All About You "L"

All About You "L"
Bermain Baduk



Semua pesanan L sudah didapatkan, ketiganya segera meluncur ke rumah L.


Dirumah L sedang bersantai di paviliun nya, ia sibuk merangkai bunga sambil menunggu mereka.


" Yuna. " Panggil D.O dengan wajah berbinar


L tersenyum melihat ketiga, senyuman nya semakin mereka saat melihat apa yang dibawa oleh ketiga kakak lelaki nya.


D.O berjalan cepat hendak merangkul L namun dirinya malah membungkuk mengambil pesanannya yang digenggam di kedua tangan D.O.


Shin dan Jaehyun tertawa karena sepertinya L senang bukan karena melihat D.O tapi makanan yang dibawah olehnya.


" Kau terlalu percaya diri, L senang karena kau membawakan pesanan nya. " Celetuk Shin


D.O mendengus kesal " L apa kau tidak senang aku datang? Kau hanya menunggu pesanan mu saja? "


L terlihat sibuk membuka bungkus makanan nya, tapi begitu mendengar perkataan D.O, ia segera mendekat dan mencium kedua pipi D.O.


Sontak Shin da Jaehyun kaget dan melayangkan protes karena L mencium D.O .


" Tentu saja kau senang Kak, hari ini aku sangat ingin ke kampus tapi tidak boleh. Setelah kalian datang dan membawakan ku banyak makanan aku jadi tidak merasa bosan lagi, terimakasih. " Merangkul lengan D.O


Wajah D.O terus saja menyunggingkan senyuman nya.


"L kau curang kenapa hanya D.O yang kau cium, kami juga kakak mu bukan. " Protes Jaehyun


D.O menatap Shin dan Jaehyun dengan sini, ia kemudian merangkul L dan menyuruhnya duduk disebelah nya.


" Tentu saja dia mau mencium ku karena diantara kita bertiga, aku yang paling tampan. " Membanggakan diri nya sendiri.


" Kakak sudah jangan bertengkar. " L berdiri dan menghampiri Shin dan Jaehyun sambil mencium pipi mereka secara berganti an " Sudah kan, jangan marah lagi ya. "


Shin dan Jaehyun diam dan tersenyum puas.


Mereka berempat menikmati waktu bersama dengan bermain, bercanda, dan berbicara banyak hal. Awalnya Jaehyun mengajak L bermain baduk, sejenis permainan yang mirip catur namun berasal dari Tiongkok. Baduk adalah permainan papan strategis antar dua pemain, mempelajari permainan ini tidak membutuhkan waktu lama tidak seperti catur namun untuk menguasai strategi nya butuh waktu seumur hidup.


Diantara ketiganya, Jaehyun lah yang paling pandai bermain baduk, jika Shin lebih suka catur maka Jaehyun lebih menyukai permainan ini.


Awal permainan Jaehyun memberikan penjelasan singkat pada L, kemudian mereka berpasangan. Shin dengan Jaehyun, D.O dengan L.


Tiga puluh menit berlalu, Jaehyun berhasil menang dari Shin, D.O juga berhasil menang dari L. Kemudian pasangan di tukar, Shin dengan L, dan Jaehyun dengan D.O.


Kini giliran Shin dan Jaehyun yang memenangkan permainan, sementara D.O dan L yang kalah.


" Aku sudah mengerti ,sekarang aku mau melawan Kak Jaehyun. " Ujar L


D.O tertawa " Sebaiknya jangan L Jaehyun itu sangat pandai bermain baduk saat SMP saja dia sudah masuk kategori pemain pro, dan jika sedang bermain dia akan memasang mode serius. Meskipun dia sedang melawan mu, dia tak akan memberi ampun. " Sahut D.O


" Lagipula melawan Ku dan D.O saja kau kalah. " Imbuh Shin.


L nampak merajuk " Kan tadi aku sedang belajar, permainan ini ternyata lebih sulit dibandingkan catur, dan tadi aku sedang berusaha memahami permainan ini, sekarang aku sudah mengerti dan aku ingin melawan kak Jaehyun. " Ucap L mantap.


Jaehyun tersenyum kecil " Kau yakin? Aku tidak akan mengalah karena aku tahu otak mu itu cerdas. "


" Tentu. "


Satu jam kemudian, keduanya nampak begitu serius. Shin dan D.O pun ikutan gugup, sampai sekarang L mampu bertahan melawan Jaehyun. Wajah Jaehyun juga terlihat mengeras, ia begitu serius memikirkan strategi untuk mengalahkan L.


" Siapa yang menurut mu akan menang? " Tanya D.O pelan pada Shin


Shin memperhatikan papan permainan dan menganalisa kemungkinan siapa yang akan menjadi pemenangnya.


" Keduanya imbang, aku bingung tapi kurasa Jaehyun yang akan pelan. "


Suasana terasa begitu tegang, tidak ada yang bersuara kecuali kicauan burung yang sesekali terdengar.


" Giliran mu. " Ucap Jaehyun


L menatap Jaehyun sejenak, kemudian melirik corn dog yang terletak di dekat Shin.


" Kak ambil kan corn dog milik ku dan juga yogurt. " Pinta L pada Shin.


Ketiganya menatap L dengan sedikit tertegun, wajah L tampak tenang dan dia bahkan minta diambilkan cemilan selagi melawan Jaehyun, sungguh Shin dan D.O hanya merasakan ketegangan sejak tadi karena penasaran siapa yang akan menang.


" Apa kau lelah? Jika kau lelah dan tidak bisa melanjutkan permainan ini kau bisa mundur dan biarkan aku yang menang. " Ujar Jaehyun dengan penuh percaya diri


L sudah menggenggam Corn dog di tangan kanannya, dan sejenak menggigit nya.


" Kakak jangan menangis kalau aku menang ya. " Sambil mengunyah makanan yang ada dimulut nya, L mengambil biji baduk tersebut dan meletakkan diatas papan permainan, ia tak berhenti mengunyah bahkan beberapa kali memasukkan corn dog nya lagi kedalam mulutnya.


Tiba-tiba ia tersedak, dengan cepat Shin mengambil kamu minum untuk L.


" Sudah ayo kita lanjut makan pizza saja. "Berjalan menuju kotak pizza nya.


" Kau menyerah? " Tanya Jaehyun


D.O dan Shin melotot, kemudian mereka memegang bahu Jaehyun berganti an.


" Sabar my brother, sebaiknya kita makan pizza saja. " Ujar D.O meninggal Jaehyun yang terlihat bingung.


" Hah apa maksudnya ini? "


" Jaehyun sebaiknya kau jangan pernah menantang L bermain dengan menggunakan otak, dia itu berbeda dengan kita. " Imbuh Shin


Jaehyun semakin bingung namun ketika hendak berdiri dan melihat papan permainan, mata nya terbelalak, karena L mampu menghancurkan tak tik dan strategi yang selama ini dia gunakan dan selalu menang jika melawan orang lain.


Jaehyun terlihat frustasi dan mengacak-acak rambutnya, ia memperhatikan alur permainan L, dan menyadari kalau L bermain perlahan dengan berpura-pura lemah dan menggiring Jaehyun dalam kedalam jebakannya , alhasil semua serangannya telah diblokir oleh L.


Jaehyun berjalan gontai kearah meja yang berisi makanan.


" Kakak pasti lelah ayo makan dulu. " Menyodorkan minuman dan kotak pizza pada Jaehyun dengan wajah polosnya.


Shin dan D.O tertawa melihat Jaehyun yang dikalahkan oleh L.


" Hahahaha lihat wajah mu sangat menyedihkan, aku ingin memotret mu dan ku upload di forum kampus bahwa seorang Jaehyun dikalahkan oleh gadis berumur 14 tahun dalam permainan baduk. " D.O tak henti tertawa, Jaehyun hanya pasrah karena memang sudah kalah dari L.


Shin dan Jaehyun adalah orang yang berhasil dikalahkan oleh L, meskipun tantangan yang mereka ajukan sebenarnya ingin memamerkan keahlian mereka, tapi malah berakhir dengan kekalahan dan mempermalukan diri mereka sendiri.


" Diam kau, lihat saja nanti jika suatu saat L mengalahkan mu, akan ku pastikan bahwa orang yang paling bahagia itu adalah aku. " Ujar Jaehyun


" Oh tentu tidak, seorang lelaki sejati itu tidak akan melawan wanita, jika hal itu terjadi aku pasti akan mengalah pada L. " Sahut D.O yang mendapatkan tatapan tajam dari Jaehyun. L hanya tersenyum melihat tingkah mereka. '