
Dengan sedikit gugup Hari pun mengangkat telpon Bora
(Percakapan menggunakan bahasa Inggris)
" Hallo, selamat malam. "Jawab Hari berusaha tidak gugup, meski sudah beberapa kali bicara dengan Bora, ia tetap saja gugup, ia takut salah bicara, meskipun sejatinya nilai bahasa Inggris nya tinggi, tetep saja ia merasa khawatir
" Hari? nae dongsaeng odirago? ( adikku ada dimana? " tanya Bora yang tak sadar memakai bahasa Korea
Hari terdiam, ia bingung karena tak tahu artinya meskipun ia menebak dari nada bicara Bora, seperti nya ia sedang bertanya, Hari hanya bisa menggaruk garuk kepalanya
" Bora bisakah kau memakai bahasa Inggris, aku tak mengerti yang kau katakan. " kata Hari pelan
Bora berfikir sejenak dan akhirnya tersadar bahwa Hari tidak bisa bahasa Korea, Bora pun tersenyum " Ouh Hari maafkan aku, aku lupa kalau kau tidak bisa bahasa Korea, hahahah. Tadi aku bertanya, adikku ada dimana? " ucap Bora yang masih tersenyum dibalik telpon nya
"Iya tidak apa-apa, Elis sedang mandi tadi aku disuruh untuk mengangkat telpon mu dahulu, katanya jika telpon mu tidak diangkat ia bisa mati. "
Bora yang mendengar jawaban Hari langsung terdiam, ia berkata dalam hati Ahh dasar, kenapa dia mengatakan hal itu pada Hari, dia pasti berfikir aku ini kakak yang kejam
" Haduh bagaimana dia bisa berkata begitu. " ujar Bora sambil menghela nafas " Ouh iya hari, tempat yang bagus untuk menghabiskan libur tahun dimana ya? "
" Ouh iya kata L kau dan suamimu akan ke Indonesia ya, sebentar kupikirkan dahulu, kalo didekat tempat tinggal ku hanya ada hamparan perkebunan teh dan danau, jadi untuk berwisata hanya bisa melihat pemandangan alam saja, tidak ada yang spesial, tapi jika kau ingin ketempat lain aku bisa merekomendasikan Jogja, bali, atau Jakarta. "
" Apa jarak dari rumah L dekat? "
" Hahahah maaf, kota terdekat saja butuh waktu sekitar satu jam, jika cuaca sedang tidak bagus bisa memakan waktu sampai 2 jam. Semntara jika kau ingin pergi ke kota wisata yang kusebut kan tadi, butuh waktu kurang lebih 4-5 dengan kendaraan pribadi, tapi jika menggunakan kendaraan umum bisa sampai 7 jam. " Jawab Hari menjelaskan pada Bora
" Hah jauh sekali, jika aku dan suamiku ke sana, kendaraan apa yang kami gunakan? "
"Ah ide bagus, tapi sebelum itu bisakah kau belajar bahasa Korea? "
Deg
Hal yang tidak diduga akhirnya muncul, semenjak Hari dirumah L, ia sering mendengar L berbicara dengan Bora dan Jisoo menggunakan Bahasa Korea, Hari yang hanya bisa bahasa Inggris, terkadang kesulitan berkomunikasi karena tidak bisa bergabung dengan mereka, awalnya ia sempat berfikiran untuk belajar bahasa Korea, namun ia batalkan karena dirasa tidak perlu, dan sekarang dirinya menawarkan diri menjadi sopir, otomatis nanti setelah Bora dan Jisoo kemari ia pasti akan lebih sering mendengar mereka berbicara bahasa korea
" Hahaha aku pun sempat berfikir untuk belajar bahasa korea. " Mencoba tersenyum
" Baguslah, terkadang aku lupa untuk berbicara memakai bahasa Inggris denganmu dan bukankah lebih baik jika kau juga bisa berbicara bahasa Korea, agar nanti kita ngobrol lebih enak bersama-sama iya kan, L saja saat SMA sudah fasih berbicara bahasa Korea, kau pun pasti bisa, semangat Hari. " Kata Bora
Hari hanya tersenyum getir, tentu saja L bisa fasih bicara bahasa Korea karena dia jenius, bukan hal yang sulit pasti nya, sedangkan aku kan hanya manusia normal pada umumnya, butuh waktu untuk mempelajarinya, lagipula aku kan mahasiswa jurusan kedokteran kenapa dia harus belajar bahasa Korea, aku seperti mahasiswa jurusan bahasa saja. Guman Hari dalam hati
"Iya baiklah aku akan berusaha."
"Hari apa kau besok bisa mengirim kan foto garasi milik L, dan tuliskan ukuran garasi itu juga ya? "
"Baiklah, tapi memang untuk apa? "
"Tidak apa apa, kirimkan padaku tapi jangan sampai L tahu ya." pinta Bora pada Hari
Hari bingung tapi tidak memikirkan lebih jauh lagi.
Orang yang ditunggu tunggu akhirnya datang, L sudah selesai dengan urusan nya, karena sudah sore, Hari pun pamit dan memberikan ponsel L yang masih tersambung panggilan dengan Bora