All About You "L"

All About You "L"
Tidak fokus



Belum juga sampai dirumahnya, Ibunya menelpon dan menyuruh D.O kembali ke perusahaan. Meskipun enggan namun dia tetap kembali karena ia tak bisa melawan perkataan ibunya, tak lama ia pun telah sampai dan berada di sebuah ruangan bersama seorang wanita yang tampak anggun dan cantik.


" Ibu ada apa memanggilku. " kata D.O yang tampak lesu


Ibunya yang bernama Han Se Kyung sedang sibuk dimeja kerjanya melirik anaknya dengan heran


" Ada apa dengan mu? kenapa wajahmu kau tekuk begitu , apa ada yang masalah? "


Dengan tak bersemangat ia pun menjawab "tidak."


ibunya jadi penasaran namun kembali fokus ke pekerjaannya


tok tok tok


"Masuklah." kata Ibu D.O pada seseorang yang mengetuk pintu, ternyata itu sekretaris Cha


"Direktur ini berkas yang Anda minta sudah saya bawakan. "


" Baguslah, bawa kemari. " kata direktur Han pada sekretaris nya " Dan kau kemari lah, ibu ingin menunjukkan sesuatu padamu. " Direktur Han sudah duduk disofa dan menyuruh D.O untuk mendekat


" Apa ini. " D.O nampak bingung melihat isi berkas yang berisi biodata dan data evaluasi dari banyak trainee di perusahaan mereka


"Bantu ibu untuk memilih 7 anak , perusahaan berencana mendebutkan girlgrup baru. " ibunya menyodorkan berkas tersebut pada anaknya


"Ibu kenapa memintaku untuk memilih, bukan kah sudah ada tim yang bertugas untuk mengurus hal hal semacam ini, bagaimana jika aku kenal salah satu dari mereka dan memilih mereka karena hal pribadi." ujar D.O pada ibunya


Ibunya dan sekretaris Cha tersenyum


" Sayang bantulah ibu, kan tinggal kau pilih saja, divisi yang mengurus bagian ini telah memberikan nama-nama yang masuk daftar debut, namun ibu masih ragu jadi ibu meminta pendapat mu untuk mencocokkan pilihan. " ibunya memberikan alasan


"Apa konsep dari girlgrup baru ini? " tanya D.O masih sambil melihat-lihat dengan setengah hati


"Konsepnya adalah gadis gadis muda yang memiliki kecantikan alami,energik,serta imut, itu point utamanya, perusahaan juga memastikan bahwa trainee yang debut nanti benar-benar memiliki wajah cantik alami dan belum pernah melakukan operasi plastik, tuan muda. " Sekretaris Cha yang menjelaskan


D.O menyeringai, ia melihat-lihat kembali dan akhirnya tertawa " sekretaris cha seperti nya salah membawakan berkas. " D.O pun bersandar pada sofa dan berhenti melihat berkas-berkas itu


"Apa maksudmu nak??" ibunya dan sekretaris Cha bingung dengan ucapan D.O


" Jika perusahaan ingin mendebutkan gadis dengan konsep itu, semua trainee dalam berkas ini tidak ada yang cocok, daripada konsep yang girly, mereka lebih cocok dengan konsep yang girl crush. Mau mencari yang cantik alami dan natural darimana, foto dalam biodata mereka saja sangat jelas terlihat penuh dengan make up, jelek sekali. " Kata D.O yang masih bersandar dan beralih ke ponselnya


Ibunya dan sekretaris Cha terlihat tersenyum sekaligus terdiam sejenak


" Benarkah, apa perlu ibu menyuruh sekretaris Cha membawa berkas yang lain, perusahaan benar-benar menginginkan konsep itu, karena perusahaan kita belum memiliki girlgrup yang memiliki konsep itu, tapi jika menurut mu mereka semua tidak ada yang cocok mau bagaimana lagi. Kita harus mencari gadis lain yang lebih cocok. " Kata ibunya


D.O menghela nafas " Andaikan ibu bisa melihat L, ibu pasti akan mendebutkan nya karena pesona wajahnya benar-benar cocok dengan konsep itu, cantik alami dan senyuman sangat imut, jikalau dia benar-benar debut mungkin aku akan menjadi fans no. 1 nya. " kata D.O tanpa melihat kearah ibunya dan sekretaris Cha, ia masih bermain dengan ponselnya


" Apa tugasku sudah selesai, aku ingin pulang, aku sangat lelah dan kepala ku sedikit pusing. "


" Apa kau baik-baik saja sayang, apa mau ibu antar ke rumah sakit? " ibunya mulai khawatir


"Tidak usah Bu, aku mau pulang saja. "


" Baiklah kalo begitu,cepat lah pulang dan beristirahat.Hati-hati dijalan sayang. "ibunya melambaikan tangan saat D.O mulai berjalan meninggalkan ruangan nya


Dijalan D.O tampak sedang berpikir, sebenarnya saat ia tengah melihat-lihat berkas itu, tiap melihat foto profil trainee tersebut, entah bagaimana wajah mereka berubah menjadi wajah L, D.O sampai kaget namun ia berusaha tak memperlihatkan nya didepan ibu dan sekretaris Cha.


Apa yang sedang kulakukan, kenapa kepala terus saja mengingat wajah itu, sepertinya aku benar-benar sakit. Guman D.O dalam hati, ia Sampai mengacak-acak rambutnya, supirnya sampai heran melihat majikannya bertingkah seperti itu