All About You "L"

All About You "L"
Kekuatan Baru



Ia mengucek matanya, kini yang dipantulkan oleh cermin menjadi dirinya.


Ada apa denganku. Pikir Jaehyun yang berusaha menyadarkan dirinya kembali


Jaehyun sudah bersama dengan timnya lagi, perlombaan sudah hampir dimulai, dengan jarak tempuh 10km semua peserta sudah mulai berlari ketika tanda start dibunyikan.


Semua peserta mulai berlari, diantara para peserta, ada mata yang terus mengawasi Jaehyun, ia tidak lain adalah Jihoon. Sorot matanya sangat tajam, seakan-akan bisa membunuh siapapun.


Jaehyun sendiri sedang fokus terus berlari, 30 menit telah berlalu dan mereka sudah melewati setengah dari jarak tempuh, dibeberapa titik disediakan pos yang menyediakan air minum. Tanpa diketahui orang-orang, Jihoon telah merencanakan sesuatu, ia menyuruh orang untuk memberikan minuman kepada Jaehyun, minuman itu telah diberi sesuatu. Jihoon tersenyum membayangkan dirinya mengalahkan Jaehyun kali ini.


Jaehyun yang memimpin didepan mulai merasa kelelahan dan haus, melihat tenda yang menyediakan air minum, ia bergerak mendekati mereka. Jihoon yang mengekor dibelakang menyunggingkan senyum yang licik.


Tenda-tenda yang menyediakan minuman terletak didekat sebuah gedung perkantoran, dimana bangunan tersebut tertutupi kaca yang dapat memantulkan bayangan. Begitu Jaehyun mendekat dan orang yang diutus Jihoon telah memberikan minuman, Jaehyun segera membuka tutup minuman itu dan hendak meminumnya.


Baik Jihoon maupun orang yang memberikan minuman itu, terlihat sedikit tersenyum. Tapi, baru saja Jaehyun akan menenggak minuman itu, tiba-tiba botol itu dilempar Jaehyun dan ia segera berlari kembali menuju jalanan.


Jihoon dan temannya kaget dan terlihat bingung, dari jauh teman Jaehyun, Kwangsoo juga heran.


Ada apa dengan Jaehyun sampai melempar botol minum itu? apa ada sesuatu? batin kwangsoo, matanya melirik kearah Jihoon , ia tampak curiga, ia juga melihat sekilas, botol yang dilempar Jaehyun segera diambil orang yang berjaga ditenda dan membuangnya ketempat sampah. Tapi ia tak begitu memikirkan, ia hanya ikut berhenti sejenak untuk minum lalu melanjutkan perlombaan.


Kurang lebih satu jam waktu tempuh yang diperlukan, Jaehyun saat ini memimpin, diikuti Jihoon dibelakangnya dengan selisih jarak cukup dekat.


Jaehyun sebenarnya lelah sekaligus haus tapi karena garis finish sudah dekat dan sudah tidak ada tenda yang menyediakan air minum, Jaehyun akhirnya tetap fokus untuk berlari.


Garis finish sudah mulai terlihat, banyak orang yang menunggu mereka dikejauhan, Jaehyun yang belum minum sama sekali sebenarnya sudah hampir menyerah, pandangannya sedikit kabur namun masih tetap memiliki tenaga untuk berlari.


Jaehyun mencoba menggoncang goncangkan kepala agar tetap fokus, hingga ia melihat sebuah pantulan dari tembok kaca di gedung disepanjang jalan, mata Jaehyun langsung terbelalak. Wajah L terpampang disana, sedang tersenyum kearah Jaehyun, ia sampai berkali-kali mengucek matanya, namun wajah L tetap masih ada.


Jihoon melihat tingkah Jaehyun yang aneh malah tersenyum, dirinya yakin bahwa Jaehyun pasti sedang kelelahan karena hampir satu jam ia belum minum sama sekali


Baguslah, ini kesempatan ku, walaupun rencana ku tadi gagal, aku pasti akan tetap menang. Kau pikir, kau itu Superman, setelah berlari dengan jarak 10 km tanpa minum kau pikir akan baik baik saja, itu tidak mungkin, tubuh mu akan kelelahan dan pandangan mu akan kabur karena kekurangan cairan. Batin Jihoon yang mempercepat larinya


Tanpa mereka sadari jarak antara Jaehyun dan Jihoon semakin dekat, dan jarak mereka dengan finish juga semakin dekat.


Jaehyun yang masih berusaha menyadarkan dirinya akhirnya menyerah setelah melihat wajah L yang sedang tersenyum dan seakan menyemangati nya, bahkan sekarang juga bukan hanya wajahnya, tapi seluruh tubuh L keluar dari pantulan kaca dan melambai-lambai digaris finish.


Entah dapat kekuatan dari mana Jaehyun tiba-tiba mempercepat larinya untuk bisa mendekati L. Ia berlari semakin cepat sampai sampai jarak antara dirinya dan Jihoon yang tadinya sudah dekat menjadi semakin jauh.


Jihoon, kwangsoo dan peserta dibelakang mereka pun hanya melongo melihat Jaehyun yang berlari seakan-akan tidak merasa kelelahan.


Jaehyun semakin dekat dengan garis finish, kurang dari 50 meter, Orang-orang meneriakkan nya, wartawan dan fotografer yang sudah siap dengan kameranya mulai siaga untuk mengabadikan momen ini.


Jaehyun hanya fokus pada L, dimata Jaehyun, L tengah tersenyum menunggu nya di garis finish sambil berteriak untuk mempercepat langkahnya, tentu saja Jaehyun membalas senyuman itu tanpa memperdulikan sekitar yang nyatanya sangat berisik.


Jihoon tidak Terima jika dirinya akan kalah, ia pun juga semakin mempercepat larinya, namun semuanya usahanya sia-sia. Jaehyun yang berlari tanpa sadar itu sudah melewati garis finish dan disambut teman-teman satu universitas yang datang memberi dukungan. Ia merangkul Jaehyun dan bersorak sorak.


Jaehyun akhirnya tersadar dan ia terlihat bingung dengan keadaan nya, ia telah melewati garis finish dan teman-temannya sedang bersorak sambil mengucapkan terimakasih pada Jaehyun , karena berhasil membuat kampus mereka jadi juara.


Ia pun sadar bahwa L yang tadi dilihatnya ternyata hanyalah halusinasi nya saja, ia ingat saat hendak minum dan panik melihat pantulan wajah L ia membuang botol minumnya, mengakibatkan ia kelelahan dan kekurangan cairan dan membuat halusinasi tentang L.


Jaehyun tersenyum, kemudian buru-buru meminta air pada temannya. Beberapa menit kemudian, acara telah selesai dengan Jaehyun yang menempati posisi pertama, disusul Jihoon dan ketiga dari Universitas lainnya.