan, ada polisi yang datang hendak bertemu Tuan Muda. "


Shin bingung kenapa polisi mencarinya, biasanya Kepala Polisi menelpon jika ada kasus atau masalah di kantor , Shin pun pamit pada L dan mematikan telpon nya, Ia berjalan keluar diikuti pelayan nya.


" Ada apa ini, kenapa kalian datang kerumahku? " kata Shin heran


" Maaf Tuan Shin, kami mendapatkan laporan adanya tindak kriminal yang dilaporkan atas nama anda. " jawab polisi tersebut


" Tu- Tuan, disana juga ada seorang pengacara. " imbuh pelayan nya


" Permisi tuan Shin, kami dari tim pengacara keluar Do, klien kami menuntut anda dengan pasal pelanggaran privasi dan perusakan data pribadi. " kata pengacara tersebut


" Tunggu, tunggu! sebentar biarkan aku menelpon seseorang terlebih dahulu. " beberapa menit kemudian sambung terputus dan Shin kembali menatap polisi dan pengacara tersebut, " Apa yang melapor adalah Kim Jaehyun dan Do Kyungsoo? "


" Benar. " jawab polisi dan pengacara tersebut


Baik pelayan Shin dan Shin sendiri hanya bisa geleng-geleng kepala dan Shin sampai memijat keningnya atas kelakuan dua temannya yang melapor polisi dan mengirim pengacara hanya karena ia meng hack ponsel mereka. Ia mengumpat dan sangat kesal dengan keduanya