After Married

After Married
POSITIF



....................


Dokter itu tersenyum..dan mengucapkan selamat pada pasangan suami istri itu.


" Selamat Ibu Nisa..anda positif hamil.."


" Hamil ???" ucap mereka bersamaan.


Mereka pun tersenyum sambil saling menatap. Lalu Zein pun memeluk dan menghujani Nisa dengan ciuman.." terimakasih ..terimakasih sayang.."


Nisa pun merasa mual setelah Zein menciuminya. Zein pun melepaskan pelukannya karena Nisa mau muntah..


" Maaf toilet dimana dok.." tanya Nisa.


" Di sebelah sana bu.. "


Lalu Nisa pun berlari ke toilet . Zein yg melihatnya berucap " Jangan lari say..yaang.." belum sempat Zein menyelesaikan ucapannya Nisa sudah muntah - muntah.


" Hoek..hoek..hoek.." Nisa pun kembali muntah muntah.." Jangan mendekat.." ucapnya lagi saat melihat Zein mau mendekatinya.


Zein pun menggaruk kepalanya yg tidak gatal. Dokter yg memeriksa Nisa hanya tersenyum melihat kelakuan pasangan muda ini.


" Mari ikut saya pak.." ucap dokter itu sambil meminta Zein untuk mengikutinya dan duduk kembali, karena ia mau menjelaskan beberapa hal tentang kehamilan padanya.


" Begini Pak Zein..kehamilan ibu Nisa sudah menginjak usia 4 minggu..dan dalam trimester pertama ini masih dikategorikan rawan dan harus extra dijaga. "


" Kalau yg dialami istri saya tadi kenapa dok..kenapa setelah saya dekati dia malah jadi mual - mual.." ucapnya bingung.


" Apa di pagi hari ibu Nisa mengalami hal seperti tadi.? "


" Iya dok.."


Nisa yg baru saja keluar dari kamar mandi langsung memakai masker kembali. Dokter yg melihat itu hanya menahan senyumnya..lalu menjelaskan kembali pada mereka berdua setelah Nisa duduk.


" Jadi begini pak..hal itu bisa saja terjadi karena perubahan hormon yg terjadi di dalam tubuh ibu Nisa. Morning sickness sering terjadi pada ibu- ibu yg hamil muda dan biasanya terjadi pada trimester pertama. Morning sickness adalah sebutan lain dari mual dan muntah yang terjadi saat hamil. "


"Meski disebut morning sickness, kondisi ini tidak hanya terjadi pada pagi hari, tetapi juga pada siang, sore, atau malam hari. Kebanyakan ibu hamil mengalami morning sickness pada trimester pertama kehamilan. Dan akan hilang seiring bertambahnya usia kandungan."


" Gejala ini sering dipicu oleh beberapa hal, misalnya setelah mencium aroma tertentu, makanan pedas, atau suhu panas."


" Walau tidak membahayakan ibu dan janin, morning sickness dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Pada beberapa wanita, morning sickness yang gejalanya parah dapat berlanjut menjadi hiperemesis gravidarium."


" Tapi kenapa saya bisa mual saat didekati suami saya sendiri ya dok..atau misal saya mencium bau parfum, bau bawang, bahkan bau nasi putih dan krupuk bisa membuat saya mual.." ucap Nisa panjang lebar.


" Ga papa bu..itu masih dalam batas normal kok..yg penting asupan yg masuk harus dijaga dan bergizi seimbang..karena didalam tubuh ibu sudah ada kehidupan baru dan dia dalam masa pertumbuhan dalam kandungan .." ucap dokter itu sambil tersenyum.


" Oh ya.. Morning sickness dapat dicegah dengan menghindari makanan yang bisa memicu rasa mual, seperti makanan yang terlalu pedas, panas, atau yang mengandung banyak gula."


" Selain itu, ibu hamil dianjurkan untuk makan secara perlahan, dalam porsi lebih sedikit namun lebih sering. Saat merasa mual, ibu hamil dapat mengonsumsi makanan yang asin, roti bakar, pisang, jagung, biskuit, perasan lemon, atau produk minuman dan makanan yang mengandung jahe. "


Mereka berdua mengangguk perlahan saat dokter menjelaskan semua itu.


" Oh ya..ada beberapa saran saya supaya bisa mengurangi rasa mual pada ibu Nisa. "


" Pertama minum air putih atau kuah sup. Kedua Hindari minuman yang berkafein. Ketiga istirahat yang cukup karena pada sebagian ibu hamil, kurang istirahat juga bisa memicu mual dan muntah."


" Saat bangun tidur, konsumsi makanan ringan dulu sebelum beranjak dari tempat tidur. Bila rasa mual muncul setelah minum suplemen kehamilan, seperti zat besi, konsumsilah suplemen tepat sebelum tidur."


" Hirup udara segar dan tenangkan pikiran.


Longgarkan bra dan selalu gunakan pakaian yang nyaman. Gunakan pengharum ruangan, parfum, atau pewangi pakaian dengan aroma terapi untuk mengalihkan rasa mual."


" Ada yg ditanyakan kembali ? " tanya dokter " Kalau tidak ada ini sudah saya tuliskan resep buat Ibu Nisa. " ucapnya ramah.


Saat Nisa mau beranjak, Zein kemudian kembali bertanya.." Maaf dok..apabila istri saya sedang mengandung..apakah boleh melakukan hubungan suami istri ? "


Dokternya pun tersenyum." Boleh pak..asal pelan pelan dan jangan terlalu sering, karena kandungan ibu Nisa masih pada trimester pertama dan masih rawan keguguran ."


" Terimakasih dok atas penjelasannya ..saya permisi..."


" Sama sama pak.."


Lalu setelah selesai mereka pun segera keluar dari ruangan dokter. Di luar ruangan..Nisa langsung memukulkan tasnya pada lengan Zein.


" Awww....kenapa pake dipukul sayang.." ucapnya sambil memegangi lengannya yg sebenarnya tidak sakit sama sekali.


" Biarin..biar otak mesumnya ilang.." ucap Nisa sewot dan segera berlalu meninggalkan Zein.


" Hahh..ilang..kalau ilang nanti g bisa jengukin Zein junior dong..! " ucapnya sambil mengejar Nisa yg sudah berlalu.


" Abisnya..bisa - bisanya nanya hal begituan ama dokter..kan Nisa malu.."


" Lah kalau bukan tanya pada dokter trus tanya ma siapa sayang.." ucapnya sambil mengimbangi langkah kaki Nisa yg sedang berjalan cepat.


" Au ah..pulang yukk..capek.." ucap Nisa.


" Ok.."


Zein masih berusaha bersabar atas semua perubahan perilaku Nisa..yg kadang suka marah marah tapi kadang g mau ditinggal. Yang terpenting saat ini adalah menjaga calon buah hatinya dan ibu bayinya.


Lalu setelah sampai di parkiran, mereka pun melajukan mobilnya menjauh dari rumah sakit.


30 menit kemudian mereka sampai di rumah.


" Kak Zein..pengen martabak.." rengek Nisa yg tiba - tiba bergelayut manja padanya.


" Mau rasa apa sayang.."


" Martabak telur ..emang martabak manis yg ada aneka rasa.." ucapnya yg tiba- tiba berubah sewot.


Zein menepuk jidatnya.." Ok..aku belikan sekarang."


" Jangan lupa pake daging sapi bukan ayam..ga pake sosis atau jamur ya..martabak spesial ya. "


" Oh ya..2 kotak ya sayang.." ucap Nisa dengan puppy eyesnya agar Zein tidak marah.


Zein yg gemas pun mencium bibir Nisa. Cup..cup..cup.. " Makasih sayang.." ucap Zein langsung berlari meninggalkan Nisa yg masih mematung.


" Hati hati sayang.." ucapnya sambil melambaikan tangannya ke arah Zein.


" Hmm...dasar istriku yg manis.." ucapnya sambil berlalu mengemudikan mobilnya untuk membelikan pesanan sang istri tercinta.


Nisa yg berada di dalam rumah kemudian segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Lalu ia pun keluar untuk memesan orange jus pada suaminya tersebut dan juga meminta dibelikan rujak kesukaannya.


Drt..drt..drt..


" Nisa..? ada apa lagi." guman Zein. Lalu ia pun membuka pesan dari Nisa.


" Suamiku jangan lupa belikan orange juz sama rujak sekalian ya..makasih sayang 😘😘😘 "


" Hmmm..istriku yg manis.." gumamnya.


" Siap sayang.." balasnya.


Kemudian ia pun segera melanjutkan perjalanannya yg tertunda.