
Kamu adalah kesalahan
Paling terindah dalam
Hidupku
- Anna Kimberly
BAGIAN SATU
SELAMAT MEMBACA
London
Anna menatap kerlip kota London dengan malas, menutup tubuh polosnya dengan melilitkan sebuah selimut ke tubuh indah miliknya.
"Honey"
Sebuah tangan menjalar tepat perut mulus Anna, membuat dia ingin mengumpat pelan tapi dia urungkan.
"Jauhkan tangan kotormu" teriak Anna marah.
Sementara yang di teriaki hanya tersenyum tanpa dosa, mengambil kemeja dan memakainya.
"Padahal semalam kau meneriaki nama ku"
Balas pria itu vulgar.
Anna memerah, dia merasa malu dengan tindakanya semalam, jika bukan karena alkohol mungkin dia tak mau di sentuh pria itu, walau Anna tau pria itu adalah suaminya tapi tetap saja di mata Anna pria itu adalah seorang pembunuh.
Setelah memastikan Pria itu keluar dari kamarnya, Anna memutuskan untuk mandi, meredam amarah dan dendam dalam hatinya.
Seorang Maid datang untuk membantu Anna mandi, dia sudah terbiasa di layani seperti seorang putri raja walau pertama terasa risih tapi sekarang Anna memutuskan untuk menikmati hidupnya sambil memikirkan cara terbaik kabur dari tempat ini.
Setelah berendam dan membersihkan tubuh Anna mengisi perutnya dengan sarapan lezat yang di bawakan para Maid, jujur Anna harus memuji siapapun koki yang telah membuat hidangan selezat ini. Setelah menyelesaikan sarapan pagi Anna kembali duduk di sofa, memandang kota London dari ketinggian.
Pikiran Anna berkelana, di saat pertama dia bertemu iblis yang dia sebut sebagai suami. Bahkan menyebut namanya seperti dosa besar bagi Anna. Seorang penjahat yang menjelma seperti malaikat.
Nyaris seperti iblis berkedok malaikat, wajah pria itu sempurna, hidup, mata, bibir semua kompak menyempurnakan penampilannya, semua gadis akan berteriak jika melihat lekukan indah di perut suaminya, Anna berani bertaruh jika suaminya menjadi artis dia akan menjadi bintang papan atas.
Apalagi bibir pria itu terlalu menggoda dirinya.
Anna merutuki dirinya yang terus memirkan iblis kurang ajar itu. Mengambil sebuah buku di sampingnya Anna memandang foto pernikahan mereka.
***
Flash back 6 bulan yang lalu
Paris
"Happy Birthday Dad" Anna mencium pipi ayahnya " semoga panjang umur dan selalu sehat, kurangi malam mu dengan para jalang itu"
Mr.Aland tersenyum, mengacak surai cokelat Anna "Terimakasih sayangku, kau yang terbaik"
"Jadi Dady mau hadiah apa dariku" Anna duduk di meja kerja ayahnya. Mengacak dokumen yang di bawa Mr.Aland.
"Apapun darimu itu yang terbaik sayang"
"Menikah dengan pria pilihan ayah bagaimana"
Anna memutar bola matanya sebal, ayahnya bersikeras menjodohkan dirinya dengan seorang pengusaha muda, memang Anna tak bisa mencari jodoh sendiri apa, sampai harus di jodohkan seperti ini.
"Untuk yang ini aku menolak"
"Kau mirip mommy mu sayang"
Anna menoleh fokus pada sang ayah " Jadi dulu kalian di jodohkan juga"
"Benar dulu kakek menjodohkan kami dan Raina bersikeras menolak kami"
Anna berfikir sebentar "Sebenarnya foto pria yang ayah kirim tak terlalu buruk, dia tampan jadi demi dady tersayang ku aku menerima keputusanmu"
"Really?" Mr.Aland tak percaya " Sayang jika kau terpaksa kau bisa menolaknya"
Anna menggeleng tegas "Tidak Dad, sudah ku putuskan aku akan menikah dengan pilihan ayah, atur petermuanya aku ada janji dengan Kate dan William"
Mr.Aland mengganguk masih tak percaya dengan keputusan putrinya, Mr.Aland tersenyum melihat kepergian Anna, sebenarnya menjodohkan Anna sesegera mungkin adalah cara satu-satunya agar putrinya selamat.
Bisnis yang dia jalankan tak seperti yang terlihat di luar, diam-diam dia ikut bisnis dunia hitam, sebelum Anna tau dia harus mengirim Anna jauh dari dirinya.
Ada kesalahan masa lalu yang harus dia tebus, cukup kehilangan Raina, dia tak ingin kelihangan Anna juga.
Mr.Aland mengambil ponsel yang dia taruh di laci, menghubungi seseorang dan mengatur pertemuan Anna dengan calon suaminya.
Raymond Anderson
Adalah satu-satunya pria yang bisa menolong Anna dari para musuhnya, dia sudah berbicara dengan pria itu. Aland memastikan pria itu mampu melindungi Anna.
Raymond adalah agen polisi yang dapat dia percaya, dia adalah putra temanya dan mereka sejak dulu sudah ingin menjodohkan anak-anak mereka, bersyukur Anna tak mempersulit urusan perjodohan mereka.
Aland menghela nafas berat, memandang foto keluarga yang ada di meja kerjanya. Raina tampak cantik dengan dress putih gading, Anna juga begitu mata mereka cokelat dan sangat cantik, bisa Aland bilang bahwa Anna adalah duplikasi dari dari Raina.
Dulu mereka saling mencintai, hidup bahagia dan sederhana hingga Raina sakit, ya Raina di vonis memiliki penyakit mematikan, biaya pengobatan yang tak murah membuat Aland bergabung dalam dunia hitam.
Aland terpaksa, dia harus menyelamatkan sang belahan jiwa, Aland bergabung dengan salah satu Mafia ternama kala itu, membangun perusahaan dan menyelamatkan kehidupan Raina, meskipun Aland harus mengorbankan banyak nyawa tapi dia tak menyesal, demi Raina dia rela melakukan apapun. Anna persis seperti ibunya keras kepada tapi sangat baik.
Raina tak pernah mengeluh tentang penyakit yang menyerang tubuhnya, dia selalu tersenyum, dia tak pernah menangis di depan dirinya dan Anna, Raina adalah sosok yang hebat.
Raina selalu menjadi sosok yang mereka rindukan, selalu menjadi penyemangat kehidupan mereka, bahkan setelah kepergian Raina, Aland tak ingin menikah lagi dengan siapapun, cukup Raina yang menjadi belahan jiwanya. Sekarang dia punya Anna.
Aland memang pembunuh, jika Anna tau mungkin dia akan membenci dirinya seumur hidup. Dia menghabisi banyak nyawa musuhnya. Aland akan menerima berapapun siksaan yang dia dapat asal dia bisa melihat senyuman Anna, melakukan hal paling hina agar Anna tetap bahagia.
Dia tau dosanya mungkin sudah terlalu banyak, tuhan tak mungkin mengampuni dirinya, dan para iblis tertawa melihat kelakuan Aland. Toh yang Aland bunuh memang harusnya mati, Aland membunuh para pengkhianat yang berkhianat pada boss nya dulu.
Aland ingat bagaimana darah kotor itu melumuri tubuhnya, Aland tau resiko yang dia tanggung nanti.
Tapi Aland lupa bahwa orang yang dia bunuh juga memiliki dendam terhadap dirinya, dan dendam itu telah membunuh Raina, ya Raina meninggal karena terbunuh, dia selamat dari kematian tapi rupanya Tuhan ingin menghukum dirinya. Dia mengambil apa yang paling berharga dari hidup Aland.
Dan sekarang dendam itu mengincar Anna, sebelum Anna berusia dua puluh lima dia harus menyelamatkan Anna terlebih dahulu, biarlah dia mati karena kesalahan ya dulu.
Kesalahan itu sudah datang, dendam dua puluh tahun yang lalu kembali. Aland sudah mendengar kedatangan seorang yang paling berhasrat membunuh dirinya. Dia adalah musuh terbesar dalam hidupnya.
Anna Kimberly kamu adalah harta terindah dalam hidup ayah, kamu harus tetap hidup dan bahagia.