
" Semoga kamu bahagia Fadh..gue g tau harus gimana lagi..tapi yg pasti kalian bertiga sahabat baik gue...sekarang dan selamanya."
Ahirnya percakapan mereka malam itu terhenti. Dan Fadhil pun kembali melanjutkan istirahatnya.
**********
🌱 Nisa Pov -
Nisa baru saja naik bus untuk menuju kota X. Hari ini ia benar- benar berangkat, meski tadi sempat terjadi perdebatan yg hebat dalam hatinya, tapi Putri tetap memutuskan untuk benar- benar kembali bekerja di kota X.
Ia akan melanjutkan pekerjaan yg tertunda disana. Karena ia bukan pemilik perusahaan ia harus tetap patuh pada aturan yg berlaku di tempat perusahaan ia bekerja.
Sedangkan untuk masalah kesehatan Zein..alhamdulillah ia masih memiliki saudara dan keluarga yg akan merawatnya. Dan mereka akan mengirimkan laporan perkembangan kesehatan Zein setelah kontrol ke rumah sakit.
Dan sekarang Nisa hanya boleh fokus terhadap pekerjaanya saja. Agar karir Nisa yg sedang naik daun tidak kembali merosot akibat ulah orang yg tidak suka padanya.
Karena memang di setiap perusahaan pasti ada saja orang yg tidak suka akan kinerja kita, karena memang status kita hanyalah karyawan bukan pemilik perusahaan.
Nisa adalah salah satu anak yg baru saja lulus magang, dan ia merupakan salah satu karyawan yg mempunyai kecepatan menyelesaikan sebuah proyek lebih cepat dibanding yg lain, kecepatannya melebihi kualitas para senior - seniornya di kantornya.
Maka dari itu ia selalu mendapatkan tugas dan proyek yg lumayan penting. Itu menjadikan karyawan lain kadang iri terhadap prestasinya.
Dulu ia bisa berpatner dengan Yogi, tapi sejak Yogi mengundurkan diri ia jadi berpatner dengan Kak Ari sampai saat ini.
Kak Ari adalah kakak kelasnya yg juga bekerja satu ruangan dengan Nisa. Mereka dulu sama - sama menjadi anak magang. Dan sekarang mereka menjadi patner yg patut diperhitungkan konsistensinya.
Waktu 8 jam perjalanan akan ditempuh Nisa malam ini. Seperti biasa sebelum sampai di kota X..bus yg ia tumpangi akan singgah di sebuah resto rumah makan. Saat bus mengistirahatkan mesinnya, para penumpangnya akan memanjakan lidahnya dengan aneka menu masakan yg ada sudah dihidangkan disana. Mereka hanya perlu menukar tiket makannya dengan menu makanan yg disukainya.
Setelah 30 menit beristirahat, makan perjalanan mereka akan segera dilanjutkan kembali.
🌱 Zein pov-
Sementara itu ditempat lain Zein sedang hawatir menunggu kabar Nisa..apakah ia sudah sampai disana atau masih dalam perjalanan. Ia sampai berjalan bolak balik di dalam kamarnya dan selalu mengechek hpnya untuk melihat kapan terakhir kali Nisa online.
Memang sudah menjadi kebiasaan Nisa, bahwa selama perjalanan ia tidak akan menggunakan ponselnya. Ia baru akan menggunakannya ketika ia sudah sampai di kostnya, baru ia akan mengabari orang - orang terdekatnya kalo ia sudah sampai apa belum.
Dan Zein sangat hafal akan hal itu. Maka dari itu ia tidak mengirim pesan atau malah menghubunginya. Ia akan menunggu Nisa yg akan mengabarinya terlebih dulu.
Tapi tetap saja yg namanya rasa hawatir tidak dapat ia sembunyikan ketika ia berada dalam kamarnya. Meskipun di depan keluarganya ia akan bersikap biasa saja. Tapi saat sendiri ia akan menunjukan perasaannya.
Di depan Nisa ia bisa keliatan tegar, tapi saat sendiri, ia akan kembali menjadi diri sendiri yg sebenarnya rapuh.
Ia juga tau bahwa operasinya kemarin belum sepenuhnya sembuh total. Bahkan jika dalam beberapa hari ini ia masih merasakan sakitnya lagi ...maka kemungkinan akan dilanjutkan dengan operasi yg kedua.
Dan yg tau akan hal kesehatannya yg sebenarnta hanyalah dia dan dokter yg menanganinya saja.
🌱 Kediaman keluarga Nisa
" Yah..gimana dengan hubungan Nisa dan Zein apakah di lanjutkan atau tidak ? "
" Terserah mereka saja bu..kita g berhak melarang mereka..meskipun kita tau..satu konsekuensinya nanti. " jawab ayah.
" Ibu hawatir sekali jika hal ini terus berlanjut..ibu tidak sanggup ke depannya akan terjadi apa..Ibu tak tega melihat Nisa atau Zein yg terluka.."
" Ya mau gimana lagi..ini sudah takdir bu.."
" Kalo itu yg terbaik sudah pasti kita lakukan dari awal. "
" Nisa..nisa..sekali jatuh cinta kok kaya gini sih..?" ucap ibu tampak sedang menahan air matanya agar tidak jatuh.
Ayah pun menepuk nepuk pundak ibu.." Sabar bu..kita doakan saja agar semuanya baik - baik saja. " ucap ayah.
Dan diikuti anggukan oleh ibu tanda ia setuju akan saran suaminya.
Lalu karena sudah malam mereka pun beristirahat.
Keesokan harinya .
🌱 Kota X.
Nisa sudah tiba sejak 1 jam lalu . Ia sekarang sudah berada di kostnya dan sudah bersiap - siap untuk berangkat kerja. Dan sesudah sampai ia sudah mengabari keluarganya dan tunangannya bahwa ia sudah sampai di kota X dengan selamat.
Sekarang sudah pukul 06.50..saatnya Nisa mulai berangkat kerja. Karena ia dan kak Ari sama - sama berjalan kaki untuk menuju kostnya mereka berangkat lebih awal. Ya sepuluh menit perjalanan akan mereka tempuh untuk sampai di perusahaan itu.
Tepat pukul 07.00 mereka berdua telah sampai di perusahaan. Nisa langsung menuju ke kantin untuk sarapan terlebih dulu sebelum ia menuju ruangan kerjanya karena memang ia belum sarapan sama sekali.
Sedangkan Ari lebih memilih untuk sarapan di depan perusahaan sambil merokok. Karena area perusahaan harus steril dari asap rokok. Maka dari itu karyawan yg merokok harus keluar saat istirahat, atau merokok di ruangan khusus yg disediakan di kantin.
🌱 Fadhil pov -
Tadi malam ia sudah melihat story Nisa bahwa ia sedang dalam perjalanan menuju kota X. Itu artinya pagi ini Nisa sudah sampai dan sudah berangkat bekerja.
Fadhil merasa lega, karena Nisa tetap melanjutkan pekerjaannya disini. Kemarin ia mendapat kabar dari Yogi kalo Nisa bimbang mau melanjutkan kerja disini atau ia harus resign dan pindah kerja ke tempat Zein bekerja.
Untung saja Nisa lebih memilih untuk bisa bekerja kembali di kota ini. Apapun keputusan Nisa dan hubungannya dengan Nisa suatu saat nanti ia sudah pasrah pada takdir.
Jika ia boleh memilih, ia akan datang lebih dulu ketimbang Zein. Tapi takdir berkata lain...saat ini posisi Fadhil hanya teman, sedangkan Zein adalah pacar, kekasih dan tunangan Nisa.
Pagi itu tepat pukul 07.00 Fadhil pun kembali berangkat menuju tempat kerjanya.
Sebenarnya atasan Fadhil sangat menyukai kinerja Fadhil..maka dari itu ia mau menjodohkan Fadhil dengan anak semata wayangnya, Sherly...
Saat ini Sherly masih kuliah di korea, sehingga ia sangat jarang kembali ke Indonesia kecuali sedang masa libur sekolah maka ia akan pulang ke Indonesia.
Atau jika memang ia tidak bisa pulang, maka kedua orangtuanya yg akan mengunjunginya ke Korea.
~ Bersambung ~
.
.
.
HAI HAI...AUTHOR SANGAT BERTERIMAKASIH BUAT PARA READERS YG SETIA MENUNGGU KELANJUTAN NOVEL INI. 🙏😊
DAN SUDILAH KIRANYA BUAT MAMPIR KE NOVEL PERDANA AKU " CINTAKU TAK SEINDAH NOVEL "
JANGAN LUPA LIKE, SARAN, DAN VOTE NYA..MAKASIH SEMUANYA...SEMOGA ALLAH MEMBALAS SEMUA KEBAIKAN KALIAN DENGAN REZEKI YG BERLIMPAH...AAMIIN 🙏😊