
Shin masih saja fokus dengan ponselnya yang tengah membaca novel daring milik L, terkadang ia menaikan alisnya, tersenyum kecil, lalu terdiam sangat serius.
Tok tok tok
Seseorang mengetuk meja yang berada didepan Shin untuk menyadarkannya
"Permisi tuan Shin, bisakah anda membantu kami. " kata seorang lelaki berpakaian sangat rapi,
Shin menoleh dan baru menyadari bahwa dirinya tengah ada di kantor polisi, ia sendiri berada di sebuah ruangan dengan beberapa polisi duduk tak jauh darinya, didepan mereka ada sebuah proyektor tengah menampilkan foto foto dan rekaman sebuah kasus yang sedang mereka bahas.
Shin pun menyimpan ponselnya dan membenarkan sikap duduknya.
Didepan mereka ada seorang polisi tengah menjelaskan kasus yang sedang mereka tangani, kasus penipuan jual beli online yang sedang marak baru baru ini.
" Selama beberapa pekan ini, pengaduan tentang penipuan jual beli online sedang marak terjadi, awalnya pelaku perpura pura menjadi penjual barang-barang branded dengan harga miring untuk menarik korbannya, setelah korban tertarik untuk membeli, korban disuruh untuk mentransfer sejumlah uang yang tertera sesuai dengan harga barang itu, namun setelah 2-7 hari berselang, barang yang dibeli tak kunjung tiba, karena itulah para pembeli mencoba menghubungi sang penjual, namun website dan nomer yang tertera sudah tidak aktif ataupun telah dihapus, divisi Cyber sedang kewalahan mengusut kasus ini, karena pelaku sepertinya lebih dari satu dan mereka teroganisir, mereka kesulitan mencari jejak mereka karena setelah berhasil menipu para korban nya, mereka akan segera menghapus alamat website dan nomor yang bisa dihubungi, selain itu no. rekening yang dipakai juga ternyata semuanya no.rek ilegal. " Kata polisi tersebut menjelaskan
"Ini lebih sulit daripada menangkap pencuri atau perampok di luar sana. "Kata seorang polisi yang duduk dihadapan Shin
" Itu benar, bahkan kemarin server kita hampir terkena virus gara-gara mencoba mencari jejak mereka. " imbuh seorang polisi yang merupakan kepala polisi cyber
Lalu apa yang dilakukan Shin ditengah tengah semua ini, dia ternyata seorang yang diberi jabatan khusus di bagian polisi cyber, bisa disebut seorang ahli komputer dan jaringan yang membantu kepolisian walaupun bukan seorang polisi melainkan sebagai anggota khusus yang direkrut dari diluar.
Sudah sejak SMA dia membantu kepolisian, tentu saja pekerjaannya tidak terlalu berat, ia hanya dipanggil saat darurat saja seperti saat ini
Rapat sedang berjalan tiba-tiba seorang polisi membuka pintu ruangan dengan panik
"Lapor ketua, server kita tiba-tiba mengalami gangguan , kami membutuhkan bantuan sebelum data milik kepolisian bocor. " kata polisi tersebut dengan nafas tidak beraturan
Semua memandang Shin, seakan-akan sorot mata meminta Shin untuk membantu
Shin langsung berdiri dan meninggalkan ruangan diikuti para polisi tersebut, dia kini sudah duduk didepan jajaran komputer yang terpasang di sebuah meja yang sangat besar, Shin memperhatikan layar yang berkedap kedip seperti sedang error.
"Tolong jaga ponselku dengan baik. " ucap Shin yang berdiri sejenak lalu dirinya tersenyum dan melemaskan jari-jari tangannya.
" Apa yang sedang dilakukannya? " Tanya seorang polisi yang bukan dari divisi cyber
" Dia sedang berperang." Jawab orang disamping polisi tersebut yang merupakan anggota polisi cyber, ia tampak sangat fokus memperhatikan apa yang dilakukan shin
" Apa maksud dari perkataan mu. "
"Server kepolisian tengah di hack oleh seseorang, dan Tuan Shin sedang berusaha menghentikan nya, kau lihat kan semua layar komputer diruangan ini berkedip kedip,tapi lihat sekarang beberapa telah berhenti itu artinya Tuan Shin berhasil memblokir nya. "
" Sebenarnya siapa itu Tuan Shin?aku jarang melihat disini" Tanya seorang polisi yang baru bergabung disini
" Ah kau pasti baru disini ya, dia itu anggota khusus yang direkrut dari luar kepolisian, dia seorang hacker. "
" Bagaimana bisa seorang hacker di per kerjakan ? "
" Dia itu white hacker. "
" Benarkah, tapi dirinya terlihat masih sangat muda, hebat sekali. "
Ketika para polisi sedang bercerita, tak lama kemudian semua layar komputer telah kembali seperti semua, dan terlihat senyum mengembang di bibir Shin.
Shin berdiri dan mengambil sesuatu di mesin printer, lalu menyerahkannya
Sementara di tempat lain, memperlihatkan pria berpakaian serba hitam itu, tampak kesal sampai membanting keyboard dihadapan nya, kini layar komputer nya terlihat ada tulisan Loser
" Ini adalah data dari para tersangka pelaku kasus penipuan online,aku sudah mencantumkan biodata,alamat, dan riwayat penipuan yang pernah mereka lakukan, selain itu mereka sebenarnya pemain lama yang sudah pernah masuk penjara, jadi kalian akan mudah mencari mereka. " Kata Shin yang berlalu pergi, tugasnya sudah selesai ia pun segera mengambil kembali ponselnya dan fokus pada novelnya
sehebat apapun kau dalam menghapus data dan jejakmu di internet, tidak mungkin bisa mengalahkan kehebatanku , dia bermimpi jika bisa mengalahkan ku, butuh waktu 100 tahun lagi untuk melakukan nya. Batin Shin yang seakan sedang berbicara pada pria berpakaian hitam itu disaat Shin berjalan keluar dari kantor kepolisian dan menuju parkiran diikuti asisten nya
Usai mendapatkan daftar itu, polisi pun segera melakukan tugasnya, dan tak butuh lama para pelaku penipuan tersebut akhirnya tertangkap.