After Married

After Married
KEMUNCULLAN ANGEL



"Kenapa Zi bisa bersikap manis seperti tadi?" batin Sharen.


Zi yang ia temui tadi bukanlah Zi yang seperti biasanya yang selalu mengacuhkan kehadirannya. Zi yang ia temui barusan adalah sosok yang hangat dan perhatian. Sampai-sampai ia terpesona akan kharisma Zi.


Saking lamanya ia menghayal, ia pun hampir tertinggal dengan para rombongan siswa lain. Sampai ada salah satu guru pendamping yang menghampirinya.


"Sharen ..." tegur salah satu guru itu.


"I-iya Bu."


Sharen pun terkaget dari lamunannya, ia hampir saja berjingkat karena keterkejutannya.


"Ada apa nak? kenapa kamu melamun?" tanya perlahan guru itu.


"Ayo ikut Ibu, rombongan mau segera berangkat ke tujuan wisata berikutnya," ajaknya kemudian.


"Baik Bu."


Sharen pun segera mengikuti gurunya tersebut dan menyusul masuk ke dalam bus yang akan mengantarkannya ke lokasi wisata selanjutnya.


Sesampainya di dalam bus.


"Kamu kenapa Sharen? kok hampir ketinggalan bus tapi tidak sadar?" tanya teman duduk Sharen di bus.


"Em ... tidak kenapa-napa kok."


"Beruntung kamu tidak ketinggalan bus tadi."


"Iya, terimakasih."


Setelah Sharen bergabung dengan siswa lain, bus rombongan Zi pun segera melanjutkan perjalanan mereka menuju candi Prambanan. Perjalanan pun cukup lancar karena jaraknya pun tidak terlalu jauh dari lokasi keraton. Hanya membutuhkan waktu sekitar tiga puluh menit saja.


Meskipun ia tidak bergabung dengan siswa-siswa lainnya, tetapi Zi tak pernah absen untuk mengabadikan setiap moment di liburan kali ini. Baginya liburan sendirian ternyata tidak semenarik saat ia melakukannya dengan kedua orangtuanya.


Dari arah kejauhan ada siswi lain yang sedari tadi memperhatikan Zi. Dia adalah Angel, siswi pindahan dari luar yang baru saja beberapa hari menjadi teman satu kelas Zi.


Tetapi karena memang sekolah mewajibkan semua siswa ikut, maka Angel pun ikut serta dalam acara study tour kali ini.


Mata biru sejernih langit yang dimiliki Angel sempat mengusik perhatian Zi. Tetapi sikap dingin dari Zi membuatnya menjauh juga dari Angel. Tetapi tidak dengan Agel yang sebenernya sudah menaruh hati pada Zi.


Beberapa hari ini Angel memperhatikan Zi, dan ia juga tau kalau Sharen juga menyukai Zi. Dari kabar berita dan informasi dari teman sekelas Zi, Sharen sudah lama menyukai Zi, tetapi semua kebaikan dari Sharen ia acuhkan.


Oleh karena itu Angel masih berdiam diri dan mencari sebuah celah agar ia bisa dekat dengan Zi tanpa membuatnya ilfill.


Angel memang gadis manis yang ramah pada siapa saja. Bahkan diawal pertemuannya dengan Zi, ia lah yang menjabat tangan Zi terlebih dahulu. Angel adalah satu-satunya teman perempuan Zi yang berani menyentuh tangan Zi sebelum Zi sendiri yang mengalaminya.


Saat berjabat tangan dengannya mata biru milik Angel menghipnotif Zi, makanya ia tidak marah saat Angel mengajaknya kenalan.


Bukan karena sok mencari perhatian tetapi ia memang ramah dan tidak suka sok jaim di depan orang lain. Angel bersikap apa adanya, dan tidak mau gegabah soal urusan hati.


Tetapi Angel juga sudah mengantisipasi segalanya, ia benar-benar tidak boleh salah langkah karena ia tau Zi adalah salah satu anak orang penting di negeri ini.


Sebenarnya siapakah Angel? kenapa ia tau kalau Zi adalah anak orang penting di negeri ini?


...***...


Tiga puluh menit kemudian rombongan sampai ke Candi Prambanan. Anak-anak berbaris rapi dan memakai atribut keplek untuk memudahkan mengenali siswa-siswi sekolah. Kebetulan saat itu ada rombongan dari sekolah lain yang juga berada di lokasi yang sama.


Zi bersama dengan para siswa lain dalam kelasnya menuju candi yang pertama. Sambil mendengarkan penjelasan dari guru dan tour guide disana.


Zi sangat antusias menjalani study tour kali ini. Ia juga berjanji akan mengajak ibu dan ayahnya suatu saat nanti untuk bisa berlibur disini.


Banyak hal yang dipelajari dari budaya peninggalan sejarah yang ada di candi Prambanan.


...***...


Sejarah Candi Prambanan.


Candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wisnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah.


Berdasarkan Prasasti Siwagrha nama asli kompleks candi ini adalah Siwagrha (bahasa Sanskerta yang bermakna 'Rumah Siwa'), dan memang di garbagriha (ruang utama) candi ini bersemayam arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter yang menujukkan bahwa di candi ini dewa Siwa lebih diutamakan.


Candi ini adalah termasuk Situs Warisan Dunia UNESCO, candi Hindu terbesar di Indonesia, sekaligus salah satu candi terindah di Asia Tenggara. Arsitektur bangunan ini berbentuk tinggi dan ramping sesuai dengan arsitektur Hindu pada umumnya dengan candi Siwa sebagai candi utama memiliki ketinggian mencapai 47 meter menjulang di tengah kompleks gugusan candi-candi yang lebih kecil.


Sebagai salah satu candi termegah di Asia Tenggara, candi Prambanan menjadi daya tarik kunjungan wisatawan dari seluruh dunia.


Menurut prasasti Siwagrha, candi ini mulai dibangun pada sekitar tahun 858 masehi oleh Rakai Pikatan, dan terus dikembangkan dan diperluas oleh Balitung Maha Sembu, pada masa Kerajaan Medang Mataram.


...***...


Pintu masuk ke kompleks bangunan ini terdapat di keempat arah penjuru mata angin, akan tetapi arah hadap bangunan ini adalah ke arah timur, maka pintu masuk utama candi ini adalah gerbang timur. Kompleks candi Prambanan terdiri dari:


3 Candi Trimurti: candi Siwa, Wisnu, dan Brahma


3 Candi Wahana: candi Nandi, Garuda, dan Angsa


2 Candi Apit: terletak antara barisan candi-candi Trimurti dan candi-candi Wahana di sisi utara dan selatan


4 Candi Kelir: terletak di 4 penjuru mata angin tepat di balik pintu masuk halaman dalam atau zona inti


4 Candi Patok: terletak di 4 sudut halaman dalam atau zona inti


224 Candi Perwara: tersusun dalam 4 barisan konsentris dengan jumlah candi dari barisan terdalam hingga terluar: 44, 52, 60, dan 68


Maka terdapat total 240 candi di kompleks Prambanan.


Memang tidak semua bagian candi dikunjungi oleh Zi dan rombongan sekolahnya, tetapi hanya beberapa bagian candi yang utama saja. Maklim kaki kecil mereka tidak akan sanggup mengelilingi kompleks candi yang begitu luas.


Tetapi setidaknya mereka mendapatkan sedikit ilmu sejarah tentang situs peninggalan kerajaan sehingga mereka bisa lebih mencintai negara mereka yaitu Indonesia. Meskipun mereka berasal dari bermacam-macam etnis, karakter tetapi diharapkan rasa cinta kepada tanah air sudah mulai tertanam diusia dini mereka.


...~Bersambung~...


.


.


.


.


.


...DUKUNG SELALU AUTHOR DENGAN CARA...


...LIKE...


...KOMEN...


...FAVORIT...


...GIFT/VOTE...


...TERIMAKASIH BANYAK🙏😊...