
Nath dan Vanya hanya bisa menatap saling bingung. Vanya yang kebingungan karena rumor dan kenyataan yang bertolak belakang. Sementara Nath, dia bingung karena tidak pernah melihat sikap lembut seperti sekarang ini. Apa ini bagian dari rencananya? atau ini memang nyata?
Nath dan Vanya kembali kepada niat awalnya untuk duduk.
Orang tua Nath yang terpesona oleh Nathan, kembali tersadar dan kembali bersikap dingin. Tentu saja, mereka hanya menatap Nath dan Vanya dingin. Hening untuk beberapa saat. Vanya menelan ludahnya sendiri saat manik mata nya tak sengaja bertatapan dengan Ayahnya Nath. Sungguh, tatapan tajam itu membuatnya gemetar dan gugup.
Tenang, Vanya. Tetap tenang dan tersenyum. Jangan membuat wajahmu kaku. Ingat! kau adalah orang kaya sekarang. Ingat! kaya! jadi jangan berani-beraninya ketakutan. Do you understand? iya! aku paham. Tapi tetap saja, mata Tuan besar Chloe sangat besar dan tajam. Jika disandingkan dengan boneka ondel-ondel, mungkin sama besarnya.
" Nenek, Kakek, Maaf kan aku dan Ibu. Aku baru datang hari ini. Sebenarnya, Ibuku banyak bercerita tentang Nenek dan Kakek. " Ucap Nathan sembari menoleh ke kanan dan kiri untuk menatap orang tua Nath. Karena, Nathan berada ditengah-tengah mereka.
What? apa yang kau katakan nak? kau mau membunuh Ibumu atau apa? jangan omong kosong! Batin Nathan yang sangat terkejut tapi tak bisa berbicara langsung.
Bagus! bagus sekali, Nathan. Kau sudah membuat Ibumu seperti berdiri ditepian jurang. Omong kosong apa yang sedang kau bicarakan? Ibu memintamu untuk berperilaku sopan. Bukan untuk menjadi pembohong. Kenal juga tidak, bagaimana aku bisa menceritakan sepasang manusia angker ini padamu? dasar nakal! awas saja kau nanti.
" Oh, benarkah cucuku? " Tanya Nyonya Chloe sembari mengelus rambut tebal Nathan.
Nathan mengangguk-anggukkan kepalanya. " Ibu bilang, Nenek dan Kakek adalah orang yang sangat baik dan penyayang. "
" Uhuk... uhuk...." Tuan besar Chloe yang sedang menyeruput tehnya pun menjadi tersedak.
Baik? penyayang? ini penghinaan atau apa? Ujar Tuan besar Chloe.
Baguslah, cucu tampanku tidak terkontaminasi dengan gosip di luar. Sungguh, aku sangat senang karena tiba-tiba aku punya cucu. Tapi, aku terpaksa harus bersikap dingin kepada Nath dan Wanita itu. Berani-beraninya membodohi keluarga Chloe. Ucap Nyonya Chloe yang tak henti-henti mengelus lembut kepala Nathan.
" Sa, sayang. Kenapa anak kita jadi seperti itu? " Bisik Nath tapi pandangannya tetap terarah kepada Nathan.
Vanya yang masih terperangah tak percaya juga bingung harus mengatakan apa. Sebelumnya, Nathan adalah anak yang paling anti bermanja-manja. Terkecuali dengan Ayah atau Ibunya. Dan sekarang? dia sudah seperti balita umur dua tahun yang sedang meminta mainan. Vanya hanya bisa menatap Nathan heran sembari menggelengkan kepalanya. Tapi jujur saja, ada rasa bahagia yang tersirat dihatinya. Ternyata,orang tua Nath tidak sejahat yang ada di pikirannya. Padahal, dia sudah menyiapkan ribuan jurus untuk melawannya loh.
Nath yang melihat reaksi Vanya, dia sudah cukup paham jika istrinya juga tidak tahu menahu tentang ini. Nath hanya bisa menghela nafas. Nathan memang anak yang penuh kejutan. Terkadang, dia begitu mandiri dan dewasa. Tapi juga bisa menjadi manja dan cengeng. Apalagi semenjak adanya Ayah di sisinya. Dia benar-benar menjadi dominan manja.
Setelah beberapa saat, Nathan dibawa oleh saka satu pelayan untuk diajak bermain. Nathan benar-benar terlihat bahagia. Tidak terlihat tertekan atau apapun. Dia juga langsung memamerkan kepada orang tuanya tentang kamar yang telah direnovasi khusu untuk dirinya. Dia menyebutkan satu persatu barang-barang yang ada di kamarnya. Tentu Vanya hanya bisa tersenyum kelu. Mungkin, dia akan senang hati menerima Nathan. Tapi, bagaimana dengan dirinya? apa status KBR Group mampu merubah situasi? apakah dia akan kehilangan Nathan? Vanya menggelengkan kepala untuk mengusir pikiran negatifnya.
Tidak! tidak boleh begini. Aku harus tetap kuat.
" Katakan maksud mu menikah dengan putraku. " Tuan besar Chloe menatap Vanya tajam seolah menuntut jawaban yang sejujurnya.
Vanya sedikit terkejut mendengar pertanyaan itu. Apalagi, tatapan mata Tuan besar Chloe yang seolah menusuk itu membuatnya menjadi gugup tiada henti.
" Karena aku sudah memper, " Vanya hampir saja kehilangan kontrol karena gugup. Dia sontak menggelengkan kepalanya. Untung saja, Nath menekan genggaman tangannya untuk menghentikan ucapan Vanya yang akan menjadi bumerang untuk mereka.
Tuan dan Nyonya Chloe, mereka mengeryitkan dahinya menunggu ucapan Vanya yang terhenti mendadak.
" Maksudnya, karena Nath sangat mencintaiku. Oh, tidak! aku juga mencintai Nath. Kami saling mencintai. Begitu yang sebenarnya. " Vanya melepas genggaman tangannya dan membuat gerakan tangan dengan menguncupkan tangannya dan membuatnya saling bertemu alias saling mematuk.
" Cinta yang aneh. " Ujar Nyonya Chloe.
Cih! bilang saja kau iri.
" Kenapa kau memberi nama cucu kami sama dengan Ayahnya? kenapa kau tidak kreatif sama sekali? " Tanya Tuan besar Chloe masih dengan tatapan dingin.
Vanya menatap Nath yang juga menatapnya bingung.
" Kenapa kau diam? " Tanya Nyonya Chloe sinis.
Diamlah! mana mungkin aku tidak diam. Jangan tanya-tanya lagi! biarkan aku berpikir dan mencari alasan.
" Itu karena, dia sangat mencintaiku. " Ujar Nath yang mencoba melindungi istrinya.
" Lagi-lagi cinta. " Kesal Nyonya Chloe.
" Semua yang terjadi, karena cinta. Nathan, Vanya dan aku. Semuanya ada karena cinta yang begitu besar di antara kami. Ibu, Ayah, aku mohon. Untuk kali ink saja. Biarkan aku memilih jalan hidupku sendiri. " Pinta Nath dengan wajah memohon.
Vanya menatap wajah suaminya itu. Sungguh, dia benar-benar bersyukur. Nath begitu mencintainya dengan sepenuh hati. Tidak ada kata goyah. Meski dalam pengaruh hipnotis, hatinya tetap tertuju padanya. Jadi apa lagi yang dia inginkan? tidak ada. Dia hanya ingin Nath dan Nathan. Dua pria yang kini menjadi semangat hidupnya.
" Terserah kau saja. " Ujar Tuan besar Chloe. Dia sudah melakukan apapun untuk melindungi Nath. Semua orang mengatakan dia jahat dan dingin. Tapi siapa yang tahu? sikapnya itu ada karena rasa cinta kepada anak laki-lakinya yang selalu dalam bahaya. Bahkan sejak balita, Nath selalu menjadi bahan incaran dan selalu dalam bahaya karena statusnya sebagai pewaris Chloe.
" Aku juga tidak akan melarang. Tapi aku belum menyetujuinya. Kalau bukan karena sudah melahirkan cucu yang tampan untukku, mana mungkin aku akan menerima mu? " Nyonya Chloe mengalihkan pandangan.
Eh? sudah? begini saja? tidak ada perdebatan sengit? tidak saling unjuk harta? yah! padahal aku sudah mau sombong loh, ternyata gagal. Vanya sedikit kecewa. Tapi masih baguslah, dia dan Nath tidak lagi mendapat masalah dari keluarga Chloe.
Hari semakin berlalu. Kini senja sudah mulai tiba. Nath, Vanya dan Nathan meminta izin untuk kembali. Tapi sayang, kedua orang tua Nath memohon untuk mengizinkan Nathan tinggal selama dua malam disana. Awalnya Vanya ragu, tapi melihat Nathan yang terlihat bahagia dan mengangguk setuju, dia bisa apalagi kalau tidak memberikan izin padanya?
Nath dan Vanya, kini sedang berada di dalam perjalanan pulang. Ponsel Vanya berdering, dan dengan cepat Vanya mengangkat sambungan telepon karena yang ia tahu dari bibinya.
" Bibi? " Sapa Vanya.
' Bagaimana? pertemuanmu dengan keluarga Chloe? '
" Sangat bagus, Bibi. Aku tidak menyangka jika dia dengan mudahnya menyetujui hubungan kami. " Vanya.
' Baguslah. Ternyata bandot tua itu tidak mengabaikan ucapan ku. '
" Jadi itu karena, Bibi? " Vanya.
' Maaf, Bibi tidak berniat ikut campur. Hanya saja, Bibi ingin memudahkan urusan mu. '
'' Oh, baiklah Bibiku tersayang. Terimakasih. '' Vanya.
To Be Continued.
Hallo kesayangan......
Thanks buat support yang kalian berikan ke aku ya..
Thanks juga untuk Doa dari kalian. Akhirnya, aku sudah dalam keadaan baik sekarang. Udah gk sesek nafas lagi. Dan yang pasti, mata udah bisa fokus 😁
Dan lagi lagi, aku minta maaf gk bales komen dari kalian. Tapi, aku tetep baca kok.
Untuk yang nungguin part Devi Lexi dan Sherin Kevin, ini akan aku bahas setelah masalah diantara Vanya dan Nath selesai. Karena setelah ini, penyelesaian masalah KBR Group dan kelurga Vanya akan segera dimulai. GK akan panjang kok. Mungkin cuma 2 bab aja. Setelah itu, akan fokus ke Devi dan Lexi terlebih dulu ya? ☺️
Salam hangat. Jangan lupa jaga kesehatan ❤️