All About You "L"

All About You "L"
Dilarang Jajan Sembarangan



Hari ini D.O pulang ke Korea setelah dinas cukup lama di China, dia dengan senyum sumringah nya menenteng banyak paper bag berisi oleh-oleh untuk L. Sebenernya bukan dia yang membawa paper bag itu tapi asisten nya.


" Cepatlah! Aku ingin segera menemui Yuna dan memberikan kejutan untuk adik kecilku. " Ucap D. O tanpa melihat asisten nya yangs sedang kesusahan membawakan barang-barang nya yang begitu banyak, meskipun memakai troli tapi tetap saja barang bawaan D.O banyak sehingga beberapa harus tetap di bawa menggunakan tangan.


Mobil yang menjemput D.O sudah terparkir dan siap membawa D.O ke rumah Yuna.


" Bawa aku ke rumah Kak Jisoo! "


" Kita tidak pulang dulu kerumah Tuan? Sebaiknya kita ke pulang dulu ke rumah dan beristirahat. " Bujuk asisten nya.


" Tidak tidak tidak, aku ingin segera bertemu Yuna dan memberikan oleh-oleh ini, tadi malam aku sudah berjanji padanya jika aku sudah kembali akan langsung ke rumah dan memberikan nya, lagi pula Yuna juga berkata sangat rindu padaku. Aku tidak bisa membuat adik kecilku itu menunggu lebih lama. Dan aku jadi bisa beralasan lelah dan istirahat disana. " Jawab D.O dengan ekpresi bahagia


Sedangkan asisten nya hanya menghela nafas, sebenarnya dirinya begitu ingin pulang dan istirahat. Jika Tuan nya itu pulang, otomatis dia juga bisa pulang, namun kini Tuan nya malah minta ke rumah Nona Yuna bisa dipastikan dia tak bisa pulang karena harus menemani dan menyiapkan segala sesuatu untuk D.O


" Kau pulang saja dan kuberikan kau cuti 3 hari, setelah sampai kau bisa langsung pulang. " Ucapan D.O langsung disambut baik oleh asisten nya, wajahnya yang murung berubah ceria.


" Terimakasih Tuan. "


" Seperti nya kau begitu bahagia, apa ku batalkan saja cuti mu karena kupikir butuh dirimu jika aku menginap di rumah Yuna. " Senyum asisten D.O langsung menghilang dia hanya bisa menelan salivan nya.


D.O lalu tertawa " Aku hanya bercanda kau boleh pulang."


" Benarkah Tuan? Jika anda memerlukan sesuatu saya bisa ikut menginap di rumah Nona Yuna. " Ucap Asisten D.O basa basi.


" Tidak usah. "


Sampai di rumah Yuna, pelayan Im menyambut D.O.


" Selamat sore Tuan Kyungsoo, lama tidak bertemu dengan Tuan Muda. "


" Ah iya aku ada pekerjaan di luar negeri dan baru sampai di Korea Hari ini. Apa Yuna ada di rumah? "


" Nona Yuna belum pulang Tuan, mungkin sebentar lagi. "


Orang yang dibicarakan akhirnya muncul juga, L turun dengan membawa sesuatu dan mulut nya juga terlihat sibuk.


" Yuna. " Panggil D.O begitu melihat L turun dari mulut.


" Kak D.O." L berlari dan menghampiri D.O


Ia menyerah kan barang-barang nya ke Pak Im dan memeluk D.O.


Pak Im melihat sebuah bungkusan yang isinya cemilan berupa Corndog, tteokbokki goreng, dan cumi kering. Matanya membulat melihat makanan tersebut, bisa dipastikan kalau Nona mudanya itu membeli semua makanan itu di pinggir jalan.


" Ada apa Pak Im? " Tanya L dengan polos


" Dimana Nona membeli makanan ini? "


"Di-." L baru menyadari kebodohan nya, ia tidak diperbolehkan sembarangan membeli makanan apalagi makanan jalanan seperti itu, bisa bisa Bora dan Kak Jisoo marah padanya.


" Pak Im. " L memperlihatkan wajah imutnya.


" Ada apa Yuna? " Tanya D.O yang bingung dengan situasi di hadapan nya.


" Nona Bora dan Tuan Jisoo melarang Nona Yuna untuk tidak sembarangan membeli makanan, dan Nona Yuna baru saja membawa pulang makanan ini yang saya perkiraan dibeli di pinggir jalan, beberapa hari lalu Nona Yuna mengalami masalah pencernaan dan demam setelah membawa makanan yang dibeli dipinggir jalan, setelah diperiksa ternyata makanan yang dibeli Nona tidak higienis dan bahan bahan yang dipakai ternyata sudah tidak layak konsumsi sehingga Nona Sakit. " Jelas Pak Im


L menunduk karena memang dia salah dan tak berani membantah.


D.O melotot dan siap memberi ceramah "Kim Yuna!"


" Kak D.O, Pak Im jangan beritahu Bora dan Kak Jisoo ya aku mohon, aku khilaf. Sungguh ini yang terakhir dan aku tidak akan mengulangi nya lagi, ya, ya. "


" Yuna kalau kau ingin makan itu kau kan bisa minta koki untuk membuatkannya. Jangan beli dipinggir jalan kau ini seperti gadis remaja saja. "


" Aku emang masih remaja. " Ucap L datar.


" Oh iya, aku lupa. Intinya kau tidak boleh mengulangi nya lagi atau ku laporkan ke kakakk mu. Dan dimana kau membeli makanan itu. "


L tersenyum lebar " Di dekat taman kota, pulang dari kampus aku mampir disana dan melukis, karena aku lapar dan banyak yang berjualan jadi aku khilaf."


" Nona jangan lakukan lagi, saya bisa dimarahi Tuan Jisoo jika tahu anda membeli makanan ini. " Ucap Pak Im dengan memelas


" Iya iya, aku kan tidak sengaja karena aku sudah kelaparan. Tapi Pak Im harus benar-benar merahasiakan ini dari kakak ku ya. "


" Baik Nona. "


" Kalau begitu bolehkan aku memakannya? Sayang jika di buang. "


" Nona. "


" Yuna. "


Ucap Pak Im dan D.O bersamaan.


" Aku hanya bercanda, kenapa kalian jadi begitu kompak. Hahahah. Kakak ayo masuk dan berikan oleh-oleh nya. "