After Married

After Married
MENJAILI ISTRI TERSAYANG



.....................


" Hu um.."sambil menunjukan puppy eyes nya agar Zein menuruti kemauannya kali ini.


" Ok.." jawabnya sambil tersenyum smirk..di otaknya sedang memikirkan cara agar ia bisa mengurus kepindahan Nisa secara cepat.


Ia pun akan meminta bantuan Pak Charles untuk memuluskan rencananya nanti.


Sesampainya di hotel..Nisa langsung tertidur dengan sangat pulas..ia juga tak mau mengusik istri kecilnya yg sedang tertidur dengan pulas. Ia pun mengecup kening sang istri lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan kembali ke kamar lalu menelpon seseorang.


" Hallo... " ucap seseorang di seberang sana.


" Pagi pak..maaf saya ingin meminta bantuan anda.."


" Baik..katakan saja..kau sudah aku anggap sebagai putraku.." ucap seseorang di seberang sana.


Lalu mereka bercakap cakap dan sesudah semuanya beres..Zein pun segera menyusul istrinya di alam mimpi.


⚘ Keeseokan harinya.


" Tatkala mentari pagi mulai menampakkan wajahnya


Dan perlahan terdengar kicauan burung yg indah diluar jendela


Disaat itulah kedua insan yg sedang dimadu asmara masih terbuai mimpi - mimpi indahnya "


Drt..drt..drt.. suara telpon Hp Zein pun mulai ngusik Nisa.


" Kak..kak..bangunn.." ucapnya sambil menggerak gerakkan lengan Zein yg masih memeluknya dengan posesif.


" Hmm..aku masih mangantuk sayang..sebentar lagi ya.." ucapnya dengan mata terpejam.


" Ish..kak Zein..ayo bangun..ponselmu berisik sekali..apa aku boleh mengangkatnya.."


Zein pun membuka matanya.." biar aku yg mengangkat ya sayang..cup..satu kecupan dipagi yg indah ini.." ucap Zein nakal sambil mengedipkan salah satu matanya ke arah Nisa.


Nisa hanya tersenyum kemudian berlalu ke kamar mandi. Zein pun hanya mematikan Hpnya bukannya melihat siapa yg menghubunginya. Lalu ia pun melihat Nisa yg mau pergi.


" Hei sayang mau kemana ? "tanya Zein yg melihat Nisa hendak ke kamar mandi.


" Ya mandi lah....emang mau ngapain lagi.."


" Kemari sebentar sayang.." Zein pun tersenyum smirk ke arah Nisa.


Nisa yg tak tau arti tatapan Zein lalu mendekati suaminya itu dengan santainya.


Setelah sampai..Zein pun segera memeluk istrinya itu dengan sangat posesif ,lalu ia pun mencium bibir Nisa..dan ******* bibir istrinya itu dan terus menghujani istrinya dengan ciuman di sana sini sehingga banyak menimbulkan jejak kepemilikan Zein.


Nisa yg tersadar suaminya ingin itu..ahirnya mendorong tubuh suaminya itu..


" Sayang aku mau mandi dulu...sudah lengket ini.." tunjuk Nisa keseluruh tubuhnya. Dan tanpa ia sadar , hal itu semakin membuat Zein menuntut lebih.


" Tadi malam kan belum..aku mau sekarang ." pinta Zein dengan mata yg sudah bergairah.


Nisa yg tak bisa menolak..ia pun pasrah dengan tingkah suaminya itu. Mulai dari pagutan bibir yg sudah saling menuntut lebih dalam lalu gerakan gerakan Zein yg kesana kemari membuat Nisa terbuai dengan semua tindakan lembut Zein yg penuh dengan cinta itu.


Mulai dari menciumi leher Nisa dan sampai membuka baju yg dipakai Nisa , Zein pun sudah ahli..setelah tubuh Nisa polos..Zein pun mulai menciumi setiap bagian dari tubuh Nisa..termasuk bukit kembar Nisa yg sudah menjadi area favoritnya.


Diciuminya dan diremasnya bagian itu secara bergantian. Nisa semakin membenamkan wajah Zein kedalamnya.. lalu ia pun turun ke area favorit Zein yg kedua..hingga dari dalam tubuh Nisa ada yg ingin segera keluar..Nisa pun tak dapat menghentikan suara suara indahnya saat Zein memulai penyatuan mereka.


Dan pagi itu terjadilah olah raga pagi yg panas bagi kedua pasangan pengantin baru itu.


Nisa sudah mulai bisa mengimbangi permainan Zein ahirnya lemas setelah beberapa kali pelepasan. Dan ahirnya mereka pun beristirahat kembali sebentar lalu memesan makanan karena hari semakin siang.


Setelah selesai mandi..Nisa dan Zein segera menyantap sarapan paginya yg hampir memasuki jam makan siang.


" Tu bibir kenapa di manyun - manyunin si..mau dicium lagi.."


" Kak Zeinnnnn..." teriak Nisa dengan kesalnya..


" Buaaahaaa..ha..ha..." tawa Zein ahirnya pecah.


Dan sudah dapat dipastikan Nisa semakin manyun dibuatnya.



Sedangkan Zein hanya terus memandangi istrinya sehabis ia mengerjainya..dipandanginya lekat wanita cantik didepannya itu.



Zein sangat bahagia ia bisa mengerjai istrinya..lagi pula kapan lagi bisa mengerjainya..karena sehabis ini mereka harus berpisah sementara waktu sampai semuanya telah siap.


" Kak Zeeiinn.." teriak Nisa.


" Jangan mandangin Nisa kayak gitu napa..."


" Ya dah..udahan dulu ngambeknya..kita jalan - jalan yukk..," ajaknya


" Dan pleasee...berenti teriak - teriak sayang..."


" Ok..siap sayangku.." Cup..Nisa pun mencium pipi Zein..


" Sekali lagi makasih suamiku sayang..." ucap Nisa yg langsung memeluk Zein dan menciuminya.


Zein yg kegelian trus menggodanya lagi.." Jadi jalan - jalan..atau mau lanjutin yg tadi.."


Nisa pun menggigit jemari Zein lalu berlari keluar kamar....ahirnya ia juga bisa membalas semua kejailan Zein hari ini. Sampai ahirnya Zein pun harus mengejar Nisa kembali.


Ia pun tak lupa mengunci kamar hotelnya sebelum ia pergi. Lalu ia pun berlari mengejar Nisa.


Nisa yg berhasil dikejar kemudian bertanya pada suaminya.." Jadi hari ini kita mau jalan - jalan kemana kak ? "


" Terserah sayangku ini aja.." ucapnya gemas sambil menyentuh bibir Nisa dan dibentuk seperti huruf "V"


" Ish..lepasin.." gerutu Nisa sambil membenarkan bibirnya yg barusan disentuh suaminya.


" Ok..kalau begitu kita belanja aja ya..cari oleh - oleh ..besok kan kita uda pulang. "


" Siap tuan putri.."


Lalu pergilah mereka ke sebuah pusat perbelanjaan terlengkap di kota itu untuk menuruti keinginan istri manisnya itu.


Tapi sebelum pergi ke mall...ternyata Zein mengajak Nisa pergi ke sebuah tempat paling romantis di kota itu sebelum mereka pulang besok pagi. Karena belum tentu ia akan datang kesini lagi.


Ia ingin mengajak Nisa berkeliling dunia jika takdir mengijinkannya nanti.


Maka dari itu setiap momen yg ia ciptakan ingin selalu dikenang dengan indah olehnya maupun oleh istri manisnya itu....gadis manis pencuri hatinya sekaligus istri tercintanya yg bernama Annisa Faiha.


Nisa yg awalnya kaget karena rencananya berubah ..menjadi senang ketika suaminya mengajaknya ke sebuah tempat yg indah dan dipenuhi bunga sakura..membuatnya ingin berlama lama disitu.


Ia pun memeluk Zein dan mengucapkan banyak terimakasih padanya.


" Terimakasih suamiku..I love you more n more.. thank you honey i love you always.."


" I also really love you my dear wife..i love you so much." ucapnya sungguh sungguh sambil memeluk erat istrinya itu.


Zein yg melihat istrinya bahagia pun ikut bahagia. Ia hanya selalu berdoa..agar ia bisa membahagiakan Nisa dan anak- anaknya kelak dan juga bisa menjaga mereka sampai ahir hanyatnya nanti.