
Ucapan Daniel yang begitu tiba-tiba itu membuat L semakin malu dan wajahnya yang bersemu merah sudah tidak bisa tertutupi oleh masker.
Posisi mereka masih mematung dengan L yang menatap dalam mata Daniel dan begitu juga sebaliknya nya. Jantung L kembali berdetak cepat dan itu membuat L kembali sadar. Ia melepaskan diri dari Daniel dan memegang dadanya yang berdetak cepat.
Ada apa dengan jantung ku ? Kenapa setelah mendengar Kak Daniel mengucapkan itu jantung ku semakin cepat berdetak dan ini membuat ku merasakan sesuatu yang aneh. Gumam L dalam hati.
Daniel yang melihat L memegang jantung nya mengerti akan sesuatu. Ia kembali mendekati L dan meraih tangan L untuk diletakkan di dadanya. Mata L melebar saat tangannya disentuh Daniel dan diletakkan di dadanya.
" Rasakan lah! " Ujar Daniel
L awalnya begitu canggung namun ia mencoba merasakan sesuatu lewat tangannya. L tiba-tiba menatap Daniel dengan lebar, ia bisa merasakan detak jantung Daniel juga berdetak sama cepat nya dengan dirinya.
" Ini adalah detak jantung ku setiap aku bersamamu, kau juga merasakan nya bukan? Yuna aku sungguh menyukai mu, bahkan sejak pertama kali bertemu. Sebelum bertemu dengan mu jantung ku tidak pernah berdetak secepat ini jika bersama orang lain dan taukah kau jika jantung kita berdetak cepat saat kita melihat atau bersama dengan lawan jenis kita itu artinya ia memiliki perasaan lebih kepadanya. Dan itu yang kurasakan setiap melihat dan bertemu dengan mu. "
" Aku mengerti jika kau masih begitu muda dan mungkin masih belum mengerti tentang perasaan ini, tapi percayalah satu hal jika kau adalah sesuatu yang begitu berharga bagiku dan selalu ingin aku lindungi. Kim Yuna mau kah kau menjadi kekasih ku? Menjadi calon istri ku? Dan menjadi satu satunya pasangan hidupku? " Daniel berlutut di depan L.
Adegan tersebut seperti Daniel sedang melamar L. L bahkan sampai menutup mulutnya setelah mendengar kata-kata Daniel dan tindakan Daniel yang berlutut dihadapan nya.
Waktu seakan kembali terhenti dan Daniel masih berada diposisi nya ia masih menunggu jawaban dari L. Entah diterima atau tidak selama dua puluh lima tahun hidup baru kali ini Daniel mengucapkan kata-kata romantis kepada seorang perempuan. Dan selama ini dirinya memang tidak begitu tertarik menjalin hubungan meski hanya pertemanan dengan lawan jenisnya. Bagi Daniel yang merupakan anak lelaki satu-satunya dia memiliki tanggungjawab besar sebagai penerus kerajaan bisnis keluarga. Sejak kecil ia sudah dididik menjadi pemimpin meskipun begitu banyak perempuan yang menyukai dan berusaha mendekati nya Daniel tidak tertarik sama sekali, ia justru terkesan dingin dan acuh terhadap mereka.
Daniel telah berjanji kepada almarhum kakeknya untuk menjadi penerus yang hebat seperti ayahnya, dan itu membuat Daniel fokus pada pekerjaan. Baginya cukup ibu dan kembaran nya yang menghiasi harinya. Namun semua itu sirna sejak pertama kali bertemu dengan L, rasa ingin memiliki, melindungi, dan bersama dengan nya langsung muncul. Apalagi setelah mereka saling mengenal dan bertemu, cinta Daniel pada L seakan selalu tumbuh setiap harinya dan ingin sekali selalu bersama dengan nya.
L sejenak mematung lalu tiba-tiba suara lembut keluar dari balik masker yang menutupi wajahnya.
" Aku memang belum mengerti tentang masalah perasaan, hanya saja hatiku berkata jika Kak Daniel tulus kepadaku. Aku hanya lah seorang gadis yang masih remaja dan begitu kekanak-kanakan entah apa yang kakak sukai dari ku. Tapi maaf kan aku Kak jika aku harus menolak menjadi kekasih dan calon istri mu. "
Ucapan L begitu menyayat hati Daniel, ia meruntuki kebodohannya karena menyatakan cinta dengan tiba-tiba. Pertemuan mereka masih terlalu awal dan L belum mengenal dirinya jadi itu wajar jika L menolak dirinya. Kecewa, sedih, dan sakit yang dirasakan oleh Daniel tapi itu adalah resiko jika seseorang telah mengenal cinta.
Kata orang cinta itu seperti permainan judi, jika kau mau bertaruh dalam sebuah permainan dalam artian jika hatimu telah menemukan seseorang yang kau sukai, maka kau harus siap dengan dua kemungkinan. Pertama, kau harus siap dengan kekalahan karena taruhan mu salah dan kau ditolak. Kedua, kau akan menjadi orang paling bahagia karena kau menjadi pemenang dengan bonus berlipat dengan orang yang kau sukai juga menyukai mu.
Jika kau telah bertaruh dan mengerti akan resiko nya tidak ada jalan untuk kembali dan menyesal. Dan mungkin saat ini Daniel telah kalah bertaruh karena L menolak menjadi kekasih nya.
Wajah Daniel tertunduk setelah mendengar ucapan L. Ia sudah tidak bisa menatap sosok cantik dihadapan nya.
L melepas masker nya dan ikut berlutut dihadapan Daniel.
" Kakak tahu tidak? Jika kita itu baru kenal beberapa bulan. Aku takut kalau kakak terburu buru mengucapkan kata suka kepadaku dan ini juga bukan pertama kalinya bagiku. Meskipun aku belum mengerti apa arti dari kata cinta tapi kudengar jika kita menyukai seseorang kita harus menyukai juga segala kekurangan nya. Dan aku memiliki begitu banyak kekurangan, Kak Daniel mungkin akan menarik kembali ucapan kakak jika tahu kekuranganku. "
Daniel mendongak dan kembali menatap L yang telah ada dihadapan nya dengan masker yang telah dilepaskan. Daniel selalu terpesona dengan kecantikan L sehingga ia hanya diam menatap nya.
" Aku memiliki sebuah kebiasaan yang buruk dan baru Kak Daniel yang kuberi tahu. " Ujar L sambil menatap Daniel
" Ketika aku menyukai sesuatu aku akan berusaha memiliki dan aku buat sesuatu itu hanya untuk ku seorang, dan aku benci jika harus berbagi apalagi kehilangan. "
" Aku tidak mau menjadi kekasih kakak karena menjadi kekasih itu artinya kita masih bisa berpisah atau orang lain akan merebut kakak dariku. Aku pun tidak akan mau jadi calon istri kakak karena orang lain pun masih bisa merebut kakak atau memisahkan kakak dariku."
" Itu sama saja dengan kakak menjadi milikku lalu suatu saat akan pergi meninggalkan ku. Aku tidak suka dan benci hal seperti itu, karena aku tidak suka jika sesuatu ku sukai dan ku miliki hilang atau pergi meninggalkan ku. "
" Maka dari itu aku menolak menjadi kekasih dan calon istri Kak Daniel..... "
Ucapan L terjeda, lalu L memegang wajah Daniel dengan kedua tangan mungilnya .
" Tapi aku tidak menolak jika Kak Daniel mau menjadi kan aku pasangan kakak satu-satunya, karena itu berarti kakak akan menjadi milik ku dan tidak akan meninggalkan ku untuk selamanya. Orang lain pun tidak akan merebut kakak karena kita sudah terikat untuk selamanya. "
Otak Daniel seakan membeku setelah mendengar ucapan L. Ia berfikir apa itu benar-benar ucapan yang keluar dari mulut gadis berumur empat belas tahun? L seakan telah mengerti arti kata cinta sehingga mampu mengucapkan kata-kata yang membuat Daniel terpaku.
Bahagia sekaligus bingung. Itu adalah gambaran perasaan Daniel saat ini.
Bahkan saat ini wajah Daniel yang berganti bersemu merah apalagi L telah berada dihadapan wajahnya tanpa menggunakan masker, membuat Daniel mampu melihat pahatan indah pada sosok manusia yang masih remaja itu.
Cup
Satu kecupan di pipi Daniel membuat wajah Daniel semakin merah. L tersenyum manis lalu berdiri meninggalkan Daniel yang masih mematung diposisi nya, L kembali sibuk pada lukisannya.
Ini benar-benar diluar dugaan, laki-laki yang berusia dua puluh lima tahun ini tengah terpaku dengan semua kelakuan gadis remaja berusia empat belas tahun. Harusnya L yang nampak malu dan terpaku karena Daniel menyatakan perasaannya, namun malah sebaliknya nya, yang dibuat begitu justru Daniel.
Mr.Lee yang berada tak jauh dihadapan mereka berdua sampai melongo dan tersenyum melihat nya, dan itu pertama kalinya Mr. Lee berekspresi karena biasanya dia memasang wajah datar.
Cukup lama Daniel berdiam diri dalam posisi berlutut seperti itu hingga membuat heran beberapa orang yang ada di taman.Sedangkan L kembali asik mendengarkan musik dan melukis.
Saat ponsel Daniel bergetar barulah ia sadar dan buru-buru pergi sebentar menuju Mr.Lee yang posisinya tak jauh dari nya.
Mr.Lee dengan sigap mengambil air dan menyerahkan nya pada Daniel.
" Kau..kau lihat semuanya? " Tanya Daniel dengan gugup.
" Iya Tuan. " Jawab Mr.Lee datar.
" Kau percaya jika dia adalah gadis remaja yang berusia empat belas tahun? Kurasa itu hanya lah tipu daya, aku yakin umurku dan umur nya sebenarnya tak berbeda jauh. Jika dia benar-benar berumur empat belas tidak mungkin mengatakan semua hal itu. "Daniel masih tidak percaya dengan apa yang dialami nya. Sejenak ia memandang L yang seolah tidak terjadi apapun dan asik melukis sementara dirinya masih begitu terkejut dan bingung harus berbuat apa setelah nya.
" Kau sudah mencari tahu bukan semua hal tentang dirinya? " Tanya Daniel lagi.
" Sudah Tuan. Nona Yuna lahir pada tanggal 17 November 2007. Saya sudah mengecek sampai tiga kali dan memeriksa riwayat kesehatan nya tidak ada riwayat yang menyatakan jika dia pernah menjalani operasi plastik. " Jawab Mr.Lee
" Lalu sekarang aku harus bagaimana Lee? Dia menolak jadi kekasih dan calon istri ku, namun dia menyetujui menjadi istri ku. Aku sekarang jadi bingung harus senang atau kaget. "
" Bukankah itu hal yang bagus, berarti Nona Yuna benar-benar menyukai Anda dan tidak ingin terikat dalam hubungan yang akan membuat kalian saling menyakiti. "
Daniel mengerutkan keningnya " Apa maksud mu? "
" Dalam sebuah hubungan terutama menjadi kekasih, kalian akan merasa saling memiliki tapi perasaan memiliki itu hanyalah semu,hubungan tersebut tercipta untuk saling mendekatkan diri dan saling mengerti jati diri. Jika kalian memiliki masalah besar kemungkinan untuk berpisah akan besar, berbeda jika kalian terikat dalam sebuah ikatan resmi, meski masalah yang kalian hadapi akan lebih besar tapi kalian akan berusaha menyelesaikan nya bersama sama karena sudah mengerti resiko yang diambil dalam sebuah ikatan yang bernama pernikahan, berbeda dengan pacaran, kalian bisa saja berpisah karena ikatan tersebut hanya lah ikatan semu dan tidak mengikat satu sama lain. " Jelas Mr. Lee yang sekarang terdengar begitu bijak dan mengerti masalah dalam dunia percintaan.
Daniel diam dan meresapi setiap kata yang diucapkan Mr.Lee.
Daniel kini tersenyum dan entah kenapa setelah mendengar ucapan dari asisten nya itu hati Daniel seketika berbunga bunga, ia langsung saja meninggalkan Mr.Lee dan berjalan kembali kearah L.
Dari belakang Daniel mengelus kepala L dengan sayang membuat L menoleh pada Daniel. Ia mengambil peralatan L dan meletakkan di bangku tak jauh darinya lalu memeluk L dengan erat sambil berkata terimakasih.
" Terimakasih telah menerima ku dan aku berjanji akan menjadikan mu pasangan ku satu-satunya untuk selamanya. "
L mendongak dan tersenyum pada Daniel. Daniel merapikan anak rambut L yang menutupi wajahnya ke belakang telinga dan mengecup kening nya.
Hari itu adalah hari paling bersejarah bagi Daniel, dan itu tak luput dari Mr.Lee yang mengabadikan momen tersebut lewat foto dan video. Tanpa mereka sadari dari satu tempat sebuah lensa kamera menangkap gambar L dan orang yang ikut mengambil foto kebersamaan antara Daniel dan L mengepalkan tangannya erat.
Sosok berpakaian serba hitam dan tertutup itu segera pergi setelah Daniel dan L pergi dari taman. Sosok itu kini sudah masuk kedalam sebuah apartemen gelap dan tertutup, ia meletakkan kameranya dan masuk ke sebuah ruangan khusus, begitu dibuka dan lampu menyala, ratusan foto L terpampang di dinding ruangan tersebut dengan berbagai ukuran.
Sosok itu membelai satu foto L yang tercetak paling besar dan dibingkai dalam sebuah pigura dengan lembut dan hati-hati. Tiba-tiba bayangan L yang dipeluk dan dicium keningnya oleh seorang laki-laki yang tak ia kenali membuat nya marah dan dengan cepat memukul pigura itu hingga kaca nya pecah dan melukai tangannya.
Darah mengalir dari tangannya dan menetes ke lantai. Pigura tersebut telah jatuh tak jauh dari sosok tersebut, ia kembali sadar dan mengambil pigura yang telah rusak dengan begitu hati hati.