
Ahirnya hari ini Nisa dan bayinya sudah bisa dibawa pulang ke rumah. Keluarga besarnya menyambut kedatangan Nisa dengan suka cita.
Semua penghuni rumah sangat berbahagia akan hadirnya keluarga baru diantara mereka. Tidak ada perbedaan yang mencolok antara keduanya, bahkan semuanya berbaur menjadi satu tanpa kecanggungan lagi.
Seluruh pelayan di rumah Fadhil sibuk menyiapkan beberapa cemilan dan minuman untuk menenami seluruh penghuni rumah itu.
“Mas, andai kamu ada disini, apakah kamu juga akan ikut berbahagia denganku?”
Nisa pun bermonolog dalam hatinya sambil mengamati seluruh anggota keluarganya yang sedang berkumpul di hadapannya. Di tengah-tengah mereka ada Aaron yang tampak tenang dalam gendongan mertuanya.
“Meskipun kini aku sudah memiliki suami lagi, tetapi rasa cintaku padamu takkan pernah berkurang... hiks ...”
Fadhil yang merasa istrinya menangis segera mendekati istrinya itu. Dibelainya lembut bahu sang istri lalu dipandanginya wajah cantik yang selalu mencuri hatinya.
“Ada apa? Kamu kenapa sayang?” tanyanya lembut sambil berlutut di depan Nisa.
Karena posisi Nisa memang sedang duduk di kursi sembari melihat seluruh anggota keluarganya yang sedang berkumpul dan menimang Aaron disana.
Sedangkan kakinya berada disebuah kursi kecil untuk menopang kedua kakinya. Supaya darah yang mengalir di bagian kedua kaki tidak menggumpal dan menjadikan kaki Nisa menjadi bengkak.
...⚜⚜⚜...
Orang-orang tradisional selalu mengetahui cara-cara ampuh guna mengatasi hal-hal itu, seperti hal yang dilakukan Nisa saat ini.
Karena Nisa masih melestarikan kebudayaan dan tradisi orang jaman dulu, tradisi yang diberlakukan untuk orang yang baru saja melahirkan tetap digunakan dalam keluarga besar Nisa. Bahkan saat ini ia masih memakainya.
Jika dokter atau rumah sakit menyarankan meninggalkan rumah sakit tiga hari pascapersalinan, maka pada hari keempat, ibu yang baru melahirkan sudah bisa memulai perawatan tubuh. Seperti yang dilakukannya saat ini.
Perawatan tubuh yang dilakukan sesegera mungkin pascapersalinan, tentu dengan disiplin diri dan cara yang tepat, akan mengembalikan tubuh ideal 100 persen, terutama untuk menurunkan berat badan.
Fase nifas 40 hari harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh ibu pascamelahirkan jika ingin berat dan bentuk badannya kembali ideal. Sekitar 4-6 minggu ibu harus diet keras, namun bukan diet asupan makan, tetapi lebih kepada perawatan yang tepat dan disiplin sebagai proses pengembalian bentuk dan berat badan agar kembali ideal.
Tradisi perawatan tubuh yang nyatanya masih ampuh mengembalikan tubuh ideal, di antaranya, mengonsumsi jamu selapan, mengenakan gurita, dan pijat khusus ibu pascamelahirkan atau perawatan khusus pascapersalinan.
Jika perawatan ini dijalankan teratur dan disiplin, tentu dengan cara yang tepat, pada minggu ketujuh pascapersalinan tubuh akan kembali ideal.
Jika kamu tidak suka dengan aroma jamu yang menyengat, kamu bisa mengkombinasikan jamu dengan aromaterapi.
Banyak yang tidak suka herbal atau jamu-jamuan, ini alasan yang paling banyak muncul saat bicara mengenai perawatan tubuh dengan jamu selapan.
Padahal, hal ini bisa diatasi dengan menambahkan setetes saja aromaterapi untuk dikombinasikan dengan jamu selapan. Dengan begitu, aroma jamu menjadi tak dominan.
Cara lain bagi perempuan yang tak suka aroma jamu adalah dengan menggunakan aromaterapi yang disukai sebagai pengharum ruangan. Jadi, saat akan meminum jamu, aromaterapi mengalahkan aroma jamu, atau setidaknya mengurangi ketajaman bau jamu.
Kedua, cara ampuh untuk mengembalikan bentuk tubug adalah dengan menggunakan kedahsyatan gurita atau stagen.
Menggunakan stagen atau gurita model lama dengan panjang hingga belasan meter memang tak praktis. Namun, cara ini masih dipandang jitu untuk membentuk tubuh, terutama bagian perut dan pinggang.
Perut ramping pinggang mengecil dengan memakai stagen memang tidak terlalu disukai ibu-ibu muda jaman sekarang. Padahal jika dipraktekkan hasilnya justru akan lebih terlihat untuk jangka panjang.
Kalau mau kurus ya memang harus ada risiko yang dijalani meski dirasa tak praktis caranya.
Lalu jika kedua cara diatas sudah dipakai, cara ketiga adalah memilih terapis pijat yang tau cara pemijatan untuk ibu pasca melahirkan.
Sementara untuk perawatan tubuh dengan pijatan khusus pascapersalinan, pastikan ibu memilih jasa terapis ahli dan benar-benar ahli dalam bidang ini. Jangan sampai salah dalam memilih terapis, karena pada kenyataannya tidak sembarang orang paham ilmu pijat pasca melahirkan.
Tak perlu takut gemuk pasacapersalinan karena tradisi sudah mengajarkan bagaimana kita bisa kembali ramping pascapersalinan.
Yang ibu butuhkan adalah motivasi dan disiplin diri menjalani proses perawatan segera setelah melahirkan hingga enam minggu waktu ideal mendapatkan kembali tubuh ideal.
Jangan sampai menyesal karena terlambat memulai. Pasalnya, lewat dari periode waktu ini, peluang untuk mendapatkan tubuh ideal kurang dari 100 persen.
Jadi semangat ibu-ibu muda, kalian pasti bisa tetap cantik kayak mbak Nisa meskipun sudah melahirkan dua kali, lope-lope dari othor ya..
...⚜⚜⚜...
“Ya sudah aku ijin hapus air matanya ya, biar yang lain tidak salah paham padaku," ucap Fadhil sambil mengusap air yang sudah mengalir dari bola mata indah milik Nisa.
“Ih, apaan sih mas, gak lucu...” ucap Nisa sambil tersipu.
“Serius nih ga lucu, tapi kamu kok tersipu gitu?” ucap Fadhil sambil mengerlingkan sebelah matanya ke arah Nisa.
Nisa yang malu ahirnya mencubit pinggang Fadhil dengan gemas.
"Jangan jail," ucapnya gemas.
“Aaawwwwhhhh ...” jerit Fadhil sambil mengusap pinggangnya yang masih panas akibat cubitan cinta dari sang istri.
"Sakit sayang ..."
"Sukurin, makanya jangan jail."
Sontak saja seluruh keluarga menoleh ke arah Nisa dan Fadhil. Sorot mata mereka bertanya-tanya tentang apa yang mereka lakukan sampai Fadhil menjerit.
Fadhil pun menoleh dengan senyum meringis ke arah keluarganya. Sedangkan orangtua mereka geleng-geleng dengan kelakuan mereka.
“Wes ra enom loh, kelakuan kok yo sek koyok bocah!” gerutu Ibu Fadhil.
“Hush, bene to Bu, kan ben tambah mesra koyok awak dewe.”
“Sstttt ... hus meneng wae, isin aku,” ucap Ibu Fadhil.
Lalu seluruh anggota keluarga pun tergelak akan kelakuan kedua orangtua itu.
Justru keakraban seperti malam itu semakin mengeratkan hubungan keluarga besar mereka. Mereka bersyukur ahirnya keluarga besar mereka bertambah anggota keluarga baru kembali. Aaron menjadi menyejuk dan semakin mengeratkan tali kekeluargaan diantara mereka.
Beruntung Zi tidak iri ketika adiknya dimanja nenek dan kakeknya, karena ia juga tetap mendapatkan perhatian yang sama dari mereka Terlebih Zi juga sangat menyayangi adik laki-lakinya itu. Ia bersyukur ahirnya ia memiliki teman bermain di rumah.
.
.
Bersambung, jangan lupa dukungan buat othor ya, dengan cara Like, KOMEN, Favorit dan gift atau VOTE ya, terimakasih