
Sampai dirumah L sedang sibuk memikirkan cara untuk bisa hadir ke pesta, Bora pasti tidak akan mengijinkan nya.Saat duduk termenung Jisoo menghampiri nya.
" Yuna. " L diam tak merespon
" Yuna. " Masih terdiam
" Elycia! " Jisoo meninggikan suaranya
L tergelak " Iya. " Menoleh ke arah Jisoo " Maaf kak ada apa? "
" Kau ini dari tadi aku memanggil mu tapi kau malah diam saja, apa yang sedang kau lamunkan sampai tak mendengar panggilan ku? "
L tersenyum malu " Kak aku ingin minta ijin. "
" Ijin? "
" Boleh tidak nanti malam aku pergi ke suatu tempat. "
"Memang nya kau mau kemana? Pergi dengan siapa? "
" Aku ingin mengadakan acara makan malam bersama teman teman ku, sebagai perayaan karena keberhasilan ku. "
" Kau sudah minta ijin dengan kakak mu? "
" Kakak kan kakak ku. "
Jisoo menajamkan sorot matanya, L langsung menunduk malu.
" Bantu aku minta ijin pada Bora Kak, dia pasti tidak mengijinkan ku keluar malam. "
" Kalau kau sudah tau kenapa masih berani? "
" Tapi aku sudah berjanji pada teman-teman ku, ya, ya, ya. "
" Baiklah. "
Beberapa saat kemudian Jisoo menelpon istrinya yang masih berada di kantor, terlihat Jisoo sesekali memijat kening nya dan berusaha berbicara pada nya.
Jisoo sudah duduk didekat L.
" Bagaimana Kak? "
" Boleh. "
" Benarkah? Wah terimakasih kak, aku menyayangimu. " L langsung memeluk Jisoo dengan erat.
" Tapi ada syaratnya. "
" Hah. "
" Kau boleh pergi asal ada yang menemanimu, dan tidak boleh pulang terlalu larut,jam 1 malam harus sudah sampai rumah. "
" Siap bos. "
L hendak pergi tapi dicegat oleh Jisoo.
" Kau tidak lupa perkataan ku? "
" Yang mana? "
"Boleh pergi asal ada yang menemani. "
" Ouh iya aku lupa, kalau begitu aku akan menelpon kak Jaehyun. "
" Bagus. "
L kembali ke kamarnya dan menelpon Jaehyun, sayang nya setelah beberapa kali ditelpon tidak ada jawaban. L berpindah ke nomer Kak D.O, nomernya malah tidak aktif.
Kemana mereka? Tidak biasanya mereka sulit dihubungi? Gumam L
Harapan terakhir hanya Kak Shin, ia langsung menekan nomernya.
Pada sering ke empat telpon akhirnya tersambung.
" Hallo Yuna ada apa menelpon ku? " Jawab Shin
" Kak Shin malam ini ada acara tidak? "
" Tidak. Kenapa? "
" Temani aku pergi ke acara makan malam bersama teman kampus ku ya, aku baru boleh pergi setelah ada yang menemani. Tadi aku menghubungi Kak Jaehyun dan Kak D.O tidak ada yang terhubung. " Jelas L pada Shin
" Baik, dengan senang hati aku akan menemani mu. Jam berapa kau berangkat? "
" Jam 7 dari rumahku Kak. "
" Ok. Aku akan ganti pakaian dan langsung ke rumah mu. " Telpon dimatikan
L juga bersiap, dia sudah menerima pesan dari Jae Hwi di grup tentang alamat tempat acara makan malam diadakan.
Tiga puluh menit kemudian Shin sudah tiba di depan masion dengan menggunakan mobil sport warna putih nya.
Kepala pelayan Im menyambut kedatangan nya.
" Selamat malam Tuan Shin. "
" Nona ada didalama Tuan. "
Shin berlalu dan masuk kedalam rumah, dia melihat Jisoo tengah duduk bersantai di ruang tengah.
"Malam Kak Jisoo. "
" Kenapa jadi kau yang datang, kupikir Jaehyun yang akan menemani Yuna. "
" Aku tidak tahu, kata Yuna nomer Jaehyun dan D.O tidak bisa dihubungi, hanya aku yang bisa dihubungi."
Saat keduanya berbincang, L pun turun dengan pakaian model rajut berlengan panjang,celana jeans hitam dan sepatu sneaker, rambutnya dibiarkan tergerai. Cantik dan imut.
" Kakak aku sudah siap ayo berangkat. "
" Kenapa kau berpakaian seperti itu? " Ucap Jisoo
"Memang nya kenapa? "
" Kau terlalu imut, pakai topi dan masker mu! " Imbuh Shin
L menghela nafas " Iya iya. "
Setelah pamit pada Jisoo, L dan Shin pergi alamat yang telah di bagikan di grup.
Mobil mewah itu menembus jalanan kota Seoul yang padat, L tampak menikmati suasana malam kota Seoul yang cantik dengan gemerlap lampu di segala penjuru.
Mobil berbelok dan berhenti di depan sebuah cafe yang cukup besar.
Saat hendak turun tiba-tiba ponsel Shin berdering, ia segera mengangkat nya. Telpon dari Jaehyun
" Hallo ada apa kau menelpon ku? "
" Kau ada dimana? Tanya Jaehyun yang mengabaikan pertanyaan Shin
" Aku sedang keluar bersama Yuna. "
" Dimana? "
" Bloom cafe n bar. "
" Jemput aku di jalan xxx! "
" Kenapa aku harus menjemput mu. "
" Mobilku mogok dan tidak bisa ku perbaiki, cepat jemput aku lagipula letaknya tidak jauh dari lokasi mu kan! "
" Naik taxi saja. "
" Aku tidak mau, dompet ku ketinggalan di rumah. "
" Naik taxi saja bantu biar aku yang membayar ongkos nya. " Shin mulai geram.
" Tidak mau, aku tidak suka naik taxi. "
Shin mulai kehabisan kata-kata
" Ada apa Kak Shin? Siapa yang menelpon? "
" Mobil Jaehyun mogok dijalan dia meminta ku menjemput nya. "
"Kasian sekali Kak Jaehyun, lebih baik kakak jemput Kak Jaehyun dulu. "
" Tapi kau bagaimana? Aku kan kesini untuk menemani mu. "
" Aku akan menunggu kakak didalam, sebaiknya kakak jemput Kak Jaehyun dan ikut bergabung dengan kita. "
" Iya baiklah, kalau begitu kau turun lah, aku akan segera menjemput nya. " L turun dan masuk ke dalam cafe seorang diri.
Yura dan Jungki yang melihat kedatangan L langsung menghampiri dan mengajaknya duduk bersama. Suasana didalam cafe sangat ramai.
" Aku kira kau tak datang. " Ujar Yura
" Tadinya aku tidak yakin bisa hadir, tapi ternyata kakak ku memperoleh ku pergi asal jam 10 sudah sampai rumah. "
Teman-teman L sudah banyak yang hadir mereka mengucapkan selamat untuk L. L tersenyum pada mereka dan mengatakan akan mentraktir mereka semua jadi mereka bebas memesan apa saja.
Seorang pelayan mendekati meja L. Yura, Jungki dan lainnya sudah memesan menu makanan dan minuman yang mereka inginkan. Giliran L tiba.
" Aku pesan Fried chinken dengan saus barbeque , minum nya jus jeruk dan dua botol air mineral, oh iya tambah tteokbokki goreng " Ucap L yang langsung dicatat oleh pelayan.
Teman-teman yang lain saling memandang, mereka akhirnya tertawa. L heran dengan tingkah mereka.
" Ada apa? "
" Tidak apa-apa , aku lupa kalau kau masih dibawah umur, pesanan mu seperti anak anak, aku jadi mengingat adikku yang suka makan menu yang baru saja kau pesan. " Ujar Jungki
Beberapa saat kemudian pesanan mulai datang, kebanyakan dari mereka memesan minum bir dan soju, ada juga cola, hanya L saja yang memesan jus jeruk dan air putih karena memang dia masih dibawah umur dan tidak diperbolehkan minum minuman beralkohol.
Yura memperhatikan penampilan L yang malam ini terlihat sangat imut, beberapa kali yura meminta L untuk berpose saat ia memotret nya. L menurut saja.