All About You "L"

All About You "L"
Idola kampus



Hari dan L sudah sampai didepan rumah bergaya Eropa, karena memang bangunan rumah L itu bekas rumah penjajahan Belanda waktu Indonesia belum merdeka, rumah sederhana dengan dua lantai menggadap danau dan dikelilingi kebun bunga dan hutan pinus. Rumah penuh kenangan dengan almarhum ayah, ibu, kakek dan neneknya.


Hari membantu membawakan belanjaan L kedalam.


"Aku taruh belanjaan mu disini saja ya. "Menaruh nya dimeja dapur


"Iya mas taruh saja disitu, Mas Hari mau minum apa ini? "


" Terserah yang penting dingin ya, panas sekali nih. " berbaring disofa dengan mengipas-ngipasi wajahnya yang kegerahan


"Baiklah." L menuju dapur dan membuat sesuatu


cuaca yang tadi cerah tiba-tiba saja berubah, awan mendung menyelimuti desa dan menghalangi sinar matahari menuju bumi.


" Untung lah kita sudah sampai dirumah, sepertinya sebentar lagi hujan, pantas saja aku kegerahan. "


"Mas Hari juga merasakannya toh, aku kira hanya aku saja. "


"Apa kau tak lihat keringat bercucuran dari wajah tampan ku ini. "


" iya.. iya... kita duduk di balkon saya Mas, biar dingin. "


" Setuju. "


mereka berpindah kebalkon yang menghadap langsung ke danau, pemandangan nya sangat indah asri daerah pegunungan, terlihat awan hitam mulai memenuhi langit dan kabut juga sudah menutupi separuh danau dan bukit bukit disekelilingnya.


" Ini minumannya Mas, Elis bikinin Es jeruk. "


"Pas banget ini, terimakasih kasih ya. "


"Iya, nanti kalau kurang ambil saja dikulkas, aku tinggal sebntar ya mau angkat jemuran di belakang sekalian mau membersihkan diri, habis joging keringat ini. "


" Hem pantas saja ada bau ngga enak dari tadi. Cepat sana mandi, kalo bisa berendam pake kembang sekalian biar ilang tuh bau kencut. "


L langsung manyun dan pergi meninggalkan Hari yang tertawa dengan tingkah L


Tiba-tiba ada pesan masuk dari Arya yang menanyakan keberadaan nya" Kau dimana Bro?"


Hari heran dengan tingkah temannya yang kepo itu, padahal dia sudah memberitahu kalo dirinya pulang kampung, sama seperti Arya yang tahu segala hal tentang Hari, Hari pun mengetahui segala sesuatu tentang Arya, yang notabennya sebagai wartawan kampus dan menyebut dirinya manager Hari si Pangeran tampan, karena Hari punya sikap yang cuek dan sulit didekati, alhasil para wanita yang mengidolakan Hari mencari tahu lewat Arya, dan Arya menjual jasa segala informasi tentang Hari pada wanita-wanita yang tak berdosa itu, tentu saja setelah ijin dulu dari Hari.


Hari lantas menjawab " Dirumah. " jawabannya dengan singkat


Melihat balasan Hari, Arya segera menunjukkannya pada Siska, Siska menyuruh Arya menanyakan lagi karena ia tak percaya kalau Hari berada dirumah


"Apa kau yakin, aku merasa kau sekarang sedang tidak ada dirumah. "


Hari semakin heran dengan sahabatnya itu" Bagaimana kau bisa tahu? aku sekarang sedang berada dirumah adikku. "


Arya dan Siska akhirnya bernafas lega, namun Siska masih menaruh curiga karena setahunya Hari itu anak tunggal, Arya langsung menenangkan nya,mengatakan mungkin dia kerabatnya


Elis sudah selesai mengangkat semua jemuran nya, begitu masuk dan segera mandi dari luar terdengar gemuruh air hujan membasahi bumi


" Benar kata Mas Hari, hujan akhirnya turun juga. "



di balkon Hari masih asik meminun es jeruknya sambil membaca Sebuah novel yang terletak tak jauh dari kursinya, di sudut balkon yang dikelilingi kaca itu terdapat rak buku dan sebuah kursi agar bisa memandang keluar, sementara sudut yang lain terpajang berbagai alat lukis milik L yang tersusun rapi, masuk kedalam rumah yang masih di sekat oleh dinding kaca ada meja besar dengan komputer tablet dan beberapa alat yang digunakan L untuk menulis novel dan menggambar webtoon nya.


Balkon yang ada dirumah L memang sepenuhnya tertutup, itu bertujuan agar udara luar yang dingin tidak masuk, sebenarnya balkon itu bisa dibuka namun karena cuaca yang sering hujan L jarang sekali membukanya.


L masuk ke balkon dan menaruh cemilan di meja Hari


" Kau sudah selesai, apa ini? "


" Sudah, untung saja aku segera memasukkan semua jemuran ku kalo tidak bisa bisa mereka semua basah kuyup. Ah itu pisang krispi, tadi kulihat dikulkas masih ada jadi ku goreng saja untuk cemilan, bagaimana enak tidak? "


Mas Hari mengacungkan jempol nya tanda kalo pisang krispi itu enak


" Jadi siapa itu Siska, kalo bukan Pacar Mas Hari berarti Fans Mas Hari ya, wah kayaknya Mas Hari terkenal di kampus, cewek cewek pasti banyak yang naksir , tadi aja mbaknya cantik banget lohh. Aku heran, apa mereka mata mereka pada rabun ya, memang nya di jogja ga ada cowok ganteng, bisa bisanya cewek cantik itu suka sama Mas Hari yang punya tampang pas pasan begini. " L tertawa