All About You "L"

All About You "L"
Bermain Catur



Tak terasa sudah beberapa minggu sejak L masuk kuliah, hari ini dia sedang libur. Pagi pagi usai sarapan L sudah berada di tempat favoritnya yaitu taman bunga.


Ditemani Jukyung dan beberapa tukang kebun, L nampak asik merawat bunga bunganya. Bora menatap L sesekali kemudian fokus kembali dengan laptopnya. Bora juga sedang libur, sedangkan Tuan Kim dan Jisoo tetap bekerja.


Beberapa mobil sport terlihat berhenti didepan rumah, mobil itu milik Big3. Mereka turun dari mobil masing-masing dan segera mencari keberadaan L. Tuan Im menyambut kedatangan Big3 namun tidak ada satu pun yang memperhatikan nya. Tuan Im hanya menghela nafas.


Semenjak kedatangan L dirumah itu, ketiga nya sering berkunjung , bahkan mereka kadang menginap disana.


"Yuna." Panggil D.O dengan berlarian kecil menuju taman.


Bora, Jukyung, dan tukang kebun yang berada disana menoleh. Hanya L saja yang tidak memperhatikan kedatangan mereka.


Wajah Jaehyun langsung cemberut karena kebiasaan buruk L kalau sudah berkutat dengan tanaman dan bunga-bunga nya, dia tidak akan peduli dengan sekitar nya.


D.O sudah berada didekat L, dengan langkah cepat ia segera mengagetkan L dengan mencium pipi kiri nya. L sedikit kaget, kemudian dia kembali fokus pada tanaman nya.


Selanjutnya Shin dan Jaehyun, mereka juga bergantian mencium pipi L. Baru lah L menghentikan kegiatan nya.


" Kakak. " ujar L dengan wajah masam


" Kau itu dari tadi sudah kupanggil bisa bisa nya tidak menjawab, apa tanaman mu itu lebih menarik daripada pria tampan di hadapanmu ini? " ucap D.O berdecak pinggang


L tersenyum simpul " Memang lebih menarik tanaman ku." Bora yang mendengar hal itu langsung tertawa


" Hahaha kalian terlalu percaya diri, adikku memang punya mata yang bagus. " Bora mengacungkan jempol nya.


" Nona anda sudah berada dibawah sinar matahari lebih dari satu jam sebaiknya anda istirahat sebentar. " Jukyung memapah L untuk duduk di paviliun bersama Bora, sementara Big3 mengekor dibelakang.


" Kak kami itu pria tertampan dikampus , banyak wanita yang mengantri hanya untuk jalan dengan kami. " Sahut D.O


" Halah cuma modal tampan pas pasan tidak usah sombong, lagipula wanita yang mengejar kalian pasti punya penyakit mata. " Jawab Bora kembali


Jaehyun yang tadinya diam mulai terprovokasi


" Siapa bilang kami cuman modal tampang saja kak, kami ini mahasiswa berprestasi dengan nilai tertinggi di jurusan kami. " Imbuh Jaehyun


Bora tidak begitu terpukau " Tapi kalian tidak lebih pintar dari adikku. "


Sekarang Shin yang giliran terprovokasi " Maksud kakak apa? Jelas kami tidak bisa dibandingkan dengan L, dia beda jurusan dengan kami dan materi pembelajaran nya juga berbeda, tidak bisa diartikan kami lebih pandai atau tidak dengan nya. "


" Apa kalian yakin? " Bora terus menggoda mereka bertiga


Big3 mengkerutkan alisnya, sedangkan L sedang menikmati semangkuk es krim dan salad buah di pangkuannya tanpa peduli dengan Perdebatan tersebut.


" Tentu saja, apa perlu kami membuktikan nya. Tapi itu tidak perlu bagaimana caranya, jelas jelas bidang kami sangat berbeda. " Jawab Jaehyun.


" Aku menatang kalian untuk melawan L, jika kalian menang aku akan mengijinkan kalian bebas menginap dirumahku kapan pun kalian mau. "


Mata ketiganya langsung berbinar, " Dalam hal apa kami bertanding dengan nya? " tanya D.O


" Bermain catur" kata Bora singkat


Ketiga nya langsung tersenyum, " Apa kakak yakin, kami bertiga sangat mahir bermain catur bahkan Jisoo selalu kalah melawan kami." kata Jaehyun sambil menatap kedua sahabat nya.


" Tentu. Jukyung ambilkan papan catur !" Jukyung dengan sigap segera mengambil papan catur dan menyusunnya diatas meja. " Sudah Nona. "


" L kemarin lah, ayo kita bermain catur. " L menuruti kata kata Bora


L memandang papan catur tersebut, ia terdiam. " Bora aku tidak bisa bermain catur. " jawab L dengan polos


Big3 seketika itu langsung tertawa.


" Kakak sedang bercanda ya, L saja tidak bisa bermain bagaimana bisa mengalahkan kami. " ujar Jaehyun sambil menahan perutnya.


Bora tidak menghiraukan ketiganya " Biar aku jelaskan cara bermain nya, lalu kau coba kalahkan mereka . Kalau kau berhasil menang aku akan mengabulkan satu permintaan mu. "


" Tiga! aku mau tiga permintaan. Bukankah yang ku lawan ada tiga orang masa kau hanya memberikan satu. " Jawab L


Bora menghela nafas " Iya baiklah. " Setelah bernegosiasi dan mengajarkan cara bermain catur secara kilat, L disuruh duduk didepan meja dengan papan catur telah siap untuk dimainkan.


" L kalau kau tidak bisa jangan paksakan dirimu jangan mau disuruh suruh oleh nenek sihir itu. " kata D.O dengan lembut


" Tidak apa apa seperti nya permainan ini menarik ayo kita mulai. "


Dan belum ada lima menit wajah D.O langsung diam tanpa ekpresi, sementara Bora tertawa bahagia.


" Hei kenapa wajahmu seperti itu, kupikir tadi ada seseorang yang begitu percaya diri melawan seorang yang masih remaja. " Kata-kata Bora tak mampu dijawab D.O , ia hanya menunduk kesal dan berpindah tempat duduk.


Dengan kesal ia mengambil cemilan diatas meja dan membuang muka.


Jaehyun dan Shin juga ikut menertawakan D.O


" Kalian berduaan jika begitu hebat cepat bermain dan kalah kan L. " Ujar D.O


Jaehyun tersenyum dan duduk dihadapan L, semua bidak catur telah ditata kembali dan permainan pun dimulai.


Jaehyun dengan tenang mulai melangkah, beberapa bidak catur miliknya berhasil menumbangkan budak catur milik L.


L fokus menatap papan catur itu, walaupun sesekali ia mengambilnya mangkuk es krim nya dan menyendokkan ke dalam mulutnya, L terlihat tetap tenang.


Bidak milik L hampir saja ditumbangkan semua, namun entah bagaimana tiba-tiba Bora berkata Skakmat.


D.O yang kaget pun menatap kearah meja, dan benar saja. Jaehyun telah kalah karena bidak rajanya sudah terkepung dan itu menandakan dia telah kalah.


Shin harapan terakhir mereka bertiga. Saat permainan berlanjut D.O dan Jaehyun bahkan sampai membantu strategi agar Shin bisa menang, harga diri mereka benar-benar sudah dijatuhkan oleh L . Setidaknya Shin harus bisa menang, karena di dalam menyusun strategi Shin adalah yang terhebat.


Permainan berjalan cukup lama namun pada akhirnya Shin juga kalah oleh L. Walaupun kekalahannya lebih baik dibandingkan D.L dan Jaehyun. Setidaknya Shin mampu menahan L selama 30 menit.


Bora dan Jukyung bersorak atas kemenangan L


" Nona anda sangat hebat bisa mengalahkan Tuan Muda Shin, Jaehyun, dan D.O." Jukyung bertepuk tangan


" Kupikir ini permainan yang menyenangkan tapi biasa saja. " Jawab L santai, ia kembali duduk disofanya dengan nyaman


Big3 menatap L dengan tajam, ada perasaan tidak rela sekaligus malu secara bersamaan.


" Haduh ya ampun perutku sampai sakit, kalian dengar kan permainan yang katanya kalian kuasai ternyata bagi L tidak begitu menarik. " Bora kembali tertawa


Mereka bertiga akhirnya hanya bisa menunduk malu.


" L hanya sedang beruntung saja,dan aku jug sengaja mengalah padanya. Memang permainan ini tidak begitu menarik kok. " Kata Shin


"Sepertinya kau masih tidak Terima kalau L mengalahkan mu ya. " Goda Bora


" Jika dia melawan ku sesuai dengan permainan yang kuajukan,aku jamin L pasti tidak akan bisa menang. "


D. O dan Jaehyun langsung menatap Shin.


" Memang permainan apa yang kau ingin main kan bersama L? " Tanya D.O penasaran


" Aku menantang L untuk meretas jaringan CCTV di rumah ini. " Mata D.O dan Jaehyun langsung melotot


" Hei kau pasti bercanda mana bisa dia melakukan nya, lagipula mana mungkin L mengalahkan seorang hacker kelas kakap seperti mu. " Bisik D.O pada Shin


" Meretas? " kata L


" Iya apa kau mau mencoba berlomba dengan ku L? " Tanya Shin


"Baik." Jawab L tanpa ragu


Bora dan Jukyung sedikit khawatir, karena permainan ini sangat sulit dan mereka yang ada disana sangat mengetahui kemampuan Shin.


Dengan duduk bersebelahan, L sudah menatap Laptop miliknya. Setelah aba-aba dari Jaehyun, permainan dimulai.


Shin sangat fokus menatap layar laptop nya, jari jemari bergerak sangat cepat di atas keyboard. Sementara L terlihat lebih santai dan gerakan jarinya lebih lambat.


Beberapa menit kemudian semua orang tertawa, mereka kini menertawakan Shin yang baru saja dikalahkan oleh L. D.O dan Jaehyun bahkan ikut merayakan kemenangan L.