All About You "L"

All About You "L"
Bertemu Siska



L segera memasukkan laptop nya ke tas dan bergegas pergi, ia berjalan meninggalkan taman dan berusaha mencari kantin. Karena tidak tahu tempatnya L pun bertanya pada seorang mahasiswa yang dijumpai nya dijalan


" Permisi Kak, jalan menuju kantin kemana ya? " tanya L


" Lurus saja nanti belok ke kanan. "


" Terimakasih. " L berjalan dengan penuh semangat


Setelah selesai Dosen meminta Hari untuk datang keruangan nya, Hari pun mengangguk ia segera berkemas dan menyusul sang Dosen sementara Arya mengekor dibelakangnya. Siska tampak kecewa melihat Hari buru-buru keluar setelah kelas berakhir, meskipun tahu tadi Dosen yang menyuruh Hari untuk datang ke ruangan nya.


" Kenapa kau cemberut begitu? "tanya Elsa yang melihat wajah Siska ditekuk


" Apa aku jelek. "


" Hah siapa yang bilang kau jelek? Kau itu wanita paling cantik dikampus kita Sis. " jawab Elsa berusaha menghibur temannya yang sedang cemberut itu


" Tapi kenapa Hari tidak menyukai ku Sa? lihat aku sudah cantik, tubuhku seksi, aku kuliah jurusan kedokteran, dan aku kaya, apa masih ada lagi yang kurang? " kata Siska murung


" Sabar Siska, kau kan tahu Hari itu orang nya memang dingin, tapi aku yakin dia pasti sebenarnya tertarik pada mu, hanya saja dia sedang fokus dengan kuliahnya, kau kan tahu dia bukan dari kalangan seperti kita, mungkin saja dia sedang berusaha untuk bisa bersama dengan mu."imbuh Elsa, tapi tiba-tiba seorang temannya menambahkan


" Kurasa bukan karena dia tidak tertarik padamu Siska, tapi karena dia memang tidak suka wanita, lihat saja kemanapun ia pergi Arya selalu bersama nya, lebih baik kau jadi pacarku saja jangan menyukai si papan kayu itu. " seisi kelas langsung tertawa


" Diam kau. " Siska sangat kesal dengan perkataan temannya itu, ia langsung pergi keluar kelas ditemani Elsa


" Siska kau mau kemana? "


" Aku mau pulang. " jawab Siska yang masih tampak kesal


" Masa pulang, Hari saja masih dikampus lebih baik kita ke kantin saja, kan sudah jam makan siang aku yakin Hari dan Arya pasti akan kesana juga setelah mereka selesai. " Ajak Elsa sambil menarik lengan Siska


" Baiklah. "


L sudah memesan banyak makanan dan cemilan, mejanya penuh sampai orang-orang yang melihatnya, tapi L tidak peduli, ia sangat senang. Tapi ada satu hal yang ia lupakan, yaitu minuman.


" Hei dimana minuman ku? ouh iya aku lupa belum pesan ya. " L bicara sendiri


drrrr drrrr drrrr


Ponselnya bergetar ada panggilan dari Bora, karena sedang sibuk, L segera memasang headset ditelinga nya dan pergi meninggalkan mejanya sejenak untuk membeli minuman.


"Hallo kak, ada apa? "


" Aku sedang ada dikantin, tahu tidak mejaku sudah penuh dengan makanan tapi aku lupa membeli minuman, hahahah. " jawab L sambil tersenyum. L menghentikan tawanya lalu memesan jus mangga dan alpukat , L langsung menyerah kan uang dan berdiri menunggu minuman jadi, sambil menunggu ia kembali asik berbicara dengan Bora.


" Kau ini dasar pikun, masih mudah masa sudah lupa. "


" Loh memang cuman orang tua saja yang bisa lupa, aku juga bisa kok. Aku lupa karena aku sedang lapar jadi aku tidak fokus. " Kilah L yang masih terus berbicara.


Dari samping Siska dan Elsa datang, mereka berdiri didekat L lalu memesan makanan. Keduanya melirik L sejenak, dilihatnya seorang gadis berpakaian lumayan modis dan sedang berbicara menggunakan bahasa Korea, Siska dan Elsa mengira kalo L adalah mahasiswa asing, mereka tidak begitu memperdulikan nya, lagipula dikampus mereka memang banyak mahasiswa asing karena pertukaran pelajar maupun orang luar yang sekolah dan tinggal di sana.


Pesanan L sudah siap, petugas kantin menyodorkan dua gelas berisi jus mangga dan alpukat pada L.


" Mba pesanan nya sudah siap. " kata petugas kantin , namun L yang memakai headset tidak mendengar nya.Elsa dan Siska kembali melirik L, mereka telah mendapat pesanan nya hendak pergi dengan berjalan didepan L.


L kaget karena bahunya di pegang oleh petugas kantin ,ia pun reflek berputar alhasil gelas yang berisi jus mangga tersenggol tangan kanan L dan tumpah mengenai baju Siska.


Kantin yang tadinya ramai tiba-tiba sepi karena mendengar pecahnya gelas yang terjatuh dilantai. Elsa dan Siska langsung berteriak kesal, sedangkan L langsung menunduk merasa bersalah.


" Hei apa kau tidak punya mata, lihat rok dan sepatuku jadi kotor begini. " kata Siska sambil mengangkat kedua tangannya jijik, Elsa segera memberikan nya tissue.


" Maaf Kak. " kata L, tapi ia lupa masih berbicara dengan bahasa Korea, L segera mengulangi permintaan maafnya lagi dengan benar" Maafkan aku kak, aku tidak sengaja. "


Wajah Siska memerah ia berjalan mundur" Maaf maaf, kau itu sudah mengotori pakaian dan sepatuku , dan aku bukan kakakmu, dasar gadis bodoh. "


"Kau cari masalah dengan orang yang salah. " imbuh Elsa yang berdiri disamping Siska


" Tapi saya tadi sudah minta maaf, lagipula saya tidak bermaksud untuk menumpahkan minuman itu ke baju kaka. " jawab L lirih


Siska hampir tidak bisa mendengar perkataan L karena ia memakai masker dan terus saja menunduk, Orang-orang hanya memandang tak berani ikut campur, semua orang tahu kalo orang tua Siska adalah orang yang sangat berpengaruh dikampus. Jadi mereka tidak mau terlibat masalah jika mau melerai mereka.


Elsa menarik topi L hingga jatuh " Kau itu sudah salah masih saja banyak alasan, harusnya kau minta maaf dengan benar, aku kau tidak lihat siapa yang sedang ada di hadapan mu hah, masih berani pakai topi dan masker? " kata Elsa


" Maaf kak, saya akan mengganti pakaian kakak yang kotor. " kata L masih dengan kepala menunduk


" Cihh berani sekali kau menawarkan akan mengganti pakaian ku. " Siska berkata dengan sinis ia mengambil gelas miliknya yang berisi jus jeruk dan menyiram baju L " Aku tidak butuh kau mengganti pakaian ku. "


L hanya diam saat minuman itu ditumpahkan di bajunya, ia tetap menunduk dan menahan air matanya.


" Nah sekarang kita impas. " kata Siska sambil tersenyum