All About You "L"

All About You "L"
Pesta Pembukaan



L sudah selesai, dirinya sedang ada di ruang tengah menunggu ayahnya. Kebetulan saat Bora dan L berbelanja Tuan Kim sudah pulang ke rumah.


Ting


Ada pesan dari Big3


" Yuna apa kau sudah berangkat? "


" Belum, aku sedang menunggu Ayah. "


" Kau berangkat bersama kami saja. "


" Aku tidak mau. " Jawaban L membuat ketiga pria tampan itu kecewa.


" Kau sedang apa L? " Tanya Bora penasaran


" Ini ada pesan dari Kak Shin, Jaehyun, dan D.O. Mereka mengajak untuk berangkat bersama, tapi aku menolak. "


Bora segera mengacungkan jempolnya " Bagus L, kau berangkat bersama dengan ayah saja. "


Tak lama Tuan Kim pun turun dan mengajak mereka berangkat.


" Putri ayah cantik sekali. " Puji Tuan Kim pada Bora dan L.


" Terimakasih Ayah, ayah juga tampan sekali malam ini. " Goda Bora.


****


" Bagaimana persiapan nya? " Tanya Daniel pada Mr. Lee


" Semua sudah beres Tuan, kita juga sudah tahu pelaku perusakan lukisan tersebut. Apa yang ingin anda lakukan untuk menghukum nya Tuan? "


" Kau saja yang mengurus nya, suasana hati ku sedang baik aku tidak mau pusing memikirkan orang yang tidak bertanggungjawab seperti itu.Kau beri saja dia pelajaran. " Mr. Lee mengangguk mengerti.


" Masalah pemecatan bisakah anda batalkan Tuan, lagipula pelaku nya sudah tertangkap dan tidak ada sangkut paut nya dengan karyawan lain di Museum. "


" Hmmm baiklah terserah kau saja. " Daniel beranjak dari kamarnya dan berjalan menuju mobil yang sudah tersedia di depan rumah nya.


Kepala pelayan Daniel membukakan pintu mobil, Mr. Lee duduk disamping sopir, dan berangkat lah mereka ke acara pembukaan Museum Baru.


****


" Ayah bagaimana penampilan ku? " Tanya Deok Hwa pada ayahnya.


" Iya bagus, malam ini akan ada banyak orang penting yang datang ke acara itu, para pengamat seni, seniman profesional, artis, pengusaha, dan para kolektor seni dari berbagai dunia. Ayah sudah membukakan kesempatan padamu, malam ini kau pasti mewujudkan mimpi menjadi Seniman kelas dunia. " Ujar ayah Deok Hwa.


" Terimakasih Ayah. " Deok Hwa memeluk Ayah nya.


****


Area parkir Museum mulai dipenuhi berbagai mobil mewah, satu persatu para tamu undangan berdatangan. Mulai dari artis, Seniman, pengusaha, pejabat pemerintah, dan dari berbagai kalangan.


Acara yang megah ini tentu menyita perhatian publik dan wartawan, didepan pintu masuk sudah di gelar karpet merah untuk menyambut para tamu. Sementara kanan kirinya terpasang pagar untuk memberi jalan sekaligus pembatasan untuk para wartawan dan fotografer mengambil foto para tamu undangan.


Acara pembukaan Museum Baru dari Grup H&S sungguh sangat dinanti nanti karena setelah acara ini selesai, Museum ini akan menjadi Museum terbesar di kota Seoul.


****


Tamu undangan yang sudah datang mulai berjalan menapaki karpet merah, kali ini banyak dari kalangan artis yang telah sampai. Tak henti hentinya flash kamera membidik mereka, seakan tidak ingin menyia-nyiakan waktu .


Big3 telah tiba, mereka juga berjalan melewati karpet merah , tiga pria tampan berjalan beriringan menyita perhatian publik. Mereka benar-benar tampan, para fans D.O bersorak meneriakkan ketampanan nya. D.O tersenyum dan melambai pada mereka.


" Sok ganteng. " Ujar Jaehyun didekat telinga D.O


D.O tak menggubris omongan sahabatnya itu.


" Aku memang tampan, lihat para fans ku yang setia dan selalu datang demi mengagumi ketampanan ku. " Ucap D.O dengan penuh percaya diri.


Shin dan Jaehyun hanya tersenyum sini melihat tingkah D.O.


Setelah Big3 masuk kedalam, Daniel pun sampai juga. Memakai limousine berwarna putih nan elegan ia keluar dari mobil nya dan berjalan dengan gagah.


Memasuki gedung Museum, semua orang menunduk memberi sapaan dan hormat pada Daniel sang pemilik sekaligus pewaris dari H&S Grup. Beberapa menghampiri Daniel untuk menyapanya.


L dan lainnya masih dijalan


" Apa masih jauh? " Tanya L


" Sebentar lagi kita sampai. "


Mobil memasuki pelataran, laju mobil diperlambat karena harus antri untuk masuk kedalam sana.


" Kenapa ramai sekali, apa sedang ada demo didepan sana? "


" Bukan demo L, tapi mereka itu wartawan. Banyak tamu penting dari berbagai kalangan yang datang,jadi banyak menyita perhatian publik. "


" Kurasa fans Kak D.O juga pasti ada iya kan? "


" Hah tentu tapi paling hanya satu atau dua orang. " Ujar Bora setengah hati. " Muka pas pasan seperti itu tidak mungkin banyak fans nya. "Jisoo tertawa mendengar obrolan istrinya.


" Kalau begitu disana juga banyak artis juga yang datang Kak? "


" Iya."


" Kakak nanti bantu aku berfoto dengan mereka ya. "


" Memang kau ingin berfoto dengan siapa? "


" Siapa saja yang penting mereka artis, hehehe. "


" Kau ini ada ada saja, kalau kau ingin bertemu dengan seseorang kenapa tidak bilang ayah, nanti ayah akan mempertemukan mu dengan artis idolamu. " Timbal Tuan Kim yang sedari tadi mendengar obrolan L dan Bora.


" Itu mudah. " Senyum di wajah L langsung mengembang.


Mereka sudah sampai di depan Museum Baru, satu persatu turun dari mobil. L tidak bisa menyembunyikan senyuman nya karena disana sangat ramai, berjalan diatas karpet merah menjadi pengalaman pertama nya dan ini menjadi kan L bak seorang artis yang hendak menghadiri acara penghargaan.


Sebelum ia dan keluarga nya turun, L seperti melihat seorang artis yang sangat terkenal, yaitu Rain. L tek henti henti nya berdecak kagum melihat aktor favorit nya berjalan masuk ke dalam Museum.


" Kak Jisoo bukan kah itu aktor yang bernama Rain? " Tanya L Jisoo yang berjalan di samping nya.


" Benar. "


" Wah dia sangat tampan Kak, aku suka sekali dengan drama yang ia mainkan dengan Song Hye-kyo judulnya Full House. " L sangat antusias


Bora, Jisoo, dan Tuan Kim tersenyum melihat L yang senang melihat idolanya.


Mereka berempat berjalan menyusuri karpet merah dengan berpasangan, Tuan Kim dengan Bora, L dengan Jisoo.


Wartawan dan para fotografer juga memotret kedatangan mereka. Mereka terdiam dengan sosok gadis cantik disana, kecantikan bak idol k-pop.


" Kau kenal dia? " Tanya seorang wartawan pada rekannya.


" Tidak, apa dia artis baru atau artis dari agensi kecil karena aku juga baru melihat nya? " Jawab teman wartawan tersebut.


" Tidak tidak, aku ini wartawan yang meliputi semua tentang idol k-pop, baik yang baru debut maupun yang sudah terkenal dari berbagai agensi, aku tidak pernah melihat gadis itu. "


" Mungkin dia dari artis dari luar Korea?"


Para wartawan dibuat penasaran dengan sosok L yang wajahnya sangat cantik. Beberapa fans yang datang untuk melihat idola mereka masuk kedalam gedung pun juga bertanya tanya tentang L.


Foto yang diambil salah seorang wartawan langsung diupload dan menjadi viral di sosial media.



L sepertinya tidak menyadari dengan segerombolan wartawan dan fotografer yang berkali-kali memotret dirinya. Ia sibuk mencari artis atau publik figur diantara para tamu.


Big3 yang melihat kedatangan L langsung mengapit dirinya dan menarik nya dari Jisoo.


" Yuna. " Ujar D.O


" Kak D.O."


" Ayo masuk dan ikut berkeliling bersama ku. "


" Boleh. " L hendak mengikuti D.O namun tangannya digenggan oleh Bora.


" Berhenti, mau kau bawa kemana adikku? "


" Aku mau menculik nya. " D.O segera melepaskan tangan Bora dari L lalu menariknya pergi.


" Kau. " Bora tak dapat menghentikan D.O membawa L.


" Sudah biarkan saja. " Ujar Tuan Kim


" Tapi Ayah "


"Sayang tenang saja, dia tak akan membawa L pergi dari negara ini, lebih baik kita menikmati pesta ini. " Bujuk Jisoo.


L sudah berada di antara tiga laki-laki tampan, mereka tengah berkeliling dan melihat lihat, sesekali Jaehyun mengambil kan makan untuk L.


" Kakak ambilkan lagi. " Ujar L dengan muka imutnya


" Kau sudah makan cake itu empat kali, kau seperti orang Kelaparan saja. " Sahut Jaehyun


" Aku sudah makan tapi cake itu rasanya enak sekali aku ingin makan lagi, tolong ambilkan. " Jaehyun tak kuasa menolak, ia segera pergi dan mengambil cake untuk L.


Shin dan D.O tak heran karena L memang sangat menyukai cake dan makanan manis.


Aula besar yang ada di Museum Baru itu sudah dipenuhi oleh para tamu undangan, acara segera dimulai dengan sambutan dan ucapan terimakasih kasih dari kepala Museum.


Daniel masih berada di ruang tunggu, tak lama Mr.Lee datang dan menyampaikan agar Daniel menuju aula untuk meresmikan pembukaan Museum. Setelah memotong pita Museum telah resmi dibuka.


L melihat Daniel dan terkejut karena Museum ini benar-benar miliknya.


" Kak Shin apa benar itu pemilik Museum ini? "


" Iya benar. Kenapa dengan wajahmu? "


" Tidak apa-apa, aku kira dia bohong dan bercanda saat mengatakan bahwa Museum ini miliknya. " Shin bingung dengan ucapan L.


Daniel turun dari panggung dan menemui rekan rekan bisnisnya. Ucapan selamat terus berdatangan untuk nya. Saat tengah berbincang dengan rekan bisnis nya, Daniel melihat seseorang yang ia kenal. Ia benar, Daniel melihat L tengah berdiri diantara tiga lelaki tampan, kecantikan nya mampu membuat Daniel terdiam.



Daniel segera menghampiri L dan menyapanya.


" Yuna. "


Orang-orang disekitar mereka terlihat kaget karena Daniel menghampiri seorang gadis cantik.


L tersenyum pada Daniel " Hallo Kak Daniel. "


Daniel pun ikut tersenyum dan hendak menjabat tangan L, tapi dihentikan oleh Big3.


Tubuh mereka seakan menjadi dinding pemisah.


" Permisi Tuan , bisakah anda tetap disana dan jangan terlalu dekat dengan nona ini. " Ujar Shin.


Daniel tersenyum " Maaf saya. "