
Hari ini L berangkat ke kampus setelah kejadian makan malam di cafe, pagi pagi sekali Shin sudah ada di rumah L untuk mengajak nya berangkat bersama.
" Pagi Kak. " Sapa Shin pada Bora dan Jisoo
" Iya." Jawab Bora datar
" Selamat pagi Shin, tumben jam segini sudah bangun? " Ledek Jisoo
" Maksud Kak Jisoo apa? Aku emang selalu bangun pagi. "
L turun dan bergabung dengan ketiganya di ruang makan.
" Selamat pagi semua. Loh Kak Shin ada disini? "
" Iya aku ingin berangkat bersama mu, kau mau kan? "
" Tentu saja? Tapi tumben sekali Kak Jaehyun dan Kak D.O tidak bersama Kak Shin. Kalian kan tiga serangkai tak terpisahkan. "
" Hah tiga serangkai? " Bora terlihat bingung
" Iya Kak, Kak Shin, Jaehyun, dan D.O itu kan selalu terlihat bersama di manapun mereka berada. Bahkan di dikampus mereka di juluki Big3, 3 lelaki paling tampan di kampus. Sampai sampai ada fans club nya loh. " Jelas L
" Hahaha tampan pas pasan begitu punya fans club? Astaga mata orang-orang itu pasti bermasalah. "
" Kak Bora kenapa berkata begitu, memang kenyataan kalau kami ini memang tampan kok, tidak kalah dengan dengan Kak Jisoo. " Sahut Shin
" Sudah sudah kenapa jadi membahas hal yang tidak penting, Yuna cepat makan sarapan mu. "
Bora dan Jisoo sudah selesai dan berangkat kerja lebih dahulu. Diruang makan, L tak banyak bicara ia fokus dengan makanan nya.
" Kak Shin tidak menceritakan kejadian itu pada mereka kan? "
" Iya tentu saja, jika aku menceritakannya tidak mungkin dua makhluk itu menyambut ku dirumah ini. "
" Bagus lah, terimakasih Kak Shin kau memang yang terbaik. Ouh iya kakak belum jawab pertanyaan ku, dimana Kak Jaehyun dan Kak D.O? "
" Jaehyun masih dirumah, dia ke kampus nanti siang sedangkan D.O sedang ada di Shanghai, China. Dia sedang ada job pemotretan dan fashion disana. "
" Ouh. "
" Kau sudah selesai sarapan bukan? ayo berangkat!"
Selesai sarapan L dan Shin berangkat ke kampus.
Yura dan Jungki menyambut kedatangan L, mereka segera menyeret L duduk di kelas setelah melihat kedatangan.
" Yuna." Panggil Yura
L melambai pada sahabat nya.
" Tadi kudengar kau berangkat ke kampus bersama Kak Shin ya? "
" Iya, tadi pagi pagi sekali Kak Shin sudah ada dirumah dan mengajak ku berangkat bersama. "
" Hidup mu membuat ku sangat iri, bagaimana bisa kau bergaul dengan para pangeran. Bagaimana hubungan kalian? "
" Hubungan apa? " L bingung dengan pertanyaan Jungki
" Iya hubungan mu dengan Big3? "
" Baik baik saja, mereka menyayangi ku dan aku juga menyayangi mereka. "
" Tentu saja, setiap akhir pekan atau saat libur kuliah mereka sering datang ke rumah ku dan menghabiskan waktu bersama, terkadang aku juga ke rumah mereka. "
" Wah keren, aku jadi ingin berada diposisi mu setiap saat dikelilingi para lelaki tampan. Hidup ku pasti akan bahagia jika seperti itu. " Ujar Yura
" Kau tidak lihat lelaki yang berada disamping mu ini juga tampan tidak kalah dengan mereka. " Ujar Jungki membanggakan diri.
Yura mendorong tubuh Jungki agar duduk berjauhan dengan nya.
" Tampan dari mana coba jika ada kesempatan kau berjalan dengan Big3, mereka pasti mengira kalau kau itu adalah pembantu nya. " Sahut Yura diiringi suara tertawa.
" Jahat sekali kau, awas saja jika nanti aku melakukan perawatan dan merubah penampilan ku, jangan menyesal nanti. " Jungki berdecak kesal
Yura dan Yuna malah tertawa melihat ekpresi Jungki saat sedang kesal.
" Bagaimana dengan Kak Taehyung? "
" Kudengar setelah malam itu mengajukan cuti. "
" Cuti? "
" Kenapa? "
Tiba-tiba jawaban itu datang dari seseorang yaitu Jae Hwi.
" Karena Kakakmu telah memberinya pelajaran. "
"Sedang apa kau kemari, kami tak ingin melihat wajahmu. " Ucap Yura dengan sinis, dia masih kesal dengan Jae Hwi.
" Aku kesini ingin bicara pada Yuna. "
" Bicara apa lagi? Gara gara kau pesta makan malam itu jadi kacau dan karena kau juga Kak Taehyung hampir melakukan sesuatu pada Yuna. "
" Yura sudah kita dengar dulu apa yang mau dikatakan Kak Jae Hwi. " Bujuk Yuna.
" Bisakah kita bicara berdua. "
" Untuk apa bicara berdua, memangnya kau tak bisa bicara langsung disini. "
" Yura."
" Baiklah. Aku hanya ingin meminta maaf, maafkan aku Yuna jika saja aku tak mengajakmu untuk mengadakan acara makan malam disana pasti kejadian itu tidak akan terjadi. Aku sungguh sangat sangat menyesal. "
" Jangan meminta maaf, yang salah bukan Kak Jae Hwi tapi Kak Taehyung jadi tidak usah dipikirkan lagi. "
" Eh mana bisa begitu. " Yura hendak protes.
" Yura. " L menatap Yura dengan mata memohon, akhirnya Yura diam, Jungki juga membantu Yura agar tidak lepas kendali.
" Terimakasih Yuna kau memang sangat baik, walaupun kau berkata seperti itu aku tetap ingin menyampaikan permintaan maaf ini, sekali lagi terimakasih. " Jae Hwi membungkuk minta maaf.
" Sudah seharusnya. " Jawab Yura ketus, ia segera mengalihkan pandangan nya agar tidak ditatap L.
" Iya sudah Kak aku sudah memaafkan mu jadi jangan begitu, aku jadi tidak enak. "
Jae Hwi tersenyum " Tidak apa apa, aku tidak masalah. Yang penting kau telah memaafkan ku. Kalau begitu terimakasih Yuna sampai nanti, aku tidak akan menganggu waktu kalian. " Jae Hwi berlalu pergi setelah meminta maaf.
" Akhirnya pergi juga. Si wartawan tengik. "
Langkah Jae Hwi semakin jauh meninggalkan Yuna, Yura, dan Jungki. Setelah bertemu dan meminta maaf pada Yuna tiba-tiba Jae Hwi tersenyum penuh makna. Bayangkan tubuhnya lalu menghilang diantara para mahasiswa yang berjalan menuju perpustakaan.