
" Oh iya. Tadi aku sedang mengirim pesan pada teman kuliah ku. Maaf jika aku tidak mendengar kakak memanggilku. " Ujar L
" Jangan diulangi lagi. "
" Baik. "
" Lalu soal pertanyaan ku yang pertama? "
" Aku baru saja menemui kakak ku Bora, dia Direktur dari Bellin Beauty. Tadi kakak ku meminta membawakan barang yang tertinggal dari rumah." Ujar L
" Lalu kau mau kemana? "
" Pulang. "
" Kenapa harus pulang, kau tidak mau melihat acara ini lebih dahulu. "
" Emm aku tidak punya teman dan malu jika harus melihat acara ini sendirian. "
" Kalau begitu aku akan menemani. Salah. Kau yang akan menemaniku. Ayo jalan! " Tanpa persetujuan dari L, Daniel sudah menggandeng L masuk kedalam .
Mr. Lee mempersilahkan Daniel duduk di kursi VVIP, ia juga mempersilahkan L duduk disamping Daniel.
Beberapa orang tampak penasaran dengan sosok wanita yang duduk disebelah Daniel, namun karena pakaian L serba tertutup dan memakai masker, Orang-orang tidak dapat mengetahui rupa wajah nya.
Daniel melirik ke arah L " Apa kau akan tetap memakai masker dan topi mu meski sedang ada disini? "
L menoleh ke arah Daniel " Maaf Kak, aku tak bisa melepaskan nya, karena aku ini pemalu. " Kilah L.
Bukan karena malu, tapi ia menjaga privasi nya, sedari tadi orang-orang sudah melihat ia dan Daniel saat masuk ke dalam gedung. L bukan orang bodoh, ia mengerti jika Daniel ini seorang pengusaha yang sangat berpengaruh, dan banyak mata yang mengawasi. Jadi untuk kenyamanan bersama ia akan tetap memakai masker dan topinya.
Beberapa menit kemudian acara fashion show pun dimulai. Acara tersebut berlangsung sangat meriah dan mendapat sambutan hangat dari para pecinta fashion. Berbagai kalangan hadir dan melihat acara ini, baik artis, pengamat mode, wartawan, dan orang-orang penting lainnya.
L melihat para model mulai berjalan berlenggak lenggok diatas panggung.
" Kudengar perusahaan kakak mu akan menampilkan rancangan terbaru untuk edisi musim panas ini. "
" Iya kak Daniel benar. "
" Aku jadi tidak sabar melihat nya. " Ujar Daniel
Alunan musik dan sorot kamera terus menyala kala para model berjalan diatas panggung memperagakan model pakaian yang dikenakan.
Waktu telah berlalu, kini giliran Key fashion memperlihatkan rancangan mereka. Para wartawan telah siap dengan kamera mereka masing-masing, Key fashion merupakan salah satu perusahaan pakaian yang cukup terkenal jadi orang-orang tentu tak sabar melihat rancangan baru mereka.
Model mulai keluar dan memamerkan koleksi terbaru rancangan dari key fashion. Banyak yang berdecak kagum. Tiffany dan anak buahnya tersenyum melihat dari layar monitor di ruangan mereka. Tiffany tampak puas saat para pengunjung dan orang-orang yang ia kenal di dunia mode terlihat kagum dengan karya dari perusahaan nya.
" Sepertinya perusahaan kita akan menjadi nomer satu Nona.Lihat para pengamat mode itu terlihat kagum dan puas melihat koleksi terbaru kita. " Ujar Hana.
" Kau benar, dan pasti perusahaan ku akan segera menjadi perusahaan fashion no. 1 di Korea.
Setelah beberapa menit, Tiffany keluar dan mendapatkan tepuk tangan dari semua orang.
Diruangan yang lain, Bora kembali mengecek kesiapan para model nya.
" Ok setelah key fashion, selanjutnya adalah kita. Lakukan dengan baik. " Ujar Bora pada para modelnya
Model model tersebut mengangguk dan tersenyum pada Bora.
Sorot lampu berubah, begitu juga dengan musik nya. Dengan alunan musik orkestra yang mengalun indah, sorot lampu berubah warna menjadi ungu, pink, dan pastel menampilkan kesan anggun dan natural .
Seorang model berparas cantik keluar dan berjalan di lintasan catwalk. Mata semua orang dibuat terpana, kamera dan sorot lampu tertuju pada model tersebut.
Model lain kemudian ikut bermunculan, semua orang tak henti henti terpana.
" Aku akan memesan tiap model nya pada mereka. "
" Apa sekarang Bellin juga membuat aksesoris juga? Lihat kalung itu indah sekali. "
" Sepertinya itu bukan hanya sekedar aksesoris, itu seperti perhiasan yang bentuknya sangat ekslusif, dengan perusahaan mana mereka berkolaborasi. Aku ingin sekali memiliki gaun dan perhiasan itu. "
" Itu seperti silver dan mutiara. Desain sangat berbeda apa mereka bekerja sama dengan desainer perhiasan juga? "
" Rancangan pakaian nya juga nampak sangat berbeda dan itu sangat bagus, apapun yang terjadi aku harus memiliki salah satu nya.
Perbincangan mengenai rancangan pakaian, dan juga aksesoris yang dipakai langsung menggema.
Setelah satu persatu model keluar, Bora pun keluar dan berdiri diantara mereka, ia membungkuk sebagai tanda terimakasih kasih. Semua orang langsung berdiri dan memberi kan tepuk tangan.
Diruangan lain wajah Tiffany memerah menahan amarah. Ia melempar benda benda yang dapat dijangkau oleh tangannya.
" Hana apa yang sudah kau lakukan, bagaimana ini bisa terjadi hah? " Tiffany murka karena perusahaan Bora berhasil dalam acara fashion show ini dan terlihat menyita semua perhatian.
" Kau bilang semua sudah beres, kau juga sudah mengirim orang untuk merusak rancangan mereka. Tapi apa ini? Kenapa dia malah menjadi pusat perhatian dan mendapatkan tepuk tangan dari semua orang. " Ucap Tiffany sambil berteriak
Hana diam tak berkutik, ia juga bingung dengan keadaan ini. Sebelumnya ia sudah memastikan bahwa semua berjalan dengan lancar dan semua rancangan telah dirusak. Tapi kenapa jadi seperti ini.
Hana tak bisa membela diri, ia pasrah menerima amukan dari Tiffany.
" Cepat bereskan anak buahmu, aku tidak ingin mereka membuka mulut dan menyebut nama key fashion. " Imbuh Tiffany lagi
" Ba-baik Nona. " Setelah kepergian Hana, Tiffany kembali mengamuk dan menghancurkan semuanya.
Kembali ke Bellin
Di ruang tunggu setelah selesai Bora anak buahnya langsung berpelukan atas kesuksesan mereka. Beberapa dari mereka bahkan sampai menangis karena tidak menyangka bahwa acara akan sesukses itu dan mendapatkan sorotan dari semua orang.
" Karena acara ini sukses besar aku akan memberikan kalian bonus dan setelah launching pakaian edisi musim panas selesai kita akan mengadakan pesta. " Ujar Bora
Semua orang bersorak.
Media langsung menempatkan perusahaan Bora menjadi trending topic dengan koleksi terbaru mereka.
Koleksi mereka juga dinobatkan sebagai rancangan terbaik dan terfavorit dalam acara Korea fashion week oleh para pengamat mode dan pengunjung yang hadir.
Setelah acara tersebut pesanan mereka langsung membludak, para kolektor seni dan perhiasan bahkan ikut dalam daftar tunggu karena mereka sangat ingin memiliki aksesoris yang dipakai saat itu. Membuat Bora lebih pusing dibandingkan persiapan sebelum acara tersebut.
Beberapa saat yang lalu Bora telah melakukan sesi wawancara. Dalam pernyataan nya, rancangan pakaian yang dikeluarkan oleh perusahaan nya adalah hasil kerja keras dari desainer desainer muda yang belum banyak memiliki pengalaman, namun dirinya melihat bakat mereka dan memberikan kesempatan pada mereka.
Rancangan pakaian yang dipamerkan juga merupakan sebuah maha karya dari desainer muda yang dia akui kemampuannya melebihi dirinya.
Pernyataannya sontak membuat para wartawan penasaran. Bora tak menjelaskan siapa desainer muda tersebut, hanya saja ia memberikan label khusus pada tiap rancangan dengan inisial L pada brand pakaian nya sebagai tanda bahwa rancangan tersebut adalah rancangan yang sangat ekslusif dan diproduksi sangat terbatas.
Selanjutnya orang-orang mulai bertanya mengenai aksesoris yang dikenakan para model.
Bora dengan jujur bahwa itu juga merupakan karya dari desainer muda berinisial L, ia sendiri tak tahu dimana tempat pembuatan nya dan yang lebih membuat semua orang kaget adalah bahwa aksesoris itu hanya dipinjamkan, setelah acara selesai desainer berinisial L tersebut akan meminta kembali.
Ucapan Bora langsung membuat semua orang tertawa sekaligus penasaran.
Launching pakaian edisi musim panas dan acara fashion show berjalan dengan lancar, Bora sangat senang.
Disatu sisi Bora sedang kewalahan.
Meskipun sudah puluhan kali asisten nya memberi laporan bahwa beberapa konsumen mereka yang memegang member khusus memohon untuk bisa membeli satu koleksi aksesoris tersebut. Bora dengan berat hati menolak nya. Ia sudah berjanji pada L untuk mengembalikan nya.
" Tawaran mereka sangat menggiurkan, apa kali ini akan kembali ditolak?" Tanya asisten Bora.
" Yah mau bagaimana lagi, barang itu bukan milik ku, Yuna sudah mengatakan bahwa dia hanya meminjamkan nya. "
" Baiklah akan saya katakan pada mereka. "
Asisten Bora tiba-tiba kembali keruangan Bora memberikan laporan yang sedikit mengejutkan.
" Kami sudah menemukan siapa pelaku perusakan di tempat penyimpanan."
" Benarkah? Katakan siapa orang nya? "
" Ada tiga orang, butuh waktu yang cukup lama untuk tim keamanan untuk mencari tahu pelakunya, karena salah satu dari mereka merupakan seorang ahli IT sekaligus hacker. Tim keamanan telah menemukan sebuah rekaman yang memperlihatkan aksi mereka namun rekaman tersebut tidak memperlihatkan para pelaku dengan jelas karena rekaman tersebut telah diberi virus dan dirusak oleh sang hacker, jadi sangat sulit untuk diperbaiki. Tim IT kita masih berusaha memperbaiki nya."
" Kenapa lama sekali? Bukankah tim IT kita merupakan orang-orang yang sangat ahli dan profesional? "
" Memang benar , namun virus yang tertanam dalam rekaman tersebut sangat berbahaya dan sangat sulit untuk diretas. Tim IT berfikir jika pelaku yang seorang hacker ini bukanlah seorang hacker biasa. " Sahut Asisten Bora.
Bora berfikir sejenak lalu mendapatkan ide.
" Baiklah aku mengerti, kau boleh pergi." Setelah asisten Bora pergi, Bora langsung menekan sebuah nomer pada layar ponselnya.
" Kau dimana? " Tanya Bora
" Dirumah. "
" Datang lah ke kantor ku karena aku butuh bantuan mu. " Ujar Bora
" Aku tidak tertarik datang kesana. " Ujar seseorang dj balik telepon dengan santai.
"Aku butuh bantuan mu karena sistem ku telah diretas oleh seorang hacker profesional. " Ujar Bora bohong.
Orang dibalik telepon yang ternyata Shin langsung berdiri dan menyambar kunci mobilnya.
"30 menit lagi aku sampai. " Ujar Shin lalu telepon dimatikan. Bora tersenyum.