All About You "L"

All About You "L"
Di Retas



L telah dipindahkan ke rumah inap setelah keadaan tenang. Kini ia tertidur dengan Bora dan Jisoo yang setia menemani.


Bora menatap sedih kearah L, lehernya kini memerah akibatnya di cekik oleh dirinya sendiri.


" Maafkan aku Yuna karena aku terlambat menyelamatkan mu. Jika saja saat itu aku datang lebih cepat pasti semua ini tidak akan pernah terjadi padamu. " Bora memeluk tubuh L dengan sayang.


" Sayang. " Jisoo menyentuh lengan Bora yang sedang memeluk L.


" Sayang kenapa bibi Yuna begitu jahat padanya?Yuna begitu baik dan polos kenapa dia bisa setega itu memperlakukan Yuna ? Jika baginya Yuna ada anak pembawa sial makan bagiku dia adalah anak pembawa keberuntungan. Yuna bahkan sudah kuanggap seperti anak ku sendiri, dia anak yang sangat baik. " Air mata Bora kembali mengalir.


" Aku akan memberi perhitungan pada bibi nya, aku akan menjebloskan dia ke dalam penjara. Aku sangat marah saat mendengar jika bibi nya telah menganiaya nya. "Ujar Bora penuh emosi.


" Sayang tenangkan dirimu. Sekarang bukan waktu yang tepat untuk itu. Lebih baik kita fokus mendampingi Yuna untuk menyembuhkan trauma nya. "


" Dokter Cha sudah memberitahu kita bukan bahwa trauma yang dimiliki Yuna itu sangat serius. Dia bahkan mampu mencekik lehernya sendiri, jika kita tidak segera mengobati nya aku takut dia akan kembali menyakiti dirinya sendiri dan membahayakan nyawanya. " Ujar Jisoo.


Bora mengangguk setuju.


Malam hari L sudah tersadar dari tidurnya. Di ruangan nya sudah ada Big3 yang menemani L menggantikan Bora dan Jisoo yang pulang sebentar.


" Apa kau sudah merasa lebih baik Yuna? "Tanya D.O.


" Sudah Kak, maaf membuat kalian khawatir. "


" Sudah jangan dipikirkan yang penting sekarang kau harus makan, kata dokter seharian ini kau sudah jadi putri tidur jadi sekarang kau habiskan bubur ini dan minum obat mu. " Ujar D.O sembari menyuapi L dengan semangkuk bubur.


L tersenyum mendengar ocehan D.O " Terimakasih kakak. " Jawab L lirih.


Ketiganya membalas senyuman L dengan tersenyum juga.


Usai menghabiskan makan malamnya L merengek ingin segera pulang.


" Kakak aku ingin pulang. "


" Kata dokter lebih baik kau istirahat saja disini. " Ucap Jaehyun


" Tapi aku bosan dan tidak suka bau rumah sakit. "


" Tidak bisa Yuna. Besok saja kita pulang. "


" Aku mohon. Please! " L kembali merengek pada Jaehyun.


Jaehyun tidak bergeming begitu juga dengan D.O. Ketiganya sudah diberi perintah oleh Bora untuk menjaga L dan membiarkan nya istirahat di rumah sakit selama sehari dan baru di ijinkan pulang besok lagi .


Pandangan mata L tertuju pada shin yang sibuk pada gadget nya.


" Kak Shin tolong aku, aku ingin pulang dan beristirahat dirumah. Boleh ya aku pulang. " Ujar L dengan wajah se imut mungkin, namun sayangnya itu tak berpengaruh pada Shin karena dia sama sekali tak menoleh dan hanya fokus pada gadget nya.


L mengerucut kan bibir.


" Kak Jaehyun pinjam kan aku tab mu! "


Jaehyun langsung memberi tab miliknya tanpa curiga apapun.


Suasana berubah menjadi hening karena Jaehyun dan D.K sedang asik nonton TV, sedangkan Shin dan L sibuk dengan tab nya .


Wajah Shin nampak serius,seperti biasa ia sedang bekerja dengan jari jari nya yang super cepat bergerak di diatas keyboard.


Tiba-tiba saja layar tab milik Shin berkedip kedip dan eror. Mata Shin membulat ia langsung menatap tajam L yang dengan wajah datar tanpa dosa menatap nya balik.


" KIM YUNA! " Panggil Shin yang kini kesal tab milik nya sedang di hack oleh L.


Tentu saja Shin tahu karena siapa lagi orang jenius yang bisa meretas sistem milik nya selain L.


Jaehyun dan D.O yang sedang asik menonton TV sampai kaget.


" Ada apa Shin kenapa kau harus berteriak memanggil Yuna? Dia kan ada di hadapan mu. Jangan berisik aku dan Jaehyun sedang asik menonton drama. " Sahut D.O


Shin tak menggubris Jaehyun dan D.O ia masih menatap tajam ke arah L.


L yang tadinya menatap datar akhirnya tertawa terbahak bahak melihat Shin yang wajahnya merah padam.


Jaehyun dan D.O berhenti memperhatikan layar televisi dan beralih pada L dan Shin.


" Sebenarnya ada apa dengan kalian berdua? Yuna apa yang kau lakukan hingga membuat Shin marah?"Tanya Jaehyun.


Shin yang kesal hanya bisa melempar tab nya dan berjalan mendekati L. L panik ia berteriak meminta bantuan pada Jaehyun dan D.O.


" Kakak tolong aku! Kak Shin akan memakan ku. "


Jaehyun dan D.O dengan sigap menghadang Shin yang seakan siap memakan L.


" Shin hentikan! "Ujar Jaehyun


Shin melotot pada Jaehyun " Jangan mengganggu ku Hyun! Dia harus diberi pelajaran!. " Jawab Shin


Badan Shin semakin dekat dengan dengan ranjang L, tangan nya mulai terangkat seperti hendak mencekik L.


L masih tertawa walau pun sembunyi dibalik selimut.


" Hentikan Shin! " Ucap Jaehyun lebih tegas, Shin memandang Jaehyun dengan kesal lalu beralih pada gundukan besar diatas ranjang.


" Menyebalkan. " Ujar Shin. Ia sudah kembali duduk dan berusaha menyalakan tab nya yang telah mati.


D.O mendekati Shin, ia merasa aneh dengan tingkah Shin yang membolak balik tab nya.


" Kenapa dengan tab mu Shin? Tidak mungkin rusak kan? Itu kan tab keluaran terbaru dan baru beberapa minggu kau membeli nya bersama ku dan Jaehyun." Ujar D.O


" Baru saja dirusak. " Jawab Shin datar.


D.O yang penasaran langsung mengambil tab milik Shin dan mencoba menyalakan nya, beberapa menit kemudian tab itu berhasil menyala namun hanya sebentar karena setelah itu layar nya berkedip kedip lalu mati kembali.


"Tab mu aneh sekali Shin, apa terkena virus ya ? layar nya mirip saat kau meng hack ponsel ku. "


Shin mengambil kembali tab nya, dia tak menjawab pertanyaan D.O. ia sesekali melirik L dengan tatapan tajam.


" Kakak mau ku bantu? " Tawar L


" Tidak! " Jawab Shin cepat


Jaehyun yang tadinya hanya memperhatikan mulai ikut penasaran, ia juga mencoba memperbaiki tab itu namun hasilnya sama saja karena setelah menyala selama beberapa menit tab itu kembali mati.


" Shin seperti tab mu sedang di hack seseorang." Ucapan Jaehyun membuat Shin makin kesal.


" Itu tidak mungkin! Shin kan si hacker terhandal dan peringkat satu di Korea, selama ini juga belum ada yang mampu meretas sistem miliknya. Masa tab nya di hack. Itu tidak mungkin. " Sahut D.O


"Tidak ada yang tidak mungkin. Kau ingat insiden saat shin meretas kita bukan? penampakan nya sama dengan nasib gadget kita. ".


Ucapan Jaehyun cukup akal bagi D.O


" Memang benar apa yang dikatakan oleh mu Hyun. Tapi siapa yang berani meretas sistem milik Shin, hebat sekali dia. " Ujar D.O yang malah mengagumi orang yang meng Hack tab milik Shin.


" Aku orang nya. " Ujar L santai


Semua orang menoleh


Shin sangat kesal sekaligus malu, ingin rasanya menangis karena dua kali L berhasil meretas sistem keamanan nya dengan sangat mudah.


Sedangkan Jaehyun dan D.O diam mematung.