All About You "L"

All About You "L"
Kim Jaehyun



"Akhir-akhir ini tuan Shin sangat aneh. "


"Kau benar, tuan yang biasanya sibuk bersama teman teman yang tampan tiba-tiba jadi lebih suka berdiam diri dirumah, ia jadi sering mengurung diri dikamarnya. "


Tingkah Shin yang tidak biasa baik di kehidupan sehari-hari maupun saat bekerja membuat orang-orang disekeliling nya jadi heran.


***


Jaehyun menatap dirinya didepan cermin, ia merapikan rambut sambil merapikan pakaian nya


"Baik Jaehyun, kau sudah tampan dan keren ayo semangat dan menangkan perlombaan hari ini." ucap Jaehyun menyemangati dirinya sendiri,saat menatap ke depan tiba-tiba wajah L terpampang dicermin, Jaehyun kaget ia mengedipkan matanya, wajah L masih ada dicermin, ia memejamkan mata dan berusaha fokus, ketika membuka matanya barulah wajah yang ia liat dicermin adalah dirinya sendiri.


"Hah, tadi itu apa, kenapa wajah Elis tiba-tiba tiba-tiba ada dicermin?" Gumam Jaehyun yang terlihat bingung


"Tuan muda, mobil sudah saya siapkan. " Kaya Pak Lee, kepala pelayan dirumahnya


" Ouh ia Pak, sebentar lagi aku turun. "


" Baik tuan. "


Jaehyun mengambil tas nya dan berlari kebawah, diluar sebuah mobil telah terparkir lengkap dengan sopirnya.


"Jalan Pak! " perintah Jaehyun pada sopirnya


Mobil mewah itu mulai keluar melewati gerbang yang besar, diperjalanan Jaehyun ditelfon temannya untuk segera bergegas menuju tempat berkumpul, 30 menit perjalanan ia sambil di sebuah gedung, diluar sudah banyak orang-orang, berbagai spanduk dan Banner telah terpasang. Hari ini Jaehyun dan beberapa teman kampusnya yang sudah terpilih tengah mewakili kampus mereka untuk mengikuti lomba lari marathon antar kampus.


"Jaehyun disini. " Teman satu kampus Jaehyun melambaikan tangannya


Jaehyun menghampiri mereka " Bagaimana yang lain sudah datang belum? "


Rombongan dari kampus mereka sudah berkumpul dan melakukan pemanasan terlebih dahulu, didalam gedung juga banyak mahasiswa dari berbagai kampus yang sedang melakukan pemanasan.


"Wah wah siapa ini, sang pangeran tampan ternyata ikut juga di perlombaan ini. " Ujar seorang lelaki yang berkata dengan nada sedikit menyindir. Lelaki itu adalah teman SMA Jaehyun sekaligus rival yang sama sama seorang atlet namanya Park Jihoon, ia selalu menjadi saingan Jaehyun baik di tim renang maupun tim lari saat di SMA.


Tak disangka mereka kini bertemu kembali


" Ouh kukira tadi siapa yang sedang berbicara, ternyata seorang dari kursi belakang, maaf ya aku tak mendengar karena selalu berada dikursi terdepan. " Jawab Jaehyun dengan santai dengan wajah datar tak menoleh ke arah Jihoon


Jihoon memasang wajah kesal, dirinya memang selalu jadi saingan Jaehyun dan dirinya belum pernah bisa mengalahkan nya, ia selalu saja berada di peringkat 2 dan Jaehyun di peringkat 1.


"Liat saja nanti, akan kupastikan hari ini kau yang duduk dikursi belakang. " jawab Jihoon dengan wajah kesalnya dan berlalu pergi diikuti teman temannya


"Hei siapa dia? " tanya teman Jaehyun


"Dia itu si peringkat 2 dari SMA XX. Dia teman ku dan Jaehyun saat SMA dulu, bukan teman si, lebih tepatnya seorang rival, dulu ketika SMA aku, Jaehyun, dan Jihoon masuk di tim renang sekolah, setiap ada perlombaan kami selalu ikut serta, namun Jaehyun selalu saja di peringkat 1 sedangkan ia di peringkat 2, makanya ia sangat benci pada Jaehyun dan Selalu berusaha untuk mengalahkan, walaupun belum pernah berhasil si, hahahah. " Jawab teman Jaehyun yang bernama Lee Kwangsoo


"Mau peringkat satu atau dua bukankah itu sudah hal yang wajar, kenapa dia harus benci pada Jaehyun? " tanya temannya lagi


" Kau benar, tapi selain pandai dan berbakat yang selalu memenangkan perlombaan, wajahnya yang tampan juga jadi masalah, banyak gadis disekolah ku mengidolakan nya, salah satunya adalah pacar Jihoon, pernah suatu ketika Jihoon mendapati pacarnya memberikan coklat pada Jaehyun saat hari valentine, saat memergoki nya bukannya mengelak, pacar Jihoon justru minta putus dan tetap memberikan coklat itu pada Jaehyun. " Berusaha menahan tawanya "Setelah kejadian itu Jihoon jadi sangat membenci Jaehyun. "


"Benar, tinggi, tampan, berbakat, semua itu memang bisa membuat orang lain iri. "


Jaehyun yang sedari tadi mendengar pembicaraan mereka akhirnya bersuara " Apa kalian sudah selesai bergosip tentang ku? " ucap Jaehyun yang membuat kedua temannya itu terdiam dengan sedikit menahan senyun


Karena bosan, Jaehyun meninggalkan mereka sejenak dan berjalan menuju kamar kecil. Ia membasahi wajahnya dan segera bercermin, betapa kaget dirinya, karena pantulan wajah yang ada dicermin bukan lah wajahnya , tapi wajah L.