All About You "L"

All About You "L"
Menarik perhatian



Melihat Hari yang berjalan ke arah parkiran Siska dan Arya segera mengikuti nya


" Hai bro, kapan kau sampai? kenapa kau terlihat terburu buru? "tanya Arya


" Tadi sekitar 15 menit yang lalu, laptop ku ketinggalan dimobil jadi aku harus kembali untuk mengambil nya. "


" Dimana kau parkir mobilmu?tadi aku tak melihatnya? " tanya Siska


Hari tak menjawab ia terus saja berjalan dan tak menghiraukan Siska, Hari memang dingin kepada semua wanita termasuk Siska meskipun ia dekat dengan Arya itu tak merubah apapun, walaupun penampilan Siska sangat cantik dan seksi Hari tidak pernah tergoda sama sekali.


Hari mengambil kunci mobil dan membuka pintu tengah, Siska dan Arya kaget karena mobil yang dibuka bukanlah mobil yang biasa dipakai Hari.


" Hei Bro darimana kau dapat mobil sebagus ini? wah gila mobil mu bagus sekali, apa kau habis diberi warisan oleh orang tuamu? " tanya Arya yang sudah berada disamping temannya itu


Hari hanya menghela nafas , ia segera menutup kembali pintu mobilnya dan berjalan bersama Arya dan Siska ke gedung jurusan mereka


" Mobilmu bagus sekali Hari, itu mobil yang biasa dipakai ayah ku loh, tapi milik ayahku warna hitam. "imbuh Siska


" Kapan kau membeli nya? terlihat jelas kalo mobilmu masih sangat baru, tadi aku melihat nomor polisi mobilmu itu sangat unik, hanya tertulis satu huruf 'L' ajak aku jalan jalan ya setelah pulang dari kampus. "


" Aku boleh ikut juga kan Hari? "


Hari tak bergeming, ia terus berjalan tanpa memperdulikan ocehan dua temannya itu. Mereka sampai di gedung jurusan mereka dan masuk kedalam.


Di ruang kelas, teman teman mereka sudah banyak yang hadir, masih banyak waktu sebelum Dosen datang. Siska berpisah dengan Arya dan Hari ketika melihat Elsa teman baiknya.


Di tempat lain, setelah meninggalkan perpustakaan L berjalan berkeliling kampus, ia terus berjalan sambil menikmati suasana nya sampai langkah nya terhenti kala dirinya telah sampai di sebuah taman yang cukup luas. Disana terdapat pohon besar yang dibawah nya terdapat meja dan kursi , terlihat beberapa mahasiswa tengah duduk dan menikmati suasana taman, ada juga yang sedang berduaan dan ada juga yang terlihat sibuk dengan buku buku dan laptop mereka. L melihat ada bangko yang masih kosong dan bergegas duduk disana, ia tersenyum saat dirinya duduk sambil melihat ke sekeliling.


Ah rasanya sejuk dan menyenangkan sekali, apa seperti ini rasanya jadi seorang mahasiswa, bisa belajar ditamam sambil menikmati hari yang cerah, dan kupikir cuaca cerah ini akan bertahan sampai sore, tidak seperti dirumah, yang setiap waktu hujan selalu turun. Gumam L sambil merentangkan tangan di kursi itu


L mengeluarkan laptop nya, tiba-tiba ia mendapatkan sebuah inspirasi dan segera menorehkan lewat untaian kata.


Beberapa mahasiswa yang lewat terlihat penasaran dengan L yang duduk dibawah pohon dengan pakaian yang sangat modis dan wajah tertutup. L yang melihat orang orang menoleh kepadanya langsung menyapa mereka " Selamat pagi kak. " kata L dengan ramah. Beberapa mahasiswa yang lewat pun menjawab dan mengira kalo L itu mahasiswa baru karena memanggil mereka dengan sebutan Kak.


Satu jam tak terasa telah berlalu, L lupa dari tadi belum memberi kabar pada Bora kalo dirinya sudah sampai di Jogja, ia segera mencari ponselnya dan menelpon Bora.


Kring kring kringg


" Siang kak, apa yang sedang kau lakukan? Aku sudah sampai di Jogja dan sekarang sudah ada di kampusnya Mas Hari. " kata L dengan penuh semangat


" Syukurlah. Aku sedang di kantor seperti biasa. "


" Apa aku mengganggu mu? "


" Tentu saja tidak, bahkan jika aku sedang rapat sekalipun jika ada panggil telpon dari mu aku segera aku angkat. " kata Bora bercanda


" Wah aku merasa sangat tersanjung Kak? " jawab L sambil tersenyum


" Bagaimana dengan suasana disana? "


" Sangat menyenangkan Kak, aku jadi tertarik ingin segera masuk kuliah disini. Tempatnya bagus, ada taman yang luas dan aku bisa bersantai disini sambil belajar jika tidak ada kelas. "


" Ya sudah tahun depan kau masuk saja disitu, lagipula disana juga ada Hari kan, dia bisa menjagamu."


" Hah kau pikir aku masih kecil . "


" Kau memang masih kecil. " kata Bora tertawa


Obrolan L dan Bora memakai bahasa Korea, L tampak asik berbincang dengan Bora sampai tertawa lebar dan terkadang memasang berbagai macam ekpresi, tanpa sadar tingkahnya membuat orang orang yang ada di taman memperhatikan nya.


Setelah lama berbicara ia pun akhirnya sadar kalo sedari tadi ia diperhatikan


" Bora aku tutup telpon nya ya, Orang-orang sedang memperhatikan ku karena aku heboh sendiri dari tadi. " ucap L dengan pelan. Ia pun mengingat kembali tingkah konyolnya sedari tadi dan menutup wajahnya karena sangat malu


Bora tertawa " Hei kenapa harus kau tutup. "


" Aku malu, aku mau pindah tempat saja ah. "


" Kenapa kau mesti malu, kau kan tidak kenal mereka dan mereka juga tidak mengenal mu , abaikan saja. "


" Ah susah sekali bicara pada mu , aku tutup saja telpon nya ya, aku mau mencari sesuatu yang bisa kumakan. " Tak lama sambungan telpon pun terputus