After Married

After Married
KEJUTAN UNTUK NISA



Dengan berlari Nisa pun masuk ke dalam rumah " Assalamu'alaikum..Nisa pulang.."


" Alhamdulillah anak ibu sudah datang.." jawab Ibu dari arah dapur sambil membentangkan kedua tangannya ke arah Nisa. Nisa pun menyambutnya. Dan ibu dan anak tersebut saling melepas rindu.


**********


Kemudian dari arah luar muncul Kak Adrian yg mau pamitan sama Ibu dan Nisa karena ia tidak bisa lama - lama meninggalkan baby Je .


" Kak.. jangan lupa nanti anterin Nisa jenguk kak Tasya dan baby Je ya.." pintanya dengan manja ke arah kakaknya tersebut.


Kakaknya yg sudah paham tabiat Nisa pun mengangguk pelan. Lalu ia pun mencium kedua tangan ibunya dan lanjut pulang.


" Ayah mana bu? "


" Itu lagi di toilet "


" owh..kalo gitu Nisa ke kamar dulu ya..".


Belum beranjak dari ibunya, Nisa menepuk jidatnya..


" Lah oleh- oleh buat kak Tasya masih di aku..kelupaan deh nitip ama kak Adrian. " ucapnya lirih tapi masih bisa di dengar ibunya.


" Kan masih ada hari esok nak..jangan dipikirin lagi."


" Ya dah..makanan oleh- olehnya Nisa taruh disini ya bu.."


" Iya..udah sana istirahat..jangan lupa mandi dulu. "


" Siap.." dengan langkah mantap ia pun menuju kamarnya.


Sesudah Nisa berlalu, muncullah ayah Nisa.." Nisa udah datang buk? "


" Sudah yah..barusan aja, ni oleh- olehnya masih ada dimeja."


" Sebanyak ini..mmm anak itu g berubah...sukanya nyemil mulu..untung badannya tetel slim kaya ibunya.." goda ayah pada ibu Nisa.


Sedang yg digodain masih senyum- senyum sendiri sambil melangkahkan kakinya di dapur untuk meneruskan membuat kue - kue buat isi toples saat lebaran.


Ya ibu Nisa memang suka membuat sendiri ketimbang membeli..belum tentu harganya mahal rasanya enak. Kalo bikin sendiri jelas hemat jelas enak rasanya.


🌱 Di kamar Nisa.


Nisa yg capek segera melepas jaketnya dan menyisakan kaos kesukaannya. Dan ia mulai rebahan tanpa mandi terlebih dulu.



Meskipun seperti itu..Nisa tetap terlihat cantik bukan? Nisa yg memejamkan matanya terganggu akibat ponselnya berbunyi.


Nisa pun duduk dan mulai melihat HPnya ..ternyata ada notif yg masuk. " Kak Zein.." gumam Nisa.


" Hai kak..uda sampai mana ? "


" Udah sampai rumah dong. "


" Ihi...asyik...kapan maen kesini..?


" Mungkin besok atau lusa ya..soalnya di rumah lagi repot Nis..maaf ya.."


" Oh gitu.." terdengar nada lesu dari seberang sana.


" Ya dah..kakak pamit dulu ya...😘😘😘😘 "


" Iya..😘😘😘"


Dan obrolannya pun berakhir.


🌱 Di rumah Zein


" Bagaimana persiapannya bu.." tanya Zein pada ibunya.


" Tenang saja..semua sudah beres..tinggal lusa kita berangkat " sahut ibunya.


" Ayah sudah pulang kah..? "


" InsyaAllah besok pagi ayah sudah tiba..kamu tenang saja.."


Tiba - tiba datanglah adik perempuan Zein dari arah belakang.


" Cie..cie..yg ga sabar mau ngajak calon istri ke rumah.." canda Mimi adik semata wayang Zein.


Zein pun mengusap- usap kepala Mimi dengan lembut..." Iya dong...kamu juga seneng kan kalo ada temen shoppingnya selain ibu."


" Kalian ini..sudah - sudah..doakan saja acara kakakmu ini lancar. "


" Aamiin " ucap ketiganya mantap.


Ya memang usia Zein masih 20 th...dan Nisa 18 th..masih terlalu muda untuk menikah. Tapi keinginan Zein sudah bulat..ia juga sudah mengutarakan niatnya pada Nisa..dan ia juga sudah setuju.


Meskipun syarat yg diajukannya harus menunggu waktu 2 tahun lagi. Tapi ia bersyukur Nisa sudah menerima lamarannya.


🌱 Kediaman Nisa


Nisa yg tidak jadi istirahat karena sms - an sama Zein tadi pun melangkah keluar.


" Ayah..." sahut Nisa yg menghamburkan dirinya ke arah ayahnya yg sedang nonton TV.


" Eh anak ayah..udah pulang ? "


" Iya..maaf tadi ga sempat bertemu ayah..Nisa udah masuk kamar.."


" Iya..gpp..yg penting kamu sudah sampai di rumah.."


" Makasih ayah.."


" Sama - sama "


" Ngomong- ngomong besok Nisa g ada acara kan ? "


" Ya ga ada lah yah..soalnya kan memang Nisa pengen di rumah aja bareng keluarga "


" Bagus deh kalo gitu.. "


Nisa masih menyamankan posisinya di samping ayahnya. Sampai tidak terasa ia tertidur disofa.


Ibunya yg datang mau melihat ayahnya sedang apa..tersenyum saat melihat putrinya tertidur sambil memeluk ayahnya.


" Anak kita kecapekan yah.." bisik ibu sesaat sampai di dekat suaminya.


Sementara tangan ayahnya masih mengelus - elus puncak kepala Nisa.


" Iya..g kerasa ia sudah besar ya..mungkin sebentar lagi ia akan dipinang seorang pemuda." sahut ayah.


" Iya.. yah..ibu mengerti, tapi ibu sebenarnya kurang setuju sama hal itu..mereka masih sangat muda yah..gimana kalo bertunangan aja dulu. "


" Ya untuk hasilnya kita serahkan ama Nisa aja bu..gimana baiknya dia yg menjalani biarkan dia yg memutuskan. "


Sebenarnya Keluarga Zein beberapa waktu lalu sudah datang ke rumah orang tua Nisa. Tujuan utamanya adalah mewakili Zein untuk meminang Nisa.


Meski awalnya ibu Nisa menolak..tapi keluarga Zein meyakinkan untuk hasilnya sesuai keputusan Nisa.


Beberapa waktu lalu.. memang Zein sudah mengutarakan isi hatinya pada kedua orangtuanya tentang keinginannya tersebut.


Ia juga meyakinkan kalau keinginannya ini hanya untuk melindungi Nisa dari hal - hal yg tidak diinginkan, apalagi Nisa berada jauh dari keluarga hanya untuk mengejar cita- citanya menjadi designer interior.


Dan Zein menjamin kalo Nisa tetap bisa mengejar cita - citanya meski sudah menjadi istrinya. Dan sesuai kesepakatan bersama..besok keluarga Zein akan melamar Nisa tanpa sepengetahuan Nisa.


Maka dari itu sudah 2 hari ini , ibu Nisa membuat kue - kue sebagai camilan dan untuk menyambut keluarga Zein.


" Apa g sebaiknya kita memindahkan Nisa ke kamar yah..? tanya ibu kembali.


" Ga usah..ibu ambilkan saja selimut sama bantal..ayah pegal kalo lama- lama jadi sandaran buat Nisa bubuk..ha..ha..ha.."


" Ayah ni bisa aja.. ya dah..ibu ambilkan selimut sama bantal buat Nisa. Kasihan dia baru saja bepergian jauh..pasti badannya pegal- pegal..dan tentunya bau..karena pasti belum sempat mandi..he..he.." tambah ibunya..


Kemudian kedua tawa orang tua Nisa pecah. Bagitulah hiburan di pagi hari buat keluarga Nisa. Sudah lama mereka merindukan kehadiran Nisa. Selain anaknya periang dan ramah..Nisa juga anak yg suka usil..apalagi mereka cuma tinggal bertiga..sesudah anak laki - laki mereka menikah yg tak lain kakak Nisa.


Dan mereka juga sudah pergi dari rumah itu dan tinggal dirumah mereka sendiri.


~ Bersambung ~


.


.


.


SEKALI LAGI AUTHOR SANGAT BERTERIMAKASIH KEPADA SEMUA READERS YG SUDAH SETIA MENUNGGU KELANJUTAN NOVEL INI..MAKASIH BANYAK YA..SEHAT SELALU BUAT SEMUANYA..DAN MAAF BILA UPDATENYA TELATπŸ™πŸ™


OH YA..MAAF AUTHOR BELUM BISA UPDATE RUTIN , KARENA MASIH FOKUS KE NOVEL PERTAMA AUTHOR DENGAN JUDUL" CINTAKU TAK SEINDAH NOVEL "


JANGAN LUPA UNTUK LIKE , VOTE DAN KOMENTARNYA YA..DITUNGGU YA KAK..MAKASIHπŸ™πŸ˜Š