After Married

After Married
MENJELASKAN



"Aarggghhh ... " teriak Zivanna kesal.


"Kenapa lagi sayang ..."


"Ayah jahat kenapa nerima lelaki tadi, " umpat Zivanna kesal.


"Ha-ah, kok ayah?" tanya Tuan Charles kebingungan.


Zivanna menoleh dan ia mulai bangkit dari tempat tidurnya.


"Aa.. yah ... jangan nyebelin deh," ucap Zivanna sambil terduduk di ranjangnya.


"Memangnya siapa dia, dan kenapa kamu sangat membencinya?" ucap Tuan Charles penasaran.


Zivanna tampak menghela nafas lalu mulai menceritakan siapa dirinya dan kenapa ia sangat kesal padanya.


Kini Tuan Charles mulai memahami apa yang terjadi pada putrinya.


"Jadi ada sebuah kesalah pahaman disini."


"Oke, kalau begitu terima dulu bunga ini dan ayah akan menceritakan sesuatu padamu."


Tuan Charles mulai menceritakan masa lalunya tentang kisah cintanya pada putrinya itu.


>>FLASH BACK ON


Malam itu terjadi kesalahpahaman antara dirinya dengan kekasihnya. Yang tak lain adalah ibunya Zivanna.


Ibunya Zivanna memergoki dirinya bersama wanita lain padahal, malam itu ia hanya bertemu dengan sahabatnya dan ada satu janji yaitu bertemu dengan dirinya.


Pertemuan mereka tidak sengaja, tetapi namanya wanita kalau sudah jatuh cinta pasti akan cepat tersinggung terlebih melihat kekasihnya bersama wanita lain.


Tanpa bertanya lebih dahulu, ia memilih pulang dan berasumsi sendiri. Ahirnya di tengah derasnya air hujan, Charles muda rela bersimpuh di halaman untuk menunggu ibunya Zivanna keluar.


Ia memang sempat mengintip dari jendela kamarnya, tetapi ia tidak mempunyai nyali yang cukup untuk menemuinya.


Hingga esok hari tubuhnya ditemukan dalam kondisi demam tinggi dan pingsan. Hingga ahirnya ia pun dibawa ke dalam rumah.


Sampai ahirnya karena demamnya tinggi ia dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sejak itu mereka mulai mencoba memahami satu sama lain, dan tidak mau kehilangan lagi.


>>FLASH BACK OFF


Setelah mendengar penuturan ayahnya membuat Zivanna sadar, jika ia sudah mulai mencintai orang lain ia tidak boleh berpikiran egois ataupun berperilaku seenaknya sendiri.


"Maafkan aku Kenzo..."


Tanpa mengucapkan terimakasih ia pun mulai menuruni anak tangga menuju lantai satu. Ditatapnya lelaki tampan di depannya itu dengan sejuta kerinduan yang mendalam.


"Kenzo I'm really sorry for you for..."


Ucapan Zivanna terhenti ketika melihat Kenzo mendaratkan jarinya pada bibirnya.


"There's nothing to forgive, there might be a misunderstanding between us."


"I'm really sorry to you."


"Okay, I forgive you, but ..."


"Can i hug you..."


"Yes, of course you can."


"Thanks darling."


Baru saja mereka saling berpelukan, ternyata sudah ada Tuan Charles yang berdiri di belakang Zivanna.


"Eehemmmm..."


Deheman dari Tuan Charles membuat mereka berdua kaget dan spontan melepas pelukan yang baru saja tercipta.


Zivanna menoleh, "Ayah ..."


"Iya ..."


Dengan malu-malu Zivanna mulai memperkenalkan Kenzo pada ayahnya itu.


"Ayah kenalkan ini Kenzo teman seperjuangan aku saat di Los Angeles."


"My name is Kenzo, nice to meet you."


Dengan tenang Kenzo mulai menjabat tangan calon ayah mertuanya.


"Ayah, maaf Kenzo tidak fasih berbahasa Indonesia."


"Sorry sir, I can't speak Indonesian but I'll try to learn later."


"Oke, kalau begitu silahkan lanjutkan saja, ayah mau naik ke atas."


"Terimakasih ayah."


"Thank you sir."


Lalu mereka berdua kembali melanjutkan pembicaraan yang sempat tertunda tadi. Kenzo mulai bertanya kenapa tadi Zivanna tidak datang ke tempat perjanjian mereka tadi siang. Padahal ia sudah menunggu nya sejak lama.


Ia pun menjelaskan kalau tadi ia sempat bertemu dengan semasa sekolahnya dulu. Kebetulan ia juga berada di Indonesia. Karena melihat Kenzo duduk sendiri, ia pun menawarkan diri untuk menemaninya.


Kenzo juga menjelaskan kalau tadi sebenarnya ia ingin mengenalkan temannya tadi sayangnya dia malah tidak datang.


.


.


Bersambung


.


.


Buat pembaca setia novel Fany, boleh yuk mampir di karya terbaru Fany... terimakasih sebelumnya 🙏